-->

Arsip Peristiwa Toggle

UNDANGAN SELEKSI VOLUNTEER BATCH #6 RADIO BUKU

Salam Booklovers,

Terima kasih telah mengapresiasi program Volunteer Radio Buku. Kami mengundang nama-nama pendaftar berikut ini:

  1. Rizky Amelya Furqan
  2. Devi Nirmala Muthia Sayekti
  3. Hanif Mujahidin
  4. Asy Syaffa Nada A
  5. Supriyanto R Senen
  6. Supriyanto R Senen
  7. Novita Aini Putri
  8. Abdul Wazib
  9. Hilmy Ar-Robbani
  10. Lalu Bintang Wahyu Putra
  11. Fahmi Aji
  12. Khairil Anwar
  13. Anang Porwoko
  14. Maria Lalita
  15. Pangky Febriantanto, S.IP
  16. Hernantya Adila Pramita Devi
  17. Jazman Arrafiq
  18. Amelia Istighfarah
  19. Adi Yuhana
  20. Anna Zakiah Derajat
  21. Syilvianty
  22. Khansa Nabilah
  23. Yonky Rizki Munandhar

Untuk mengikuti wawancara Volunteer Radiobuku yang akan diadakan pada:

Hari          : Sabtu
Tanggal    : 24 Februari 2018
Pukul        : 13.00 WIB – selesai
Tempat     : Radio Buku, Jl. Sewon Indah I, Panggungharjo, Sewon, Bantul, D.I. Yogyakarta

Adapun ketentuan seleksi adalah sebagai berikut:

  1. Peserta adalah yang sudah mendaftar.
  2. Panitia tidak menyediakan transport dan akomodasi.
  3. Tidak dapat diwakilkan.
  4. Membawa perlengkapan pribadi yang dibutuhkan.

Bagi peserta dari luar Yogyakarta, kami persilakan menginap di Radio Buku dengan kondisi seadanya. Jika ada hal-hal kurang jelas silakan hubungi 085646589666 atau DM ke akun @radiobuku via Instagram.

Salam.
Tim Seleksi Volunteer Radio Buku

Sutradarai Aksan Sjuman Memanggungkan Novel “Pangeran Kecil”

Masih ingat buku cerita anak berjudul Pangeran Kecil karya Antoine de Saint-Exupéry pada 1943? Cerita itu kini dipanggungkan Sumber Cipta Ballet Dancers dan Fantasia Ensemble di Teater Jakarta. Oleh Sutradara Aksan Sjuman, Pangeran Kecil menjadi tontonan musik dan tari untuk keluarga. Berikut adalah kliping/dokumentasi yang diambil dari Koran Tempo edisi 13 Desember 2017. (lebih…)

Buku Paket Ilmu Pengetahuan “Anak Bertanya, Pakar Menjawab” Dikirim ke 480 Titik Simpul Pustaka Bergerak

Ratusan paket buku ilmu pengetahuan Anak Bertanya, Pakar Menjawab dikirimkan ke 480 titik simpul Pustaka Bergerak, dari Aceh hingga Papua. Buku-buku tersebut diproduksi Anakbertanya.com untuk bacaan anak Indonesia lebih baik, bermutu, dan kontekstual. Produksi dan persebaran buku ini benar-benar menjadi nyata berkat ikhtiar Pustaka Bergerak mendesak pemerintah lewat BUMN Pos Indonesia membuat program kirim buku gratis saban tanggal 17 bulan berjalan. Berikut dokumen klipingnya: (lebih…)

Memuat Konten “Israel Beribu Kota Yerussalem”, Dewan Pendidikan Bondowoso Mendesak Penerbit Yudhistira Menarik Buku Mapel IPS Kelas 6 SD/MI

Situsweb jawapos.com (Radar Jember) mengunggah pada 17 Desember 2017 berita soal polemik isi buku mata pelajaran IPS Kelas 6 jenjang SD/MI terbitan Yudhistira. Dalam buku yang memuat daftar nama-nama negara beserta ibu kotanya tersebut, disebutkan negara Israel beribu kota Yerussalem. Berikut kliping/dokumentasi soal desakan penarikan buku itu. (lebih…)

Penerbitan Indie-penden di Jalur Cepat

Kebebasan, kemandirian, dan finansial adalah kunci utama yang membuat penerbitan indie-penden menjamur dalam jagad perbukuan Indonesia, terutama beberapa kota besar di Indonesia. Lebih spesifik lagi di Yogyakarta. Pertumbuhan itu beririsan dengan perkembangan teknologi cetak dan makin terjangkaunya harga internet. mesin cetak dan internet adalah infrastruktur dasar yang memungkinkan perayaan gagasan indie-penden itu berada di trek yang sudah tepat. Mestinya, kehadiran kultur ini menjadikan pembaca dilayani secara maksimal, kompetitif, dan menyajikan bacaan yang bermutu dan variatif. Eksistensinya tak merusak industri yang sudah ada dan mapan. Sebab, musuh yang lama, yang old, sesungguhnya cermin dan usia mereka sendiri di hadapan kereta cepat kids zaman now.

Berikut ini arsip laporan mendalam (indepth) portal berita VIVA dengan judul “Memilih Mandiri” yang diunggah pada 28 Oktober 2017. (lebih…)

Para Pembajak Buku Makin Dekat dan Makin Ramah dengan Kehidupan Kita

Redaksi portal berita Viva menurunkan laporan mendalam (Indepth Sorot) perihal gelanggang buku kiwari. terutama sekali soal marak dan makin terang-terangannya pembajakan buku di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Malang. Rendahnya usaha dan minat penegakan hukum, lemahnya institusi penerbitan, dan makin permisifnya pelaku perbukuan menyebabkan praktik kejahatan itu makin ‘mendapatkan tempat yang terhormat’.

Berikut ini arsip laporan Viva berjudul “Bajakan Si Pelaris” yang diunggah pada 28 Oktober 2017. (lebih…)

10 Kutipan ‘Kembali Menjadi Penyair’ Menurut Joko Pinurbo

1. Untuk menjadi penyair, mesti terlahir kembali sebagai penyair yang baru dengan cara yang baik dan lebih efisien. Mula-mula, siapkan kamusmu, Penyair. Kamus adalah senjata setiap penyair untuk menimba diksi.

2. Draf pertama naskah adalah sampah, kata Hemingway. Maka kata saya, seni menulis adalah seni mengolah sampah menjadi mutiara. Batu akik, paling tidak.

3. Saya tidak menyoal drafmu, tapi lihatlah koherensinya. Fokus atau tidak. Ide pokoknya apa. Bicara apa.

4. Ambillah jarak dengan sampah Anda ketika menyunting puisi sendiri. Hanya saat draf saja Anda sebagai “aku penyair”.

5. Yang paling berat dalam menyunting puisi adalah membuang sampah kata-kata sendiri. Ada rasa sayang dalam membuang. Jangan pernah mencintai sampah lebih mesra ketimbang mutiara.

6. Menggosok kata itu seperti menggosok akik hingga aura terbit.

7. Suntinglah puisimu hingga tingkat efisien yang maksimal. Kadang semalam suntuk saya hanya bisa menyunting satu baris puisi saya sendiri, menghabiskan bercawan-cawan kopi. Untuk satu puisi yang selesai biasanya saya mengeluarkan modal hingga Rp200.000.

8. Penyair yang bekerja itu penyair yang setiap saat memikirkan kata-kata.

9. Keindahan sebuah puisi ada pada detailnya. Jadilah penyair yang berusaha membaca puisi penyair lain secara detail.

10. Saya lebih percaya menulis puisi itu riset, tidak ada itu namanya ilham yang didapat bertapa tujuh harmal. Meriset kata dengan membuka kamus, menemukan logika dalam kalimatnya. ‘Puisi Kecil’ saya, misalnya, adalah puisi riset.

Sepuluh kutipan itu disampaikan Joko Pinurbo di Kelas Menulis Sewindu Indie Book Corner, 7 September 2017, di Dongeng Kopi, Jl Kranji Serang, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY. (gusmuh)

Karena Soal Pajak, Tere Liye Menarik Hak Cetak Seluruh Bukunya dari Gramedia dan Republika Penerbit

“Per 31 Juli 2017, berdasarkan permintaan kami, GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA dan REPUBLIKA Penerbit, efektif menghentikan menerbitkan seluruh buku Tere Liye,” demikian paragraf pembuka pengumuman di fanpage Facebook atas nama Tere Liye.

Tere Liye dikenal sebagai penulis fiksi produktif di Indonesia. Puluhan buku telah ditulisnya. Umumnya, semua buku Tere diterbitkan Gramedia Pustaka Utama dan Republika Penerbit.

Secara mengejutkan di laman fanpage bertitimangsa 5 September 2017, Tere Liye mengumumkan menarik hak terbit bukunya di dua penerbit mayor dengan alasan pajak yang tak berpihak kepada penulis.

Berikut pernyataan lengkap Tere Liye yang dikutip dari fanpage Facebook “Tere Liye”: (lebih…)

Anak di Jerman Lebih Suka Buku Daripada YouTube

Kanal dw.com 10 Agustus 2017 edisi bahasa Indonesia mengunggah artikel menarik soal aktivitas anak-anak di Jerman menghadapi buku dan media sosial di internet, khususnya Youtube. Berikut isi laporan itu:

Nyaris 2/3 anak-anak di bawah umur 13 tahun di Jerman membaca buku hingga beberapa kali dalam seminggu. Hanya 1/3 saja yang beralih mengisi waktu luangnya dengan menonton YouTube, demikian hasil penelitian teranyar.

Di Jerman, tempat kelahiran dunia percetakan, buku memiliki masa depan yang cerah. Berdasarkan penelitian yang dirilis Selasa (8/7) lalu, 61% anak berusia 6 hingga 13 tahun di Jerman membaca buku secara rutin, dan hampir setengah (55%) dari kelompok usia ini yang memilih membaca majalah anak dan komik beberapa kali dalam seminggu. (lebih…)

Begini Ketentuan Kirim Buku Gratis via Pos Indonesia

PT Pos Indonesia (Persero) membebaskan biaya pengiriman buku dengan berat kiriman hingga 10 kg untuk sekali pengiriman bagi pengirim yang merupakan pegiat literasi dan donatur buku yang akan menyumbangkan buku kepada pengelola Taman Bacaan Masyarakat dan Jaringan Pustaka Bergerak Indonesia di seluruh Indonesia. Pengiriman dapat dilakukan di seluruh Kantor Pos kecuali Agen Pos.

Ketentuan:

  1. Tiap donatur hanya dapat mengirim 1 paket donasi berat maximal 10 kg.
  2. Donasi dikirim melalui Kantorpos (kecual Agenpos) di seluruh Indonesia.
  3. Di sampul paket tertulis kata “Bergerak”.
  4. Pastikan tujuan pengiriman untuk komunitas literasi di seluruh Indonesia terdaftar dalam database Pos Indonesia. Lihat daftar penerima buku di sini.
Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan