-->

Arsip Tokoh Toggle

Suparto Brata | Pengarang di Pagi Buta | Surabaya

Suparto Brata adalah pengarang dalam bahasa Jawa yang lahir di Surabaya, 23 Februari 1932 dan meninggal, juga di Surabaya, 11 September 2015 pada umur 83 tahun. Ia adalah pengarang dengan ketekunan di atas rata-rata. Arsip 24 April 2006 majalah TEMPO ini menguraikan satu adegan bagaimana dengan budaya baca dan menulis bangsanya yang tertatih, ia merogoh tabungannya 6 juta rupiah untuk menyelenggarakan sayembara menulis esai atas karangannya. (Redaksi) (lebih…)

Agam Wispi, AS Dharta, HR Bandaharo | Tiga Penyair Lekra

Menyambut pekan awal Oktober yang biasanya membawa isu ’65’ ke panggung terkini, rubrik IQRA Tempo, 9 Oktober 2017, menurunkan laporan tiga penyair terdepan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra). Ketiganya, bukan hanya sekadar penyair, tapi juga penggerak kebudayaan rakyat.

Dokumentasi lengkap laporan-laporan penyair Lekra Tempo dan semua puisi yang dikutip dalam laporan tersebut tersimpan di Gudang Warung Arsip. (lebih…)

Enny Arrow | Maestro Sastra Kenthu

Secara khusus, Tempo dalam rubrik IQRA 15 Oktober 2017, menurunkan laporan tentang Enny Arrow; sebuah nama legendaris dalam produksi karya-karya sastra stensilan penuh keringat dan berahi. Frasa-frasa semacam ini, ‘auwww’, ‘hsssh’, atau ‘hmmmhhh’ melimpah dalam halaman-halaman karya Enny. Terkadang, juga kalimat ini, ingat? “kok enakkkh, sihhhh!” atau “pelan-pelannn, sayanghhh!”. Berikut adalah guntingan arsip dan ringkasan laporan IQRA tersebut: (lebih…)

Bambang Tri Mulyono | Penulis Buku Jokowi Undercover | Blora

Beberapa pekan terakhir nama Bambang Tri Mulyono menjadi pembicaraan di media sosial. Namanya terkerek naik setelah menerbitkan buku Jokowi Undercover. Dalam buku tersebut, dia menulis sisi negatif presiden ketujuh Indonesia itu. (lebih…)

Muhammad Fauzi | Pustaka Sang Penjual Jamu | Sidoarjo, Jawa Timur

Di antara semua tukang jamu yang berkeliling menjajakan dagangannya, mungkin hanya Muhammad Fauzi yang menyediakan ”menu jamu” komplet. Ia menjual bermacam jamu untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus menawarkan buku untuk menyegarkan pikiran.

Muhammad Fauzi (34) atau yang akrab dipanggil Fauzi Baim bisa ditemui hampir setiap pagi di Jalan Gatot Subroto, Desa Karangbong, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Senin (14/11) pagi itu, ia mangkal di depan sebuah pabrik pengolahan udang untuk menunggu para buruh yang menjadi pelanggan setianya. Mereka biasa membeli jamu beras kencur, kunyit asam, sinom, dan pinang yang dijual Rp 2.500 per gelas. (lebih…)

Harya Suraminata “Hasmi” | Komikus Gundala Putera Petir | Yogyakarta

Harya Suraminata atau Hasmi (69), komikus dan dramawan asal Yogyakarta, meninggal dunia, Minggu (6/11), pukul 12.30, di Rumah Sakit Bethesda, Yogyakarta. Kepergian penulis komik serial Gundala Putra Petir ini meninggalkan mata rantai sejarah tentang sastra komik di Indonesia. Sebagaimana dikabarkan Harian Kompas, Hasmi meninggal setelah menjalani operasi gangguan usus dan beberapa hari dirawat. Pemakaman pria kelahiran Yogyakarta, 25 Desember 1946, ini dilangsungkan pada hari Senin (7/11), di makam seniman Imogiri, DI Yogyakarta. (lebih…)

George Junus Aditjondro | Pengkritik Kekuasaan | Pekalongan

Berkisahlah Daniel Dhakidae tentang George Junus Adtjondro. Setelah setahun di Cornell, Amerika Serikat, suatu hari Ben berkata kepadanya: “Daniel, ada lamaran aneh dari Indonesia; ini orang tidak ada ijazah secarik pun! Ijazah SMA tidak ada, ijazah sarjana muda tidak ada, apalagi sarjana, dan mau ambil program doktor di Cornell!” (lebih…)

Ben Anderson | Sang Pembangkang

Profesor Benedict Anderson meninggal di Jawa Timur pada 13 Desember lalu. Selain keluarganya, yang merasa paling kehilangan adalah para cendekiawan dengan keahlian studi Indonesia dan Asia Tenggara. Nama besar Ben Anderson yang dibangun sejak dekade 1960-an sudah lama melampaui wilayah keahlian utamanya.

Jenazah ahli dan peneliti tentang Indonesia, Ben Anderson, disemayamkan di rumah duka Adiyasa, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/12).
Di tingkat global, Anderson dikenal sebagai teoretisi fenomena nasionalisme dengan diterbitkannya buku Imagined Communities pada 1983. Selama kariernya, pengaruh Anderson membentang dari ilmu politik, sosiologi, antropologi, hingga bahasa dan sejarah. Namun, ada benang merah dalam kariernya, yaitu kebiasaan untuk “membangkang” pada konvensi, terutama pada topik akademis yang digelutinya.

Kadang kala kebiasaan itu disertai pembangkangan politik sehingga Anderson dikenal sebagai pengkritik kebijakan luar negeri Pemerintah Amerika Serikat sejak zaman Perang Vietnam. Ia juga mengkritik kebijakan pemerintah negeri yang pernah ditelitinya, terutama dalam masalah demokrasi dan HAM. (lebih…)

Nurani Soyomukti | Penggiat Literasi | Trenggalek

Sejak duduk di bangku sekolah menengah atas, ia sudah menulis puisi dan dimuat di media berbahasa Jawa. Beberapa waktu kemudian, dia mendirikan komunitas pencinta sastra, arisan sastra, hingga lembaga berbadan hukum yang fokus mengawal literasi. Sebanyak 28 buku tentang politik, filsafat, dan pendidikan telah dihasilkannya, plus lima buku yang ditulis secara bersama.

”Ada orang tua yang masih mau membaca puisi, menulis sastra, itu luar biasa,” ujar Nurani Soyomukti (36), mengawali obrolan, Minggu (22/11) di Trenggalek, salah satu kabupaten di pesisir selatan Jawa Timur.

Penghargaan penulis muda dari Kemenpora, selaku Juara Umum Lomba menulis esai pemuda dalam rangka hari Sumpah Pemuda 2007
Ia pun mendeskripsikan singkat tentang daerahnya. Dengan luas 1.261 kilometer persegi, hampir dua pertiga wilayah Trenggalek berupa pegunungan. Dari 14 kecamatan, hanya 4 yang berada di dataran rendah. (lebih…)

Leon Agusta | Penyair Pembaru | Padang

Leon Agusta (77) yang berpulang di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (10/12) pukul 16.15, dikenal sebagai pembaru puisi Indonesia. Leon dikenal sebagai penyair yang progresif sekaligus kritikus yang tajam terhadap dunia sastra Indonesia.

“Papa mendapat serangan asma mendadak hari Kamis pagi, jam 03.00,” kata Paul Agusta, putra bungsu Leon, ketika dihubungi di Jakarta, Kamis (10/12). Leon segera dilarikan ke RS Yos Sudarso, namun segera dirujuk ke RSUD Muhammad Djamil. Komplikasi penyakit paru, diabetes, dan gangguan jantung membuat tubuh Leon lemah sehingga harus dipapah ketika bergerak. Selama dua pekan terakhir, Leon tinggal bersama salah satu istrinya, Lisa Agusta, bersama putra mereka, Irvan, di Padang. (lebih…)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan