-->

Arsip 23Tweets Toggle

#23Tweets | Buku Pertamaku – Sylvia Tiwon | California, USA

Sylvia Tiwon adalah pengajar di University of California, Berkeley. Perempuan yang mengahabiskan hidupnya dengan belajar sastra dan membaca ini adalah seorang warga Indonesia yang berpindah dari Indonesia menuju Amerika untuk mencari akses terhadap informasi dan buku.

Terlibat dalam penulisan buku Breaking the Spell: Colonialism and Literary Renaissance in Indonesia (1999), Sylvia berkutat dalam studi gender, literatur, dan budaya Asia Tenggara.

Inilah perbincangan singkat dengan Sylvia Tiwon yang bercerita tentang pengalamannya dengan buku di dalam dan luar negeri. (lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku: Mengawini Ibu, Trilogi Sepatu Dahlan, (Khrisna Pabichara) | Bogor

Datang dari Makassar, tepatnya Jeneponto. Mengadu(h) nasib di Jakarta dan kemudian terdampar di Bogor. Penulis cum penyair yang datang dari suramnya masa depan jagat kepenulisannya. Di Program “Buku Pertamaku” Khrisna Pabichara sudah berbicara apa arti perih dan derita. Di Program Angkringan Buku ia berkisah tentang kelahiran sejumlah karyanya yang menurutnya pantas diingat, paling tidak buat dirinya sendiri, seperti Mengawini Ibu: Senarai Kisah (Cerpen) dan Trilogi Sepatu Dahlan. (lebih…)

#23Tweets | Komunitas – Suka Membaca Manokwari | Papua Barat

Komunitas Suka Membaca adalah komunitas literasi yang dibangun dan berkembang di Manokwari, Papua Barat. Komunitas ini diprakarsai David Pasaribu yang sebelumnya sempat menimba ilmu di Universitas Diponegoro semarang dan melanjutkan S2 di Magister Perencanaan Kota dan Daerah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Setelah mengikuti klub buku goodreads di Jogja, David membawa pulang bukunya untuk akhirnya dikelola dan membuka sekretariat sekaligus rumah baca di rumahnya. Setelah mencoba mengenalkannya pada mahasiswa dan masyarakat, komunitas yang lahir awal tahun 2013 ini mulai berkembang. Dengan fokus pada gerakan literasi di tanah Papua, komunitas ini bergerak menuju masyarakat yang lebih dalam. (lebih…)

#23Tweets | Buku Pertamaku – Hasta Indriyana | Cimahi (Jawa Barat)

Hasta Indriyana lahir di Gunungkidul, Yogyakarta, 31 Januari 1977. Buku puisinya berjudul Rumah Kita Penuh Cinta (2004), dan yang segera terbit adalah Di Sebuah Pertemuan.

Saat ini sudah tiga  tahun lebih tidak di Jogja karena sudah menetap di Cimahi Jawa Barat denagn rutinitasnya sebagai penulis sajak dan guru juga dalam berbagai program budaya. Berikut Booklovers perbincangan singkat dengan Hasta Aryana tentang buku dan buku pertamanya. (lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku – Valharald (Adi Toha) | Bandung-Pekalongan

Adi Toha adalah seorang pria yang banyak bergerak di bidang literasi. Pekerjaan lalunya adalah seorang editor setelah sempat menjual buku di halaman depan UNPAD. Sekarang, beliau sibuk dengan pekerjaannya sebagai penerjemah dan editor lepas serta menulis.

Salah satu karyanya adalah novel fantasi berjudul Valharald. Buku ini berkisah mengenai gonjang-ganjing yang akan terjadi di tanah VarchLand jika tidak dicegah sesegera mungkin.  Seperti juga buku fantasi umumnya, kejahatan digambarkan akan mengganggu kebaikan, maka dalam buku ini dikisahkan akan ada sebuah kekuatan hitam  dalam wujud Bangsa Vomorion yang akan menghancurkan VarchLand. Mereka ingin membalas dendam atas kekalahan mereka beberapa ratus tahun yang lalu. (lebih…)

#23Tweets | Katalog Seni – Dollanan #2 (Cahyo Basuki – Ugo Untoro – Alie Gopal – Bambang Toko – Ali Umar – Titus Baru) | Yogyakarta

Dollanan #2 adalah pameran seni rupa yang digelar Museum dan Tanah Liat di Jogja National Museum (JNM) pada 28 September – 4 Oktober 2013. Dollanan (bs. jawa, dolan=anak) yang kemudian menjadi tema pameran — bahkan pameran serial yang kedua — awalnya adalah permainan yang bermetamorfosis menjadi hasrat berkreasi sebagaimana hasrat yang tertanam dalam diri anak-anak.

Karena itu, Dollanan, barangkali bukan pameran mainan anak-anak, tapi semangat kreatif tanpa batas yang dipunyai anak-anaklah yang melatari proses berkarya ke-68 seniman yang ikut dalam pameran yang dikuratori Bambang “Toko” Witjaksono ini.

Demikianlah enam mantan anak, Cahyo Basuki “Yopi”, Ugo Untoro, Alie Gopal, Bambang Toko, Ali Umar, Titus Baru, membincangkan Dollanan dengan bebas sebebas mereka sebagai (mantan) anak-anak dalam berkarya. (lebih…)

#23Tweets | Buku Pertamaku – Elisa, Anisa, Dian, dan Agnes

Empat perempuan yang saling dipertemukan waktu, Elisa, Anisa, Dian, dan Agnes ini terpisahkan jarak akhirnya memutuskan untuk bertemu di Jogja. Agnes yang sempat mengajar anak-anak dan Elisa yang asli Finlandia namun besar di Asia ini adalah teman sekelas saat mengambil mata kuliah Sejarah Sastra Nusantara di Bandung. Elisa pernah juga bersekolah di Universitas Gadjah Mada di Jogja dan sekarang ia bekerja di lembaga Indonesia Australia yang mempersiapkan orang untuk bekerja di luar negeri. di tempat kerjanya itulah ia mengenal Anisa yang juga mengenal Dian.
Lantas mereka memutuskan untuk membuat pertemuan tapi tidak di Bnadung dan Surabaya. Maka dari itulah dipilihla Jogja dan Radio Buku menjadi tujuannya. Booklovers mari
ikuti perbincangan singka dengan mereka. (lebih…)

#23Tweets | Komunitas – Salam Beta | Yogyakarta – Magelang – Boyolali

Salam Beta atau Sahabat Alam Belajar Kita ini adalah komunitas yang lahir karena erupsi Merapi. Brawal dari sebuah keinginan untuk mendistribusikan bantuan dan program trauma healing, mereka yang sekumpulan mahasiswa dan pecinta alam memutuskan untuk memberi kenang-kenangan berupa rumah baca. Akan tetapi melihat kondisi rumah baca yang tidak stabil dengan anak-anak dan pemuda yang perlu prhtian mereka memutuskan untuk mengelolanya bersama sekaligus memberi pendampingan dan pelatihan bagi warga sekitar tentang pentngnya membaca.

(lebih…)

#23Tweets | Angkringan Buku – Obituari Rindu (Puisi Suharmono Arimba) | Yogyakarta

Suharmono Arimba, penyair, esais, cerpenis dan guru. Baru saja menerbitkan bukunya yang pertama, kumpulan puisi Obituari Senja. Buku ini sebagai penanda pertama sekaligus pelepasannya terhadap karya-karya yang banyak bicarakan soal pribadi dan masa lalu. Dengan terbitnya buku ini, ia berencana akan lebih aktif menulis tentang persoalan sosial.
Suharmono Arimba, kecil dan menempa diri di hutan. Pengalamannya membaca Winnetou, pertualangan Suku Apache karya Karl May, pikirannya jadi terbuka dan memilih pindah ke kota. Jogja menjadi rumah kedunya yang banyak memberinya ruang kreatif.

(lebih…)

#23TWEETS | Komunitas – Jaringan Gusdurian (Tata Khoiriyah) | Yogyakarta)

Tata Khoiriyah, pengurus Sekretariat Nasional Jaringan GUSDURian, muda, cantik, lincah dan masih kuliah di ATPMD APMD jurusan Komunikasi Massa. Ialah yang menjadi terdepan dalam berbagai aktivitas jaringan GUSDURian. Jaringan GUSDURians adalah sekumpulan murid-murid yang mencoba meneruskan perjuangan dan pemikiran sang guru, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan