Category: Esai

  • Sofie Dewayani | Buku Anak dan Identitas Indonesia di FBF 2015

    Sofie Dewayani | Buku Anak dan Identitas Indonesia di FBF 2015

    PERHELATAN akbar Frankfurt Book Fair (FBF) sudah usai. Lampu sorot yang menerangi panggung utama tempat Indonesia tampil sebagai tamu kehormatan telah dipadamkan. Properti pertunjukan telah dikemas. Buku-buku yang mendandani penampilan Indonesia di panggung pentas dunia itu kembali ke tempatnya semula di negeri ini. Mereka (buku-buku) meng huni sudut-sudut sunyi. Kesempatan tampil dan menjadi pusat perhatian…

  • Korrie Layun Rampan | Pengarang dan Honorarium

    Korrie Layun Rampan | Pengarang dan Honorarium

    Pada zaman Orde Baru pernah terjadi boom ekonomi bagi pengarang, penulis, dan sastrawan Indonesia dalam Proyek Inpres. Waktu itu, pengarang diberi kebebasan menulis dan menerbitkannya. Maraklah penerbit di semua provinsi dan lahir para pengarang muda. Kondisi itu memberi efek berganda bagi para pengarang dan penerbit. Para pengarang produktif—dan bermutu—yang karyanya dipesan dapat membeli kebutuhan hidup…

  • Muhidin M Dahlan | Infrastruktur Buku setelah Buchmesse

    Muhidin M Dahlan | Infrastruktur Buku setelah Buchmesse

    Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Harmonie Hall Congress Center Messe Frankfurt memukau ribuan hadirin yang menyaksikan pembukaan Frankfuter Buchmesse, 13 Oktober silam. Menteri Baswedan memampatkan sedemikian rupa wacana penghormatan pada keragaman dan politik bahasa sebagai instrumen mempersatukan bangsa. Indonesia mampu keluar dari momok kebinasaan dan menjadikan keragaman sebagai kekuatan karena “Bahasa Indonesia”…

  • Muhidin M Dahlan | Habibie dan Jerman

    Muhidin M Dahlan | Habibie dan Jerman

    Ketika Indonesia menjadi Tamu Kehormatan di Pekan Raya Buku Frankfurt, saya teringat Bacharuddin Jusuf Habibie. Bukan saja bahwa Habibie jauh sebelumnya telah menjadi “warga kehormatan” di Jerman, tapi posisi Habibie sebagai “duta teknologi” menunjukkan bahwa Jerman-Indonesia terhubung dengan baik. Di Indonesia, Habibie adalah ikon manusia jenius Indonesia di mana semua alamat puncak-puncak kepintaran seorang terpelajar…

  • Agus M Irkham | Minat Baca Tak Bisa Menunggu

    Menteri Pendidikan Anies Baswedan, Jumat (24 Juli 2015), mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 21/2015 tentang program penumbuhan budi pekerti (PBP). Anies mengatakan, mulai tahun ajaran baru 2015/2016, permen tersebut harus sudah dijalankan melalui serangkaian kegiatan harian bersifat wajib maupun piihan.

  • Sofie Dewayani | Literasi dan Kelisanan

    Banyak mahasiswa pascasarjana mengeluhkan kemampuan mereka untuk membaca. Mereka membaca dengan kecepatan yang sangat rendah dan tidak efektif karena mereka tidak mampu membuat prioritas dalam memilah informasi ketika membaca. Mereka tidak membaca dengan aktif dan merasa kesulitan ketika harus menganalisis dan menyintesis bacaan. Dalam kegiatan mem baca terbimbing (guided-reading), guru bekerja dengan siswa dalam kelompok…

  • Hairus Salim | Khitah, Islah, dan NU

    Teman saya baru-baru ini mengirim peran singkat. “Besok saya pulang ke kampung. Saya mau kembali ke khittah saja. Pamit. Mohon doanya.” Yang ia maksudkan kembali ke khittah (dengan huruf “t” ganda) adalah menjadi pedagang sebagaimana tradisi keluarganya dan meninggalkan profesi penulis yang selama beberapa tahun terakhir digeluti. Kamus Bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta (1952) belum…

  • Muhidin M Dahlan | Kejahatan Bermantel Buku

    Kita memang menunggu KPK membuktikan O.C. Kaligis menjadikan buku sebagai “sandi” kejahatan suap dalam perkara operasi tangkap tangan di PTUN Medan. Kode buku ini mencuat dari pengakuan “ajudan” Kaligis, Yagari Bhastara Guntur. Dari nyanyian sumbang Gerry itulah buku diketahui dijadikan wadak menyimpan uang siluman yang dibawa Yurinda Tri. Memakai “sandi buku” ini menarik pada dua…

  • Anton Kurnia | Menjelang Pameran Buku Frankfurt 2015

    Oktober tahun ini Indonesia menjadi tamu kehormatan (guest of honour) dalam pameran buku terbesar di dunia, Frankfurt Buchmesse alias Frankfurt Book Fair atau Pameran Buku Frankfurt (PBF). Itu kehormatan besar. Untuk itu, sejak dua tahun silam pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melakukan serangkaian persiapan. Dalam ajang itu dipilih tema utama “17.000 Islands…

  • Agus M Irkham | Momentum Tamu Kehormatan

    Indonesia menjadi tamu kehormatan (guest of honour) pada Frankfurt Book Fair 2015, yang akan digelar pekan kedua Oktober 2015. Berbagai persiapan dilakukan. Di antaranya berupa penerjemahan 200 buku (sastra) ke dalam bahasa Inggris dan Jerman. Presiden Joko Widodo juga menerima 17 wartawan Jermandi Istana Kepresidenan. Para wartawan tersebut datang dengan niat menulis tentang Indonesia selaku…