-->

Arsip Tokoh Toggle

Sindhunata: Mistikus yang Mencintai Ibu

Sindhunata boleh disebut sebagai puncak kecerdasan berbahasa. Sastrawan kelahiran Batu, sejak awal dekade 80-an bermukim di Jogjakarta itu, memang “Man of Letters”. Penulis yang total dan setia membaktikan hidupnya bertekun di semak belukar makna huruf-huruf.>>tokoh

Pramoedya Ananta Toer | Sang Pemula yang “Menemukan” Tirto Adhi Soerjo

Pramoedya Ananta Toer2Pramoedya Ananta Toer adalah buku. Buku yang seutuh-utuhnya buku. Karena ia buku yang besar, meluas, dan berwibawa, maka ia abadi: Scripta manent verba volant (tulisan itu abadi, sementara lisan cepat berlalu bersama derai angin).

Dan ia yakin akan abadi (W. 30 April 2006). Dan keyakinan itu sudah ia tuliskan dalam sebuah artefak utuh tanpa ragu di halaman 356 kuartet keempat Buru, Rumah Kaca: “Menulislah, jika tak menulis, maka kamu akan ditinggalkan sejarah.” (lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan