Category: Tokoh

  • Leon Agusta | Penyair Pembaru | Padang

    Leon Agusta (77) yang berpulang di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (10/12) pukul 16.15, dikenal sebagai pembaru puisi Indonesia. Leon dikenal sebagai penyair yang progresif sekaligus kritikus yang tajam terhadap dunia sastra Indonesia. “Papa mendapat serangan asma mendadak hari Kamis pagi, jam 03.00,” kata Paul Agusta, putra bungsu Leon, ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (10/12).…

  • Korrie Layun Rampan: Keteguhan Sang Penyair di Jalan Sepi dan Pesan Kepada Penerbit

    Di laut kebar layar, silhuet gemetar Di darat tunas tunas tumbuh, tunggul terbakar. Bianglala, keranda diusung Duka, bayang bayang murung (Korrie Layun Rampan, 1975) Sajak “Usia” dari penyair Korrie Layun Rampan itu dinukil dari sajak-sajak Korrie yang dimuat di harian Kompas, Selasa, 14 Oktober 1975. Saat itu, usia Korrie 22 tahun dan karya tersebut menjadi karya…

  • Leila Paramita H | Menghidupkan Taman Bacaan Masyarakat | Malang

    Bermodalkan 50-an eksemplar buku, pada 2011 Leila bersama dua rekannya mendirikan taman bacaan di kampung. Kini, koleksi buku taman bacaan ini telah melampaui 400 eksemplar, sebagian dibeli dari uang hasil penjualan pakaian bekas yang mereka kumpulkan. Di ruang tamu rumahnya yang masih belum rampung, Leila Paramita H (30) menempatkan buku-buku itu dalam sebuah rak kayu…

  • Suyadi | Pak Raden, Memori Abadi Generasi “Ini Budi” | Jakarta

    Siapa pun yang mengenyam pendidikan sekolah dasar pada periode 1975-1990 pasti ingat gambar-gambar ilustrasi buku pelajaran bahasa Indonesia yang sangat legendaris dengan tokoh-tokoh di dalamnya, seperti Budi, Wati, Ibu Budi, atau Bapak Budi. Pencipta gambar-gambar tersebut ternyata adalah almarhum Suyadi (82), pengisi suara sosok Pak Raden dalam serial Si Unyil yang sangat terkenal pada tahun…

  • Saiful Hadi | Menghadirkan Taman Bacaan Saat Bencana | Yogyakarta

    Bukannya sibuk membangun kembali rumah keluarga yang hancur akibat gempa melanda Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 2006, Saiful Hadi (47) justru memprioritaskan pendirian sanggar anak-anak. Sanggar itu untuk kegiatan membaca dan bermain. Saiful hanya ingin anak-anak, yang sering terlupakan karena kesibukan orang dewasa memulihkan kondisi ekonomi keluarga seusai bencana alam, tidak luput dari perhatian. Dari…

  • Swastika Nohara | Penulis Skenario Film | Jakarta

    Penulis skenario film Tiga Srikandi, Swastika Nohara, 37, berkisah tentang aktivitasnya di balik layar. Dia menuturkan, riset ialah sebuah keharusan bagi film. “Harusnya untuk membuat film itu tidak ada yang tidak riset, mau genre horor, science fiction, dan action, hal itu tetap harus dilakukan,“ kata dia.

  • Andy F Noya | Kisah Hidupku | Jakarta

    Meluncurkan buku biografi dilematis bagi Andy F Noya. Pasalnya, selama ini, ia memberikan `panggung’ kepada narasumber yang inspiratif. Kini, dirinya menjadi `panggung’ bagi orang banyak. Peraih Panasonic Gobel Award 2010 dan 2011 itu, selain pernah menjadi pemimpin redaksi Metro TV dan Media Indonesia, pernah menjadi host program Jakarta Round Up yang kemudian Jakarta First Channel…

  • Brilliant Yotenega | Pencetak Mimpi Para Penulis Pemula di nulisbuku.com | Jakarta

    Apa yang bisa diberikan kepada Indonesia? Pertanyaan itu selalu terngiang di telinga Brilliant Yotenega (37). Hendak menjawab pertanyaan itu, dia mengajak semua orang untuk menulis buku dan menerbitkannya sendiri. Dia mengajak para penulis mencetak mimpi-mimpi mereka di nulisbuku.com. Laman nulisbuku.com membuka kesempatan kepada semua orang untuk menulis, mengunggah, menerbitkan, sampai menjual karyanya dalam bentuk buku.…

  • Asma Nadia| Dari Novel ke Film

    Sebagai penulis, Asma Nadia (43) lega ketika novelnya yang berjudul Surga yang Tak Dirindukan berhasil difilmkan. Karya itu menjadi hadiah spesial baginya pada Lebaran tahun ini. Lewat karya itu, Asma ingin mengajak penonton untuk menjaga nilai-nilai kesabaran dan keikhlasan yang telah dilatih selama Ramadhan. Film itu mengangkat kisah tentang poligami dan banyak nilai kesabaran di dalamnya.…

  • Riris K Toha Sarumpaet | Bacaan Anak | Jakarta

    Penulis monolog Cairan Perempuan, Riris K Toha Sarumpaet (65), kini makin disibukkan oleh kegiatan akademik di kampusnya, FIB-UI. Tak hanya sebagai Ketua Dewan Guru Besar FIB-UI, tetapi juga lantaran tugas “baru”-nya sebagai Ketua Departemen Filsafat FIB-UI. Tak heran jika perempuan kelahiran 24 Februari 1950 di Tarutung, Sumatera Utara, ini mulai jarang “beredar” di forum kesastraan…