Jangan Lupa Healing

Pekan ke-3 yang dimulai pada 13 September – 19 September 2022. Kegiatan Volunteer Radio Buku Batch #8  berkeliling di beberapa tempat-tempat yang menunjang industri buku. Pada Selasa tanggal 13 September  Volunteer Radio Buku Batch #8 datang ke Diorama Arsip Jogja. Diorama Arsip Jogja terletak di Jl. Wonocatur, Kecamatan Bangutapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kegiatan ini aku enggak bisa ikut karena ada kewajiban kuliah yang harus ditunaikan. Namun, teman-teman bercerita mengenai Diorama Arsip Jogja yang keren, khususnya cerita Mas Gilang rekan Volunteer Radio Buku Batch #8 lulusan sejarah UGM. Disana ada hal unik dimana sejarah dijelaskan secara visualisasi. Terlepas dari segala keunikan dan kelebihan ada sisi kekurangan yang didapatkan oleh teman-teman yang datang kesana. Ada penulisan typo mengenai kutipan Raden Ajeng Kartini serta ada sejarah yang ditutupi oleh sejarah. Hal inilah yang menjadi rasa ingin tahu ku bergejolak dan memesan tiket masuk. 

Gambar 1. Tiket Arsip Jogja

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Rasa penasaran saya akan terbalaskan hari Rabu tanggal 21 September 2022.Gambar 1 merupakan tiket kunjungan saya dengan Arneta besok Rabu. Meskipun, besok saya tidak bisa bersama-sama dengan rekan-rekan Radio Buku setidaknya saya masih bisa bersama Arneta. Selain itu, untuk mengobati rasa ingin tahu saya yang tidak bisa ditahan lagi. Saya mencari tahu mengenai Diorama Arsip Jogja melalui websitenya (https://arsipjogja.id/). Disana membahas sejarah Daerah Istimewa Yogyakarta ke dalam 5 periode, yaitu:

  1. Periode Mataram
  2. Periode Kesultanan
  3. Periode Perubahan dan Pergerakan
  4. Periode Republik
  5. Periode Reformasi

Setelah itu, pada Rabu tanggal 14 September 2022 ada kunjungan Volunteer Radio Buku Batch #8 ke Langgar.co kediaman Mas Irfan Afifi. Langgar.co adalah salah satu media yang menghimpun tulisan-tulisan bertemakan tulisan-tulisan bertemakan kebudayaan terutama topik budaya islam dan Yogyakarta. Pada kunjungan tersebut saya juga tidak bisa mengikuti. Lagi-lagi karena kewajiban kuliah yang harus ditunaikan. Tapi, saya mendengarkan cerita-cerita rekan Volunteer Radio Buku Batch #8. Disitu rekan-rekan bercerita kesederhanaan Mas Irfan Afifi. Kutipan dari kata-kata Mas Irfan Afifi untuk Radio Buku adalah “Orang dilatih menulis itu supaya bisa menalar sendiri dan mampu berpikir tajam” (Instagram Radio Buku). Mungkin, melewati kesempatan bertemu Mas Irfan akan menjadi penyesalan terbesar saya. Apalagi, essai saya bereratan dengan kebudayaan islam jawa. 

Hari berikutnya Kamis tanggal 15 September 2022 rekan-rekan Volunteer Radio Buku Batch #8 berkunjung ke media mojok.co. Mojok.co adalah media online santai yang berisi konten seputar isu-isu sosial, politik, agama, dan budaya pop dalam bentuk esai dan liputan menarik. Disana kami bertemu dengan Mas Ipang, Mba Au, serta Mas Puthut EA. Banyak history mengenai mojok.co yang awalnya berbentuk komunitas dan sekarang menjadi media online. Pada saat ini Mojok.co memiliki 3 konten unggulan, yaitu:

  1. Terminal
  2. Liputan
  3. Essai

Setelah itu, Sabtu tanggal 17 September 2022 rekan-rekan Volunteer Radio Buku Batch #8 mendapat materi dari Bapak Sholahudin, Ibu Endah SR, dan Mas Raafi. Bapak Sholahudin merupakan alumnus Filsafat UGM Gagas Platform Digital untuk Bangkitkan UMKM di Panggungharjo. Beliau menjelaskan mengenai managing value. Managing value sangat diperlukan untuk mempertahankan keutuhan organisasi. Hal yang saya dapatkan dari beliau adalah mengenai betapa penting value yang ada tetapi jangan berfokus pada creating value. Mencari tahu value dalam organisasi sangat diperlukan untuk menciptakan sikap loyalitas. Setelah itu, materi dari Ibu Endah SR yang menjelaskan mengenai penyiar berkualitas harus mampu memahami:

1. Suara Microphonis

2. Disiplin

3. Skill Berbicara di depan Mic

4. Smart & Berwawasan luas

5. Multitasking

6. Air Personality

7. Interpersonal Skill

8. Mau belajar hal baru

Acara dilanjutkan oleh Mas Raafi dan Mas Amar yang menjelaskan mengenai pengarsipan. Mas Raafi hanya menjelaskan secara singkat bagaimana pengarsipan dan cara menggunakan mesin scan untuk arsip majalah. 

Hari Minggu, 18 September 2022 materi podcast yang diisi oleh Mas Iklas Alfarisi atau yang sering saya panggil Mas Faris. Mas faris memiliki akun spotify oragol. Hal yang menarik disampaikan Mas Faris adalah tidak semua karya untuk kebutuhan materi saja tetapi juga kebutuhan emosional. Hal itulah nyang menjadikan Mas Faris membuat akun di spotify yang tidak ada keuntungan secara keuangan.  


Posted

in

by