-->

Kronik Buku Toggle

Ensiklopedia Sastra Dunia

Penulis                  : Anton Kurnia
Penerbit                : Penerbit I:BOEKOE (2006)
Tebal                      : 314 halaman
Ukuran                  : 15 x 24 cm
Harga                     : Rp 50.000
Jenis                        : Sastra, Tokoh

Buku ini disusun untuk membantu mereka yang berminat membaca dan menyingkap khazanah sastra dunia, serta mencari tahu tentang riwayat hidup, proses kreatif, dan intisari karya sejumlah sastrawan penting yang menulis dalam beragam genre–cerpen, novel, puisi, esai, lakon. Sebagai sebuah ensiklopedia sederhana dan pengantar menuju sastra dunia, buku ini memuat profil 315 sastrawan terkemuka di pelbagai penjuru dunia dari pelbagai zaman–sejak pujangga Yunani zaman silam Homer hingga pemenang Hadiah Novel Sastra 2005, Harold Pintar–dilengkapi informasi tentang karya-karya mereka yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Selain itu disertakan pula pelbagai data tentang karya-karya terbaik sepanjang masa dan sejumlah hadiah sastra terkemuka–di antaranya Hadiah Nobel Sastra, Booker Prize, Pulitzer Prize, Prix Concourt, Premio Strega, Permio Cervantes, Hadiah Sastra Akutagawa–termasuk daftar para pemenangnya. Buku ini bisa dibaca dan digunakan oleh beragam kalangan secara luas: pencinta buku, peminat sastra.

Fakta dan Fiksi dalam Babad Khadiri

Inilah sebendel buku yang ditulis melalui tuturan sesosok jin yang berjudul Serat Babad Kadhiri: Kisah Berdirinya Sebuah Kejayaan. Buku ini — semula beraksara Jawa kuno — ditulis Mas Ngabehi Purbawidjaja (Jaksa Ageng di Kediri saat itu) dan disempurnakan Mas Ngabehi Mangunwidjaja.>>esai

Buku 'Ganti Hati', Seminggu Cetak Ulang

Respons pembaca terhadap buku Ganti Hati karya Chairman Jawa Pos Dahlan Iskan luar biasa. Hanya dalam seminggu, 30 ribu edisi cetakan pertama habis terjual. Untuk segera memenuhi permintaan, kemarin pihaknya mencetak kembali buku tersebut sebanyak 20 ribu eksemplar.>>kliping

Buku ‘Ganti Hati’, Seminggu Cetak Ulang

Respons pembaca terhadap buku Ganti Hati karya Chairman Jawa Pos Dahlan Iskan luar biasa. Hanya dalam seminggu, 30 ribu edisi cetakan pertama habis terjual. Untuk segera memenuhi permintaan, kemarin pihaknya mencetak kembali buku tersebut sebanyak 20 ribu eksemplar.>>kliping

Diluncurkan, Buku 'Amandemen UUD 1945'

Buku karya Denny Indrayana, Amandemen UUD 1945: Antara Mitos dan Pembongkaran, diluncurkan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (8/11). Pembicara lain dalam diskusi peluncuran buku tersebut adalah pakar hukum tata negara Universitas Andalas Saldi Isra, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, dan Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari.>>kliping

Diluncurkan, Buku ‘Amandemen UUD 1945’

Buku karya Denny Indrayana, Amandemen UUD 1945: Antara Mitos dan Pembongkaran, diluncurkan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (8/11). Pembicara lain dalam diskusi peluncuran buku tersebut adalah pakar hukum tata negara Universitas Andalas Saldi Isra, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, dan Direktur Eksekutif Indo Barometer Mohammad Qodari.>>kliping

Anne Enright, The Man Booker Prize for Fiction 2007

Sejarah The Man Booker Prize for Fiction berulang. Tahun lalu, kala publik mengunggulkan Sarah Waters (The Night Watch), Kiran Desai (The Inheritance of Loss) keluar sebagai pemenang. Tahun ini, saat Ian McEwan (On Chesil Beach) di atas angin, Anne Enright (The Gathering) terpilih sebagai jawara.>>tokoh

Gempa Rusak Penyimpanan Naskah Kuno

Sejumlah tempat penyimpanan naskah kuno di Sumatera Barat rusak karena gempa yang terjadi bulan Maret dan September 2007. Akibatnya, naskah kuno berusia ratusan tahun terancam musnah.>>kliping

Terbit, Buku 'Dari Kilometer 0,0'

Buku ini berisi tulisan ringan tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istana kepresidenan. Diberi judul Dari Kilometer 0.0, kata Andi, karena istana adalah pusat pemerintahan negara.>>kliping

Terbit, Buku ‘Dari Kilometer 0,0’

Buku ini berisi tulisan ringan tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istana kepresidenan. Diberi judul Dari Kilometer 0.0, kata Andi, karena istana adalah pusat pemerintahan negara.>>kliping

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan