Tag: Senirupa

  • Nasjah Djamin: Pelukis yang Menulis

    Nasjah Djamin adalah pelukis. Tapi, ia juga seorang penulis yang tekun. Judul buku Nasjah, Gairah untuk Hidup dan untuk Mati dan Hari-hari Akhir Si Penyair tentang Chairil Anwar dan Affandi Pelukis. Total ada 11 buku yang ditulisnya. Pada November 2017, diselenggarakan pameran mengenang sang pelukis dengan tajuk “Retrospeksi Nasjah Djamin”. Dua artikel Majalah Tempo edisi 10…

  • Seni, Identitas, dan Mendeteksi yang Palsu

    Oleh Aminudin TH Siregar Cara kita mencipta, menulis, membicarakan, dan memahami seni di abad ini telah banyak berubah. Perubahan tersebut ditandai dengan pelbagai peristiwa di medan sosial seni global dengan kemunculan karya-karya yang senantiasa menantang batas-batas kemapanan paradigma seni sebelumnya. Kenyataan semacam ini juga terjadi di Indonesia. Apa yang dipahami oleh S Sudjojono pada masa…

  • Dari “Arsip Personal” ke “Arsip Nasional”

    Oleh: Muhidin M Dahlan Dunia arsip adalah dunia buangan, kata amtenaar negara. Nasibnya mirip dengan perpustakaan, yakni ruang isolasi bagi amtenaar yang punya catatan budi pekerti buruk. Tapi bagi pencinta arsip dan artefak, arsip adalah labirin perjalanan masa silam yang menakjubkan. Oleh karena itu menggeluti dunia pengarsipan memang mula-mula mensyaratkan adanya hasrat menggelora, rasa senang…

  • 500 Karya Perupa di Satu Buku

    Jakarta – Sebuah buku yang memaparkan seni rupa kontemporer Indonesia diterbitkan bersamaan dengan pameran “Indonesian Eye: Fantasies & Realities” di Ciputra Artpreneur Centre, Jakarta, yang berlangsung 9 Juni-10 Juli 2011. “Buku ini akan dipasarkan ke seluruh dunia,” kata Jim Supangkat, salah satu penulis di buku ini. Buku Indonesian Eye: Indonesian Contemporary Art itu diterbitkan oleh…

  • Hidup Itu Indah | Aji Prasetyo | 2010

    Oleh: F.X. “Koskow” Widyatmoko Cendana Art Media | 215 hlm, | 14 x 20 cm Opini, kerap juga disebut pendapat, merupakan suatu cara bicara suatu pihak ke pihak lain (khalayak). Opini publik pun bisa dibangun lewat opini personal yang artinya publik menilai opini personal tersebut mewakili kepentingan/persoalan bersama. Dari sudut pandang ini “yang publik” dibicarakan…

  • Saftari: "Membaca itu sehat bagi seniman, tapi lebih sehat lagi kalau bekerja"

    Ia pelukis dengan tema lingkungan yang konsisten. Hitunglah, sejak 1998 hingga 2007, ia mengeksplorasi daun sebagai objek karya. Baginya, daun memiliki metafora yang kaya. Di belahan dunia yang mengalami empat musim, daun menjadi kunci penanda musim. Musim gugur disebut demikian lantaran daun-daun berguguran. Musim semi disebut demikian ketika daun-daun muda bertumbuhan dari pori-pori batang setelah…

  • Didik Nurhadi: "Saya sakit melihat buku"

    Pengalaman. Itu andalan saya. Kenyataan. Perdebatan dengan teman-teman soal sosial. Main ke tetangga. Main dan ngobrol ke sesama seniman. Seniman yang nggambar. Bukan seniman yang hidup dari buku dan menjadi kurator. Seniman yang begini gambarnya biasanya jelek-jelek. Maaf ini. Saya tidak ngejek. Memang faktanya begitu. Terutama teman-teman sekelas saya dulunya.

  • Terra Brajaghosa: "Buatlah Komik Senasib Sepenanggungan dengan Pembaca"

    YOGYAKARTA — Di hadapan 30-an peserta “Angkringan Grafis” dalam perhelatan Dikomfest #4, ISI di Jogja National Museum (25/1), Terra Brajaghosa membuat pengakuan: “Saya belum menghasilkan komik yang unik. Komik yang mudah diingat orang!” Dan tampaknya, Terra tidak sedang memburu keunikan itu. Baginya, bagaimana cerita dalam komik itu menyentuh kehidupan real masyarakat. Komik senasib dan sepenanggungan…

  • Beng Rahadian: "Kesel Saya dengan Sikap Gramedia"

    YOGYAKARTA–“Ngapain jual komik Indonesia. Nggak laku”. Kata-kata pihak Toko Buku Gramedia itu diingat betul oleh Beng Rahadian sewaktu mempresentasikan pameran Satu Dekade Komik Indonesia setahun lalu. “Kesel saya. Itulah kenapa sangat susah menerbitkan komik di negeri ini. Sikap-sikap seperti Gramedia ini yang membuat komik Indonesia anjlok. Apalagi dalam pasar buku, ya komikus itu nasibnya disamakan…

  • Papers and Ugo

    YOGYAKARTA – Sekitar 2000 karya dalam goresan kertas berupa sketsa dan drawing dihadirkan dalam pameran bertajuk “Papers and Ugo”. Meski hanya dari selembar kertas, namun karya seni rupa ini mampu memenuhi nyaris semua ruang pamer Taman Budaya Yogyakarta, yang rencananya akan digelar dari 8 hingga 21 Januari 2011. Media kertas yang terpinggirkan oleh media seni…