-->

Arsip Literasi dari Sewon Toggle

Koleksi Presiden Sukarno

Koleksi Presiden Sukarno
Kata-kata Soekarno dikuas oleh lidahnya. Dan dari ujung lidah yang setajam belati itulah lahir buku monumental: Di Bawah Bendera Revolusi.
Soekarno juga seorang penulis yang tekun. Paling tidak bila kita membaca pleidoinya, Indonesia Menggugat. Di dalam pleidoi itu, puluhan buku dikutipnya untuk memperkokoh argumentasinya.Ia juga figur jurnalis yang memimpin dengan akrobatik dua media: majalah Fikiran Ra’jat dan koran mingguan Persatoean Indonesia. Selebihnya, Sukarno adalah figur presiden Indonesia yang paling banyak ditulis orang.
Perpustakaan Indonesia Buku (gelaranibuku) memiliki beberapa koleksi buku tentang Presiden Sukarno, brosur pidato, dan arsip-arsip lama lainnya.
Perdjalanan P.J.M. Presiden Ir. Dr. Hadji Achmad Sukarno ke Amerika dan Eropah karya Winoto Danoeasmoro (1956)
Res Publica! Sekali Lagi Res Publica! (Brosur Pidato Sukarno pada Sidang Pleno Konstituante, Bandung, 22 April 1959)
Penemuan Kembali Revolusi Kita (Manifesto Pilitik (Brosur Pidato Sukarno pada Hari Proklamasi 17 Agustus 1959)
Brosur Amanat Presiden Sukarno pada Penutupan Kongres Nasional P.K.I. ke VI (16 September 1959)
The Indonesia Revolution: Basic Documents and the Idea of Guided Democracy (1960)
Brosur Pidato Presiden Sukarno di Hadapan Para peladjar dan Masjarajat Indonesia di Tokyo (28 Mei 1960)
Membangun Dunia Kembali, To Build World Anew (Brosur Pidato Sukarno pada Sidang Madjelis Umum PBB ke XV, 30 September 1960)
Tugu Kepribadian jang Melambangkan Revolusi (Brosur Pidato Sukarno pada Upatjara Pemberian Hadiah Para Pemenang Sajembara Rentjana Tugu Nasional, Istana Negara Djakarta, 17 Nopember 1960)
Nasionalisme Kita adalah Nasionalisme Amanat Penderitaan Rakjat (Brosur Pidato Sukarno pada Kongres Partai Murba di Bandung, 15 Desember 1960)
Tudjuh Bahan Pokok Indoktrinasi Republik Indonesia/TUBAPI (1961)
Manipol Usdek dalam Mata Pelajaran karya Subagyo Pr, Sakti Slamet, Hendra (1961)
Bung Karno dan Rakjat Atjeh (1961)
Untuk Kemerdekaan dan Keadilan, For Liberty and Justice (Brosur Pidato Sukarno di Muka Council for World Affairs di Los Angeles, Amerika Serikat, 21 April 1961)
Persatuan Total dengan Poros Nasakom (Brosur Pidato Sukarno pada Kongres Gerwani ke-IV di Gedung Wanita, Djakarta, 14 Desember 1961)
Amanat dan Perintah Harian Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Perang R.. pada Pelantikan KSAU Laksamana Muda Omar Dani di Istana Merdeka (22 Januari 1962)
Mari Bersama-Sama Menjelesaikan Revolusi Indonesia (Brosur Pidato Sukarno pada Penutupan Kongres Nasional ke VII P.K.I. di Jakarta, 30 April 1962)
Fadjar Kemenangan telah Menjingsing (Brosur Pidato Sukarno pada Pembukaan Pertemuan Setiakawan Internasional Mahasiswa untuk Pembebasan Irian Barat dan Komite Eksekutif dari IUS, di Istana Olah Raga Senajan, Jakarta, 15 Mei 1962)
Amanat Presiden Pada pelantikan Kasad Major Djendral Acmad Jani dan Beberapa Duta Besar pada 23 Juni 1962 di IStana Negara dan 19 Mai 1962 di Istana Merdeka (Brosur Pidato Sukarno, 1962)
Seluruh Rakjat Indonesia Harus Bebas Butahuruf (Brosur Pidato Sukarno pada Proklamasi Bebas Butahuruf Djawa tengah di Semarang, 6 Agustus 1962)
Bertekad Membebaskan Seluruh Umat Manusia (Brosur Pidato Sukarno pada Upacara Hari Pahlawan di Gedung Olahraga ‘Wisma Indonesia Tokyo, 10 Nopember 1962)
Dalam Negara R.I. Jang Kuat Agama Dapat Berkembang Subur (Brosur Pidato Sukarno pada Penutupan Mu’tamar Nahdatul Ulama di Sala, 28 Desember 1962)
Sarinah: Kewadjiban Wanita dalam Perdjoeangan Republik Indonesia karya Ir Sukarno (1963)
Bung Karno Dihadapan Pengadilan Kolonial disusun oleh H.A. Notosoetardjo (1963)
Djalankan Pantja Program Front Nasional! (Brosur Pidato Sukarno pada Pembukaan Sidang Bersama Pengurus Besar dengan Dewan Front Nasional seluruh Indonesia, di Istana Olahraga, Senajan, Djakarta, 13 Pebruari 1963)
Ambeg Parama – Arta! Berwatak Pandai Mendahulukan Urusan jang Penting (Brosur Pidato Sukarno pada Sidang Umum ke II Madjelis Permusjawaratan Rakjat Sementar Bandung, 15 Mei 1963)
Tetap Siap-Siaga Genggam Teguh Sendjatamu! Djaga Keselamatan Negara dan Bangsamu! (Brosur Pidato Sukarno pada Upatjara Peringatan Hari Angkatan Perang ke-XVIII di Gelanggang Olahraga Bung Karno, Senajan, Djakarta, 5 Oktober 1963)
Pantja Warsa Manipol: Pidato-Pidato Bung Karno, Djarek 17 Agustus 1960, P.B.B. 30 September 1960, Resopim 17 Agustus 1961, Takem 17 Agustus 1962, Gesuri 17 Agustus 1963, Tavip 17 Agustus 1964 (1964)
Bung Karno Bertegak Gelar Doctor dalam Ilmu Sedjarah dan Bertegak Gelar Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Sedjarah (Brosur Uraian Penjelasan Kenapa Sukarno diberikan gelar oleh Universitas Padjajaran Bandung, 23 Desember 1964)
Indonesia Keluar dari P.B.B. Kalau ,,Malaysia” Didjadikan Anggota Dewan Keamanan P.B.B. (Brosur Pidato Sukarno pada Upatjara Proklamasi Bebas Butahuruf seluruh Indonesia di Istora Bung Karno, Senajan, 31 Desember 1964)
Di Bawah Bendera Revolusi Jilid I dan II karya Sukarno (1960 dan 1964)
Sukarno: An Autobiography karya Cindy Adams (1965)
Mahkota Kemerdekaan bukan Keanggautaan P.B.B., tetapi Berdiri di Atas Kaki Sendiri (Brosur Pidato Sukarno pada Rapat Umum Panitia Nasional Anti Pangkalan Militer Asing dan Mensukseskan Dwikora di Istora Bung Karno Senajan, Djakarta, 7 Djanuari 1965)
Dengan Hidjrah dari P.B.B. Achirnja Indonesia akan Menang! (Brosur Pidato Sukarno pada Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Djakarta, 20 Djanuari 1965)
Tenaga Gadungan Lebih Berbahaja daripada Imperialis! (Brosur Pidato Sukarno pada Rapat Raksasa Ulang Tahun ke-45 P.K.I. di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senajan, Jakarta, 23 Mei 1965)
Djaga Djangan Sampai Revolusi Indonesia Bisa Didjegal Orang! (Brosur Pidato Sukarno pada Musjawarah Kerdja Kedjaksaan seluruh Indonesia di Markas besar ganefo, senajan, Djakarta, 15 Djuni 1965)
Tjapailah Bintang-Bintang di Langit (Brosur Pidato Sukarno pada Ulang Tahun ke 20 RI, 17 Agustus 1965)
Nekolim Musuh Kita Jang Terbesar! (Brosur Pidato Sukarno pada Pelantikan Menteri/Panglima Angkatan Darat, Major Djendral Suharto di Istana Negara Djakarta, 16 Oktober 1965)
Binalah Kesatuan dan Persatuan Nasional Progresif Revolusioner Atas Dasar Pantja Azimat Revolusi (Brosur Pidato Sukarno pada Sidang Pantja Tunggal Seluruh Indonesia di Istana Negara, 23 Oktober 1965)
Roman Muka Revolusi Indonesia: Nasakom (Brosur Pidato Sukarno pada Sidang Pantja Tunggal seluruh Indonesia di Istana Negara, Djakarta, 23 Oktober 1965)
Marilah Kita Bersama-sama Menjelamatkan Revolusi Kita (Brosur Pidato Sukarno di Hadapan Wakil-wakil Partai Politik di Guesthouse Istana, Djakarta, 27 Oktober 1965)
Djangan Sekali-kali Meninggalkan Sedjarah! Never Leave History! (Brosur Pidato Sukarno pada Hari Ulang Tahu ke 21 RI di Djakarta, 17 Agustus 1966)
The End of Sukarno: A Coup that Misfired, A Purge that Ran Wild karya John Hughes (1968)
Sukarno My Friend karya Cindy Adams (1971)
Perjalanan Bung Karno! (1978)
Soekarno-Hatta: Persamaan dan Perbedaannya karya Tamar Djaja (1981)
Bung Karno tentang Angkatan 45 karya H.A. Notosoetardjo (1981)
Bung Karno Putra Sang Fajar karya Solichin Salam (1982)
Indonesia Menggugat karya Sukarno (1983)
Siapakah Soekarno itu? Dan Apakah Kesalahan-kesalahannya? karya Abdul Qadir Djaelani (1998)
Soekarno Nederlandsch Onderdeen een Biografie 1901-1950 karya Lamberts (1999)
100 Tahun Bung Karno: Sebuah Liber Amicorum karya Joesoef Isak (ed) (2001)
Bung Karno: Wacana Konstitusi dan Demokrasi karya Sukarno–pidato-pidato terpilih (2001)
Nawaksara Bung Karno–pidato Sukarno (2001)
Bung Karno bukan PKI karya Bambang Rahardjo (ed) (2001)
Hariyatie – Soekarno, The Hidden Story: Hari-Hari Bersama Bung Karno 1963-1967 karya Haryatie (2001)
Bung Karno dan Wacana Islam–pidato-pidato terpilih (2001)
Bung Karno dan Al-Qur’an karya H. Gatot Poeger dan Rasmadi A.S. (2003)
Kepada Bangsaku: Karya2 Bung Karno pada Tahun2 1926-1930-1933-1947-1957
Bung Karno: Negara Nasional dan Cita-Cita Islam karya Suwidi Tono (ed) (2003)
Bung Karno Milik Rakyat Semua karya F.A. Suprijatna (tt)

2010 08 17_Buku_Koleksi Presiden Sukarno2Kata-kata Sukarno dikuas oleh lidahnya. Dan dari ujung lidah yang setajam belati itulah lahir buku monumental: Di Bawah Bendera Revolusi.

Soekarno juga seorang penulis yang tekun. Paling tidak bila kita membaca pleidoinya, Indonesia Menggugat. Di dalam pleidoi itu, puluhan buku dikutipnya untuk memperkokoh argumentasinya.Ia juga figur jurnalis yang memimpin dengan akrobatik dua media: majalah Fikiran Ra’jat dan koran mingguan Persatoean Indonesia. Selebihnya, Sukarno adalah figur presiden Indonesia yang paling banyak ditulis orang.

Perpustakaan Indonesia Buku (gelaranibuku) memiliki beberapa koleksi buku tentang Presiden Sukarno, brosur pidato, dan arsip-arsip lama lainnya. (lebih…)

Koleksi ARS, Jurnal ISI

Jurnal ISI
Bersama tiga santri Pesantren Mahasiswa Hasyim Asy’ari, saya ‘sowan’ ke ‘kiai’ di Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Acara pokok: mencari guru untuk mata pelajaran “Ilustrasi” di Institut Kaligrafi Nusantara yang didirikan oleh pondok yang memproduksi para penulis muda di Indonesia ini.
Nama ‘kiai’ yang bakal jadi guru itu adalah Koskow alias FX Widyatmoko. Di Jurusan Diskomvis (Disain Komunikasi Visual) kerennya dia adalah dosen. Tapi lebih tepatnya adalah teman bermain mahasiswanya. Sebab nyaris penampilannya tak ada beda dengan mahasiswa yang diajarnya.
Dengan keramahan seorang pengajar muda pasca pembaca Paulo Freire, saya dan santri-santri ini, diterima di ruang jurnal ARS Gedung Kemahasiswaan. Di sini semua mahasiswa mengurus KRS.
Sedikit catatan tentang jurnal ini sudah diuraikan di buku yang pernah diriset oleh Indonesia Buku, Gelaran Almanak Seni Rupa Jogja 1999-2009.
Ars merupakan jurnal seni rupa dan desain yang diterbitkan Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta.
Diluncurkan sekira 2004, majalah ini dipimpin Suwarno Wisetrotomo dengan anggota redaksi SP Gustami, M. Agus Burhan, M. Dwi Marianto, Sumartono, serta Rain Rosidi, dengan penanggung jawab desain grafisnya adalah FX Widyatmoko (Koskow).
Dengan ketebalan rata-rata lebih dari 50 halaman, Ars terbit dengan durasi waktu yang berganti. Awalnya dari nomor pertama hingga ketiga, Ars terbit setahun sekali. Dan baru pada nomor keempat, jurnal ini mengubah pola terbitnya menjadi empat bulan sekali.
Ada dua bagian penting dalam jurnal Ars. Pertama, “Bingkai” yang berisi uraian singkat dari redaksi ihwal pewacanaan seni rupa. Bagian ini merupakan pengantar jurnal Ars. Kedua, “Artikel” yang mempublikasikan pelbagai artikel tentang seni; mulai dari seni rupa, seni pertunjukan, kriya, musik, dan lainnya.
Beberapa artikel dalam jurnal Ars ditulis oleh orang-orang yang sudah cukup dikenal dalam dunia seni seperti Soedarso SP yang mengulas bentuk candi Borobudur di nomor 2 tahun 2005. Ada juga artikel tentang perkembangan mural di kota Yogyakarta yang ditulis Bambang Witjaksono dalam artikelnya, “Jogja Kota Mural” di volume 3 tahun 2006. Perkembangan mazhab seni lukis pun pernah dibahas.
Nah, ketika kami datang, langsung mendapatkan jurnal-jurnal ini. Satu untuk Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari/Institut Kaligrafi Nusantara dan satunya lagi untuk perpustakaan Indonesia buku/gelaranibuku. Juga brosur ISI dan dua buku lainnya.
Ini daftarnya:
1. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 02/Pebruari 2005)
2. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 03/September 2006)
3. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 4/Januari-April 2007)
4. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 05/Mei-Agustus 2007)
5. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 06/September-Desember 2007)
6. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 07/Januari – April 2008)
7. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 08/Mei-Agustus 2008)
8. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 09/September-Desember 2008)
9. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 10/Januari-April 2010)
10. The Highlight: Dari Medium ke Transmedia (Katalogus Pameran Seni Rupa Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, Jogja National Museum 9-20 Desember 2008)
11. Lanskap Tradisi, Praksis Kriya dan Desain: Cendera Hati Purnabakti untuk Prof. Drs. SP. Gustami, SU.
12. Brosur Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta
Terimakasih Pak Koskow, terimakasih ISI. Jangan lupa, kalau jalan, main-main, dan petak-umpet bringin tua untuk ngalap takdir di Alun-Alun Kidul, singgahlah di perpustakaan GELARANIBUKU Jl Patehan Wetan No 3. Bersisian dinding dengan Alun-Alun. (Muhidin M. Dahlan)
Sejarah Fak Seni Rupa ISI

Sejarah Fak Seni Rupa ISI

Bersama tiga santri Pesantren Mahasiswa Hasyim Asy’ari, saya ‘sowan’ ke ‘kiai’ di Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Acara pokok: mencari guru untuk mata pelajaran “Ilustrasi” di Institut Kaligrafi Nusantara yang didirikan oleh pondok yang memproduksi para penulis muda di Indonesia ini.

Nama ‘kiai’ yang bakal jadi guru itu adalah Koskow alias FX Widyatmoko. Di Jurusan Diskomvis (Disain Komunikasi Visual) kerennya dia adalah dosen. Tapi lebih tepatnya adalah teman bermain mahasiswanya. Sebab nyaris penampilannya tak ada beda dengan mahasiswa yang diajarnya.

Dengan keramahan seorang pengajar muda pasca pembaca Paulo Freire, saya dan santri-santri ini, diterima di ruang jurnal ARS Gedung Kemahasiswaan. Di sini semua mahasiswa mengurus KRS.

Sedikit catatan tentang jurnal ini sudah diuraikan di buku yang pernah diriset oleh Indonesia Buku, Gelaran Almanak Seni Rupa Jogja 1999-2009.

Ars merupakan jurnal seni rupa dan desain yang diterbitkan Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta. Diluncurkan sekira 2004, majalah ini dipimpin Suwarno Wisetrotomo dengan anggota redaksi SP Gustami, M. Agus Burhan, M. Dwi Marianto, Sumartono, serta Rain Rosidi, dengan penanggung jawab desain grafisnya adalah FX Widyatmoko (Koskow).

Dengan ketebalan rata-rata lebih dari 50 halaman, Ars terbit dengan durasi waktu yang berganti. Awalnya dari nomor pertama hingga ketiga, Ars terbit setahun sekali. Dan baru pada nomor keempat, jurnal ini mengubah pola terbitnya menjadi empat bulan sekali.

Ada dua bagian penting dalam jurnal Ars. Pertama, “Bingkai” yang berisi uraian singkat dari redaksi ihwal pewacanaan seni rupa. Bagian ini merupakan pengantar jurnal Ars. Kedua, “Artikel” yang mempublikasikan pelbagai artikel tentang seni; mulai dari seni rupa, seni pertunjukan, kriya, musik, dan lainnya.

Beberapa artikel dalam jurnal Ars ditulis oleh orang-orang yang sudah cukup dikenal dalam dunia seni seperti Soedarso SP yang mengulas bentuk candi Borobudur di nomor 2 tahun 2005. Ada juga artikel tentang perkembangan mural di kota Yogyakarta yang ditulis Bambang Witjaksono dalam artikelnya, “Jogja Kota Mural” di volume 3 tahun 2006. Perkembangan mazhab seni lukis pun pernah dibahas.

Nah, ketika kami datang, langsung mendapatkan jurnal-jurnal ini. Satu untuk Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari/Institut Kaligrafi Nusantara dan satunya lagi untuk perpustakaan Indonesia buku/gelaranibuku. Juga brosur ISI dan dua buku lainnya. “Ayo, pilih-pilih. Ambil-ambil. Yang mana yang belum,” demikian Koskow mencopot jurnal-jurnal itu dari ikatannya dari dalam lemari.

Majalah ARS, Seni Rupa ISI

Majalah ARS, Seni Rupa ISI

Ini daftarnya:

  1. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 02/Pebruari 2005)
  2. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 03/September 2006)
  3. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 4/Januari-April 2007)
  4. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 05/Mei-Agustus 2007)
  5. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 06/September-Desember 2007)
  6. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 07/Januari – April 2008)
  7. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 08/Mei-Agustus 2008)
  8. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 09/September-Desember 2008)
  9. ARS: Jurnal Seni Rupa & Desain (Nomor 10/Januari-April 2010)
  10. The Highlight: Dari Medium ke Transmedia (Katalogus Pameran Seni Rupa Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta, Jogja National Museum 9-20 Desember 2008)
  11. Lanskap Tradisi, Praksis Kriya dan Desain: Cendera Hati Purnabakti untuk Prof. Drs. SP. Gustami, SU.
  12. Brosur Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta

Terimakasih Pak Koskow, terimakasih ARS, terimakasih ISI. Jangan lupa, kalau jalan, main-main, dan petak-umpet bringin tua untuk ngalap takdir di Alun-Alun Kidul, singgahlah di perpustakaan GELARANIBUKU Jl Patehan Wetan No 3. Bersisian dinding dengan Alun-Alun. (Muhidin M. Dahlan, 18 Agustus 2010)

Lomba Artikel Kepustakawanan Indonesia

Lomba Penulisan Artikel tentang Kepustakawanan Indonesia (LPAKI 2010)

DITUJUKAN KEPADA
Masyarakat umum dan pemustaka Perpustakaan Nasional RI

ISI PENGUMUMAN

pnri.go.id

pnri.go.id

Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan Lomba Penulisan Artikel tentang Kepustakawanan Indonesia Tahun 2010 (LPAKI 2010). LPAKI 2010 bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam pembangunan perpustakaan di Indonesia. Partisipasi dan kontribusi masyarakat melalui lomba ini dapat berupa ide pengembangan perpustakaan di Indonesia, inovasi baru di bidang perpustakaan, maupun pengalaman atau best practice dalam penyelenggaraan dan pengembangan perpustakaan berbasiskan masyarakat. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk berpartisipasi mengikuti lomba ini dan mengirimkan naskahnya sesuai jadwal yang ditetapkan.

TEMA LPAKI 2010
Peran Serta Masyarakat dalam Pengembangan Perpustakaan sebagai Wahana Pendidikan Sepanjang Hayat

PILIHAN TOPIK
Panitia menyediakan beberapa topik tulisan untuk dikembangan. Topik diberikan sebagai pedoman bagi peserta dalam mengembangkan tulisan dan tidak dimaksudkan sebagai judul tulisan. Berikut topik yang dapat dipilih:
1. Pemanfaatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Pengembangan Perpustakaan
2. Kebutuhan Informasi dalam Menentukan Arah Pengembangan Perpustakaan
3. Pemberdayaan Masyarakat untuk Membangun Perpustakaan

PERSYARATAN PESERTA LPAKI 2010
1. Peserta lomba adalah masyarakat umum;
2. Melampirkan fotokopi KTP/SIM/Kartu Mahasiswa atau identitas lain dan daftar riwayat hidup;
3. Peserta lomba dapat mengirim lebih dari satu artikel dengan judul berbeda;
4. Isi artikel harus relevan dengan tema lomba dan topik penulisan;
5. Artikel harus asli, bukan terjemahan dan belum pernah dipublikasikan di media apa pun serta tidak sedang dilombakan;
6. Bentuk tulisan ilmiah popular, ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar;
7. Artikel ditulis dalam format MS Word sepanjang 8-14 halaman (10.000-15.000 karakter), ukuran kertas A4, spasi 1.5, jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 12, rata kiri (align text to the left);
8. Artikel dikirim melalui email, disertai identitas pribadi (termasuk nomor telepon yang mudah dihubungi), ke alamat:
luthfiati@pnri.go.id This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it dan cc.
lpaki_2010@yahoo.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it dan luthfiatimakarim@ymail.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it Subject: Naskah (nama peserta) LPAKI 2010
9. Artikel harus sudah diterima Panitia selambat-lambatnya hari Selasa, 31 Agustus 2010 (tanggal kirim email);
10. Panitia tidak melayani surat-menyurat;
11. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat;
12. Artikel pemenang menjadi milik Perpustakaan Nasional RI;
13. Artikel pemenang akan dimuat di majalah Visi Pustaka serta dimasukkan ke dalam web resmi
14. Perpustakaan Nasional RI www.pnri.go.id;
15. Pemenang lomba akan diumumkan di web pnri www.pnri.go.id pada pekan ke-2 atau ke-3 Oktober 2010; Jika di kemudian hari pemenang diketahui melanggar UU Hak Cipta maka kemenangan peserta akan digugurkan dan peserta wajib mengembalikan hadiah kepada Panitia.

KRITERIA PENILAIAN
1. Keaslian ide;
2. Pemahaman terhadap tema dan topik;
3. Kekayaan informasi;
4. Ketepatan menganalisis atau menafsirkan permasalahan;
5. Kekuatan data, fakta dan argumentasi dengan menyebutkan sumber rujukan yang jelas;
6. Bahasa yang digunakan baik dan benar namun tetap komunikatif dan mudah dipahami.

HADIAH PEMENANG
Juara 1: Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah) dan piagam penghargaan;
Juara 2: Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) dan piagam penghargaan;
Juara 3: Rp. 3.000.000,- (Tiga juta rupiah) dan piagam penghargaan;
Juara Harapan 1: Rp.2.000.000, (Dua juta rupiah) dan piagam penghargaan;
Juara Harapan 2: Rp.1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah) dan piagam penghargaan;
Juara Harapan 3: Rp.1.000.000,- (Satu juta rupiah) dan piagam penghargaan.

Belanja Buku

Belanja BukuYogyakarta — Bagi seorang pustakawan atau pemabuk buku, ke toko buku mestinya menjadi kebiasaan. Menjadi sesuatu yang wajar. Tak usah dihitung saking berkali-kalinya belanja buku.

Kali ini saya mungkin akan lebih sering terkait dengan penambahan koleksi di perpustakaan Indonesia Buku bernama “gelaranibuku”.

Tas belanja kali ini hanya 6 judul. Di Taman Pintar Yogya. Saya sudah mencatat daftar belanja: 4 buku tentang buku dan tokoh. Tapi tak ketemu dua dan bertambah daftar liar yang tak ada dalam rencana, bahkan dalam kelebatan pikiran sekalipun.

1. Saya dan Mas Harto: Memoar Romantika Probosutedjo karya Alberthiene Endah. Penjelasan dikit ya. Buku ini dibeli karena Indonesia Buku salah satu fokus kajiannya adalah tokoh dan lebih spesifik adalah studi presiden dan lingkaran dalamnya. Tadi, ingin beli juga Pak Beye dan Istananya yang baru terbit. Tapi ditunda dulu. Kapan-kapan.

2. Adat dan Politik Indonesia karya Jamie S Davidson. Ini buku tak ada dalam rencana. Tapi karena perpustakaan Indonesia Buku tersedia rak “Region” untuk studi kawasan, maka masuk tas belanja juga. Ini buku kompilasi studi para indonesianis tentang praktik hukum adat yang berbenturan dengan hukum-hukum lain di Indonesia. Ini nama-nama mereka yang terlibat menyumbang artikel: David Henley, Jamie Davidson, C Fasseur, Peter Burns, David Henley, David Bourchier, Daniel Fitzpatrick, Gerry van Klinken, Carol Warren, Renske Biezeveld, Jamie S Davidson, Maribeth Erb, Sandra Moniaga, Greg Acciaioli, Tania M Li. Satu-satunya penulis lokal yang ikut adalah Arianto Sangaji.

3. Penghancuran Gerakan Perempuan: Politik Seksual di Indonesia Pascakejatuhan PKI karya Saskia E. Wieringa. Tak masuk dalam daftar belanja, tapi perlu dikoleksi. Buku ini pernah diterbitkan oleh Kalyanamitra dan kini oleh Galangpress. Buku ini masuk tas belanja karena perpustakaan menyiapkan rak khusus untuk kajian-kajian dengan tema ini.

4. Dua Abad Penguasaan Tanah: Pola Penguasaan Tanah Pertanian di Jawa dari Masa ke Masa. Tak masuk dalam daftar belanja, tapi perlu dikoleksi. Selain untuk studi kawasan, juga terkait dengan kajian kritis yang juga mendapatkan tempat dalam perpustakaan. Buku ini memuat sejumlah esai penting tentang agraria. Antara lain karya Onghokham, Hiroyoshi Kano, D.H. Burger, Selo Sumardjan, Svein Aass, Justus M van der Kroef, Margo L Lyon, MM Billah, Loehoer Widjadjanto, Aries Kristyanto, Gunawan Wiradi, Usep Setiawan, Noer Fauzi, S.M.P. Tjondronegoro.

5. Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng karya Jostein Gaarder. Sudah berkali-kali buku ini dibeli, tapi tetap menguap entah ke mana. Kali ini dibeli lagi untuk menambah koleksi novel-novel yang membahas dunia pengarang.

6. Cinta Pertama karya Ivan Turgenev. Tak ada dalam daftar belanja. Entah kenapa juga meloncat dalam tas belanja. Buku lama yang diterbitkan ulang Pustaka Jaya. Pertama kali terbit tahun 1972. Artinya, saya belum lahir.

Taman Pintar, 12 Agustus 2010 (waktu sore)

(Muhidin M Dahlan)

Berkunjung ya….. GELARANIBUKU, Jl Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Yogyakarta, email: redaksi@indonesiabuku.com. Untuk sementara masih buka antara Jam 8.00 – 17.00

Buku tentang Buku (Nulis-Baca)

Buku Buku BukuGelaranibuku adalah nama perpustakaan Indonesia Buku. Perpustakaan komunitas ini berada di empat kota utama: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Namun untuk tahun 2010, buku yang terkatalog masih yang berada di Yogyakarta. Kami membagi tema buku menjadi sembilan dan beberapa studi khusus. Salah satu studi khusus kami adalah dunia buku. Karena itu, biblio yang kami sediakan itu juga terpaut dengan studi itu. Buku-buku tentang buku yang tersedia dan terkatalog di Gelaranibuku Yogyakarta meliputi buku panduan menulis dan membaca, catatan harian, esai-esai, kisah-kisah tokoh, kronik isu-isu perbukuan, dan seterusnya. Datang dan kunjungi ya. Ada ribuan buku dengan tema-tema khusus.

1981: Mengarang Itu Gampang, Arswendo Atmowiloto, PT Gramedia
1983: Catatan Seorang Demonstran, Soe Hok Gie, LP3ES
1983: Menulis dalam Air, Rosihan Anwar, Sinar Harapan
1994: Buku Harian Zlata: Jeritan Seorang Anak Bosnia, Zlata Filpovic, Gramedia
1995: A Gentle Madness:Bibliophiles, Bibliomadnes,and the Eternal Passion for Books, Nicholas A. Basbanes, Henry Holt
1995: Bagaimana Mempertimbangkan Artikel Opini untuk Media Massa, Ashadi Siregar & I Made Suarjana (peny), Kanisius
1998: The Hidden Writer: Diaries and the Creative Life, Alexandra Johnson, Anchor Books
1999: Buku dalam Indonesia Baru, Alfons Taryadi (ed), Yayasan Obor Indonesia
2000: Elegi Gutenberg: Memposisikan Buku di Era Cyberspace, Putut Widjanarko , Mizan
2000: Hidup Matinya Seorang Pengarang: Esai tentang Kepengarangan, Toeti Herati (ed), Yayasan Obor Indonesia
2000: How to Start and Run a Writing & Editing Business: Memulai dan Mengelola Bisnis Tulisan dan Penyuntingan, Herman Holtz, Grasindo
2000: Les Mots, Kata-Kata, Jean Paul Sartre, Gramedia
2000: The Island of Lost Map: A True Story of Cartographic Crime, Miles Harvey,  Random House
2001:  Musyawarah Buku: Menyusuri Keindahan Islam dari Kitab ke Kitab, Khaled Abou el Fadl, Serambi
2001: 99 Cara Menjadikan Anak Anda Bergairah Menulis, Mary Leonanhardt, Penerbit Kaifa
2001: Buku-Buku Pengubah Sejarah, Robert B Downs, Terawang Press
2001: Mengikat Makna: Mengubah Paradigma Membaca dan Menulis secara Radikal, Hernowo, Penerbit Kaifa
2001: Menulis Buku Nonfiksi, Wishnubroto Widarso, Kanisius
2001: Menulis dengan Emosi: Panduan Empatik Mengarang Fiksi, Carmel Bird, Kaifa
2002: 99 Cara Menjadikan Anak Anda “Keranjingan” Membaca, Mary Leonanhardt, Penerbit Kaifa
2002: Agar Menulis-Mengarang Bisa Gampang, Andrias Harefa, PT Gramedia Pustaka Utama
2002: Dari Buku ke Buku: Sambung Menyambung Menjadi Satu, P Swantoro, KPG
2002: Il Postino, Antonio Skarmeta, akubaca
2002: Ketika Diam Bukan Emas: Berbicara dan Menulis sebagai Terapi, James W. Pennebaker, Mizan
2002: Kuasai Lebih Cepat Buku Pintar Accelerated Learning, Collin Rose, Kaifa
2002: Menggagas Buku: Langkah Efektif dan Praktis Menuliskan Gagasan Anda ke Dalam Buku, Bambang Trimansyah, Bunaya
2002: Menulis Itu Indah: Pengalaman Para Penulis Dunia, Ade Ma’ruf (penerjemah dan editor), Jendela
2002: Saudagar Buku dari Kabul, Asne Seierstad, Qanita
2003: Berguru kepada Sastrawan Dunia, Josip Novakovich, Kaifa
2003: Catatan Harian Anne Frank, Anne Frank, Jalasutra
2003: Yuk, Nulis Cerpen Yuk, Mohammad Diponegoro, Neosantri
2004: Andai Buku Itu Sepotong Pizza, Hernowo, Penerbit Kaifa
2004: Berani Berekspresi a.k.a Aku Bisa Menulis! Buku Meditasi untuk Para Penulis, Susan Shaughnessy, Mizan Learning Centre
2004: Bukuku Kakiku, St Sularto, Wandi S Brata, Pax Benedanto (Ed), Gramedia
2004: Creative Writing: 72 Jurus Seni Mengarang, Naning Pranoto, PT Primadia Pustaka
2004: Dunia Kata: Mewujudkan Impian Menjadi Penulis Brilian, M Fauzil Adhim, DAR!Mizan
2004: Instant Expert: Collecting Books, Matthew Budman, Random House
2004: Langkah Mudah Membuat Buku yang Menggugah, Hernowo, Mizan Learning Centre
2004: Membangkitkan Roh Menulis Artikel, Nurudin, Cespur
2004: Membuat Anak Gila Membaca, Mohammad Fauzil Adhim, Al-Bayan Mizan
2004: Quantum Writing: Cara Cepat nan Bermanfaat untuk Merangsang Munculnya Potensi Menulis, Hernowo, Mizan Learning Centre
2004: Speed Reading: Sistem Membaca Cepat dan Efektif, Soedarso, Gramedia, Cet 11
2005: Gairah Menulis: Panduan Menerbitkan Buku untuk Penulis Pemula, Lasa Hs, Alinea
2005: Inspiring Words: Kata-Kata Penggugah, Mohammad Fauzil Adhim, Proyou
2005: Menulis Nggak Perlu Bakat, Among Kurnia Ebo, mu:3 books
2005: Panduan Praktis Menulis Skenario dari Iklan sampai Sinetron, Enang Rokajat Asura, Penerbit ANDI
2005: Quantum Reading: Cara Cepat nan Bermanfaat untuk Merangsang Munculnya Potensi Membaca, Hernowo, Mizan Learning Centre
2005: Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller, Edy Zeqeus, Gradien Books
2005: Saya Bermimpi Menulis Buku, Bambang Trim, Kolbu
2005: Senyum untuk Calon Penulis, Eka Budianta, Alvabet
2005: Sukses Bisnis Modal Dengkul, Mas’ud Chasan, Pustaka Pelajar
2006: Catatan Anak Sarajevo, Nadja Halilbegovich, Kanisius
2006: Creative Writing: Tips dan Strategi Menulis Cerpen dan Novel, AS Laksana, Media Kita
2006: From Diary to be Story: Mengubah Buku Harian jadi Cerita Fiksi, Naning Pranoto, Penebar Plus+
2006: Proses Kreatif, Eka Kurniawan dkk, ON/OFF
2006: Read-Aloud Handbook: Mencerdaskan Anak dengan Membacakan…, Jim Trelease, Hikmah
2007: Chicken Soup for the Writer’s Soul, Jack Canfield, Mark V Hansen, Bud Gardner, Gramedia Pustaka Utama
2007: Declare!: Kerja Penerbit Jogja (1998-2007), Adhe, Komunitas Penerbit Jogja
2007: Leaving Microsoft to Change the World: Kisah Menakjubkan Seorang Pendiri 3600 Perpustakaan di Asia, John Wood, Bentang Pustaka
2008: Cara Asyik Menjadi Penulis Beken, Aguk Irawan, ARTI
2008: Indonesia di Panyingkul, Pilihan Kabar Orang Biasa 2007-2008, Panyingkul!
2008: Lekra Tak Membakar Buku, Rhoma Dwi Aria Yuliantri & Muhidin M Dahlan, Merakesumba (khususnya Bab IX)
2009: Dewey: Kucing Perpustakaan Kota Kecil…., Vicki Myron dan Bret Witter, Serambi
2009: Libri di Luca, Mikkel Birkegaard, Serambi
2009: Para Penggila Buku: Seratus Catatan di Balik Buku, Diana AV Sasa, IBOEKOE & dbuku
2010: The Man Who Loved Books Too Much, Allison Hoover Bartlett, Pustaka Alvabet

GELARANIBUKU, Jl Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Yogyakarta, email: redaksi@indonesiabuku.com. Untuk sementara masih buka antara Jam 8.00 – 17.00

LOMBA PENULISAN KEBENCANAAN 2010

LOMBA PENULISAN KEBENCANAAN
BAGI WARTAWAN DAN PENULIS
TAHUN 2010

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerjasama dengan Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Mapiptek) mengadakan lomba penulisan kebencanaan bagi wartawan dan penulis. Tahun 2010 merupakan tahun ketiga penyelenggaraan lomba tersebut. Lomba ini bertujuan untuk menggugah dan mengembangkan minat menulis tentang masalah bencana pada wartawan dan penulis. Kompetisi ini secara tidak langsung dapat meningkatkan penyebaran informasi kebencanaan kepada masyarakat di Indonesia.

TEMA PENULISAN:

Membangun Kota yang Tangguh terhadap Bencana

Sub tema (dapat dipilih salah satu dari beberapa pilihan berikut):
1. Meningkatkan pengetahuan untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana di perkotaan;
2. Upaya pengurangan resiko atau dampak negatif bencana di perkotaan;
3. Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat perkotaan dalam menghadapi bencana;
4. Membangun ketangguhan kota dan masyarakatnya dalam menghadapi bencana.

PESERTA LOMBA:

• Wartawan media cetak dan online

• Penulis di media cetak dan online

KRITERIA LOMBA

1. Terbuka untuk semua wartawan Indonesia, yang dibuktikan dengan fotocopy identitas wartawan, dan penulis disertai fotocopy KTP.

2. Naskah sudah harus diterbitkan di media cetak dan online mulai 01 Desember 2009 sampai 30 September 2010.
3. Setiap peserta dapat mengirimkan lebih dari satu materi publikasi (masing-masing rangkap 3) yaitu dalam bentuk daftar tulisan dan fotocopy kliping tulisan.
4. Panitia berhak menggunakan karya tersebut untuk keperluan publikasi dan promosi pihak penyelenggara.
5. Keputusan dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
6. Batas akhir penerimaan naskah tanggal 1 Oktober 2010 (sudah diterima panitia).
7. Naskah dikirim ke:

PANITIA LOMBA KARYA TULIS KEBENCANAAN
SEKRETARIAT MAPIPTEK
Press Room, Gedung II BPPT Lt. Dasar
Jl MH Thamrin No. 8 – Jakarta 10340
Telp/Faks. 021-3169077
e-mail: mapiptek@cbn.net.id, mapiptek@yahoo.com

HADIAH


– Juara I : Uang Rp 10.000.000 + Plakat + Piagam

– Juara II : Uang Rp 8.000.000 + Plakat + Piagam
– Juara III : Uang Rp 6.000.000 + Plakat + Piagam
Pengumuman dan penyerahan hadiah direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2010.

KRITERIA PENILAIAN

– Orisinal
– Publikasi di media massa cetak umum dan media online
– Publikasi sesuai jangka waktu yang ditetapkan
– Kesesuaian naskah dengan tema lomba
– Penggunaan EYD
– Naskah berisi solusi dan analisa
– Kuantitas penulisan sesuai tema/sub tema
– Gaya bahasa dan deskripsi
– Peliputan investigasi

Jakarta, Mei 2010

Panitia Lomba

SEKRETARIAT MAPIPTEK
Press Room, Gedung II BPPT Lt. Dasar
Jl MH Thamrin No. 8 – Jakarta 10340
Telp/Faks. 021-3169077
e-mail: mapiptek@cbn.net.id, mapiptek@yahoo.com

Lokakarya Penulisan Seni Rupa

ruangrupaLokakarya penulisan seni rupa dan budaya visual akan kembali diadakan oleh Ruangrupa. Ini merupakan lokakarya penulisan yang ketiga setelah diadakan pada 2008 dan 2009 lalu.

Lokakarya akan berlangsung sejak Senin, 14 Juni –s/d– Sabtu, 26 Juni 2010 mulai pukul 10.00 pagi sampai pukul 16.00 petang, dengan durasi aktif lokakarya selama sepuluh hari.

Acara lokakarya ini berupa pelatihan tentang penulisan seni rupa baik itu kritik, resensi maupun laporan jurnalisme serta kajian atas budaya visual. Lokakarya ini akan diisi dengan materi-materi yang berkaitan dengan seni rupa dan budaya visual serta kaitannya dengan isu-isu sosial dan politik. Pembicara yang akan menyampaikan materi selama lokakarya ini adalah penulis kritik seni, kurator, peneliti, seniman, jurnalis, aktivis kebudayaan dan pengajar filsafat.

Peserta untuk lokakarya ini dibatasi hanya 10 orang dengan usia 21 hingga 30  tahun dan diutamakan memiliki latar belakang pendidikan sosial-budaya yang beragam, namun punya minat yang kuat terhadap persitiwa seni dan budaya, khususnya senirupa dan budaya visual. Keragaman latar belakang ini penting untuk dapat membuka ruang-ruang perspektif yang lebih beraneka serta lapang di dalam memandang atau mengamati peristiwa karya senirupa dan budaya visual. Karena itu dalam aplikasi kesertaan setiap peserta diminta memberikan contoh tulisan mengenai budaya visual (atau praktik senirupa dalam lingkup yang luas) untuk dijadikan masukan awal bagi para mentor dalam menetapkan fokus yang diminati oleh peserta. Peserta lokakarya akan terdiri dari para pemerhati dan /atau pegiat budaya dari berbagai bidang dan disiplin ilmu. Peserta dapat mewakili dirinya sendiri maupun lembaga atau komunitas tempatnya bergiat dalam berbagai bidang kebudayaan dan sosial.

Persyaratan pendaftaran:

1. Usia peserta antara 21 – 30 tahun
2. Mengirimkan contoh tulisan (minimal 2 karya tulisan, bisa berupa esai, reportase, ulasan, fiksi, dll)
3. Mengirimkan CV
4. Pendaftar memiliki minat terhadap seni rupa atau budaya visual dan kaitannya dengan isu-isu sosial atau politik.

Kirimkan data-data persyaratan di atas ke: info@ruangrupa.org atau via pos ke ruangrupa, Jl. Tebet Timur Dalam Raya no.6, Jakarta 12820 selambat-lambatnya 10 Juni 2010.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi ruangrupa di:
(021) 830 4220
www.ruangrupa.org

Sumber: KOMPAS.COM, 18 Mei 2010

Web di Koran

Ini adalah publikasi pertama satu halaman web buku Indonesia Buku. Karena situs ini adalah situs dokumentasi, maka rekaman ini pun, apa boleh buat, masuk dalam bank dokumentasi seperti halnya teman-temannya yang lain. (Redaksi)

http://indonesiabuku.com/

MEREKAM PERISTIWA PERBUKUAN INDONESIA

Ada program pengadilan buku, menjadikan buku sebagai terdakwa.

Buku TuaAnda senang mengikuti perkembangan dunia sastra dan perbukuan di Indonesia? Jika ya, sepertinya Anda perlu “mengintip” situs web Indonesia Buku. Sesuai dengan namanya, situs web yang dapat diakses di alamat http://indonesiabuku.com ini memang berisi informasi dan catatan-catatan tentang dunia perbukuan di Indonesia.

Seperti yang tertulis di halaman Ihwal Kami, Indonesia Buku didirikan pada 23 April 2006 di Yogyakarta oleh beberapa orang, antara lain Taufik Rahzen, Galam Zulkifli, Dipo Andy Muttaqien, Eddy Susanto, dan Muhidin M. Dahlan. “Komunitas perbukuan” ini awalnya merupakan sayap Gelaran Budaya, sebuah galeri seni dan budaya yang didirikan pada akhir 1999 di Yogyakarta.

Komunitas ini didirikan untuk merekam kronik atau catatan berbagai peristiwa perbukuan yang pernah terjadi di Indonesia. Selain mengumpulkan peristiwa perbukuan dari tahun ke tahun, komunitas ini membuat catatan-catatan dan kritik, yang kemudian dituangkan ke situs web Indonesia Buku.

Situs web ini sejatinya sudah dipublikasikan tiga tahun yang lalu. Awalnya hanya berupa blog, tetapi karena informasi yang disajikan semakin banyak, Indonesia Buku akhirnya membuat situs web sendiri. Menurut salah satu pendirinya, Muhidin M. Dahlan, situs web Indonesia Buku pada awalnya dirancang sebagai tempat penyimpanan data informasi kronik perbukuan di Indonesia.

Namun tak hanya menyimpan data kronik perbukuan, kini Indonesia Buku juga memuat resensi, esai, bahkan liputan khusus soal dunia perbukuan yang terjadi di Tanah Air.

“Kami punya rencana besar membuat kronik perbukuan Indonesia selama dua abad, dari abad ke-20 sampai abad ke-21,” kata Muhidin, yang juga berperan sebagai Pemimpin Redaksi Indonesia Buku. Rencana tersebut diakuinya sangat ambisius.

Agar rencana tersebut bisa tercapai, setiap hari pihaknya melakukan pemutakhiran informasi berbagai peristiwa perbukuan yang terjadi. Indonesia Buku juga melakukan penelusuran dan penggalian resensi-resensi yang pernah ditulis sejak awal abad ke-20.

Salah satu resensi buku lama yang diangkat kembali oleh Indonesia Buku adalah Satu Abad Kartini (1879-1979), yang ditulis oleh Aristides Katoppo, yang resensinya ditulis di majalah Tempo edisi 12 Mei 1978. Resensi lawas ini diposting kembali pekan lalu, bertepatan dengan Hari Kartini, yang jatuh pada 21 April.

Tapi bukan berarti Indonesia Buku cuma jadi pengumpul resensi lama yang pernah ditulis. “Kami juga meresensi sendiri buku-buku lama maupun baru,” ujar pria berusia 32 tahun ini kepada iTempo pekan lalu.

Hal menarik lain yang ada di Indonesia Buku adalah program “pengadilan buku”. Pengadilan dalam program ini mirip pengadilan yang sebenarnya. Bedanya, sementara pada pengadilan sebenarnya yang diadili adalah manusia, di pengadilan ini bukulah yang menjadi terdakwa.

Buku-buku yang diajukan ke sidang bakal didakwa alias “dikuliti” luar-dalam oleh para anggota dewan buku dari Indonesia Buku. Dewan penilai ini berperan sebagai jaksa penuntut buku sekaligus hakim yang akan menentukan apakah sebuah buku layak dibaca atau tidak. Persidangan biasanya dilakukan dua kali dalam sebulan. “Karena baru seumur jagung, baru enam buku yang kami sidangkan.”

Muhidin sendiri berperan sebagai panitera yang menyediakan buku serta membuat berita acara pemeriksaan yang akan diposting di situs Indonesia Buku. “Program ini dibuat karena buku bukanlah sebuah benda suci atau tak dapat diutak-atik,” kata Muhidin, yang masih aktif berprofesi sebagai penyunting.

Hasilnya, buku yang disidangkan bisa saja divonis sebagai buku yang layak baca atau sebaliknya, dianggap buku “rombengan” alias tidak mutu. Meski disidangkan, pihaknya mempersilakan pengarang buku membuat pleidoi atau pembelaan layaknya sidang sebenarnya.

Pihaknya menetapkan kriteria buku yang bisa diresensi atau disidangkan di Indonesia Buku. Kriteria utamanya adalah harus buku Indonesia atau buku terjemahan tapi tetap membahas Indonesia. Buku yang bisa disidangkan juga tak harus selalu buku yang memicu pro-kontra di masyarakat, atau karya dari penulis terkenal. “Kita ambil tengah-tengahnya,” kata lulusan IKIP Yogyakarta ini.

Selain membuat kronik perbukuan, pihaknya berencana melobi pemerintah agar dapat menerbitkan buku-buku yang usianya sudah lebih dari 50 tahun ke dalam versi digital. Tapi, kata ayah dua anak itu, jika pemerintah sudah melakukannya, pihaknya tak akan bersaing.

Sumber: Koran Tempo, 1 Mei 2010

[LOMBA]MENGULAS KARYA SASTRA (LMKS) 2010

MOTTO

Menyelami Sastra, meningkatkan tradisi membaca-menulis dan memperluas cakrawala bangsa.


PERSYARATAN PESERTA

1. Peserta adalah guru SMA/SMK/MA

2. Belum pernah menjadi pemenang LMKS sebelumnya.

PERSYARATAN TULISAN
1. Tulisan adalah karya asli dan belum pernah dipublikasikan di media manapun.
2. Bentuk ulasan dapat berupa esai dengan penyajian yang jelas, enak dibaca dan ditunjang kepustakaan yang memadai.
3. Panjang tulisan 5-20 halaman kuarto, 1,5 spasi (1500-6000 kata).
4. Tulisan merupakan ulasan terhadap salah satu buku sastra yang telah ditetapkan (lihat daftar).
5. Peserta diharuskan mengulas sebuah buku sastra secara utuh, tidak hanya satu puisi/cerpen. Membandingkan dengan karya lain diizinkan.
6. Peserta boleh mengirim lebih dari 1 (satu) naskah, dengan catatan hanya 1 (satu) naskah terbaik yang akan dipertimbangkan menjadi pemenang.
7. Di halaman akhir tulisan (halaman terpisah), ditulis identitas dan alamat lengkap penulis serta no. telepon/HP yang dapat dihubungi.

PENGIRIMAN TULISAN

1. Tulisan sebanyak 3 rangkap dimasukan amplop, pada bagian luar ditulis “LMKS PROGRAM REGULER 2010” diantar langsung atau dikirim paling lambat tanggal 22 Juni 2010 (stempel pos).

2. Tulisan dikirim ke alamat:
Kementerian Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kegiatan Pembinaan Pendidikan Estetika pada Subag RT, Bagian Umum, Set Ditjen Mandikdasmen, Kompleks Kemendiknas Senayan Gedung E Lantai 5, Jl. Jend. Sudirman, Senayan, Jakarta 10270.

PENGUMUMAN PEMENANG

1. Panitia akan memilih 15 peserta terbaik untuk mengikuti seleksi final di Jakarta.

2. Selama mengikuti seleksi final di Jakarta, panitia menyediakan biaya transportasi dan akomodasi.
3. Pemenang LMKS 2010 akan diumumkan pada tanggal 10 Oktober 2010.

HADIAH

1. Panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai sebagai berikut:

– Pemenang 1 Rp6.500.000,-
– Pemenang 2 Rp6.000.000,-
– Pemenang 3 Rp5.500.000,-
– Pemenang 4 Rp5.000.000,-
– Pemenang 5 Rp4.500.000,-
– Pemenang 6 s.d. 10 Rp4.000.000,-
– Pemenang 11 s.d. 15 Rp3.500.000,-

2. Pajak hadiah sebesar 15% (PPH psl 21) ditanggung pemenang.


3. Kepada semua peserta akan diberikan piagam penghargaan.


KETENTUAN PANITIA

1. Kementerian Pendidikan Nasional berhak menerbitkan dan menggandakan naskah yang terpilih.

2. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

LAIN-LAIN

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi panitia penyelenggara:


Kegiatan Pembinaan Pendidikan Estetika Jakarta Subag RT,

Bagian Umum Set Ditjen Mandikdasmen.
Telp. (021) 5725616, atau 57851730
Email : estetika.mandikdasmen@yahoo.co.id
Website: http://depdiknas.go.id

BERIKUT INI DAFTAR PILIHAN BUKU UNTUK DIULAS OLEH PESERTA LMKS 2010:

PUISI:

99 untuk Tuhanku, Emha Ainun Nadjib
Aku Ini Binatang Jalang, Chairil Anwar
Asmaradana, Goenawan Muhammad
Ayat-ayat Api, Sapardi Djoko Damono
Derai-derai Cemara, Chairil Anwar
Diterbangkan Kata-Kata, Agus R. Sarjono
Dunia Semata Wayang, Iman Budhi Santoso
Efrosina, Cecep Syamsul Hari
Empat Kumpulam Sajak, WS Rendra
Garam-Garam Hujan, Jamal D. Rahman
Hujan Bulan Juni, Sapardi Djoko Damono
“Indonesia, Masihkah Engkau Tanah Airku, Husni Djamaluddin”
Indonesiaku, Hamid Jabbar
Kalung Dari Teman, Afrizal Maina
Kepada Cium, Joko Pinurbo
Kolam, Sapardi Djoko Damono
Kota Cahaya, Isbedy Stiawan ZS
Lautan Jilbab, Emha Ainun Nadjib
Luang Prahang, Adul Hadi WM
Madura Akulah Darahmu, D. Zawawi Imron
Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia, Taufiq Ismail
Menjadi Penyair Lagi, Acep Zam-zam Noor
Mimpi Gugur Zaitun, Dorothea Rosa Herliany
Tirani dan Benteng, Taufik Ismail
Nyanyian dalam Kelam, Sutikno WS
Nyanyian Tanah Air, Saini KM
O Amuk Kapak, Sutardji Calzoum Bachri
Padamu Jua, Amir Hamzah
Potret Pembangunan dalam Sajak, WS Rendra
Puisi-puisi dari Penjara, S. Anantaguna
Reruntuhan Cahaya, Jamal D. Rahman
Secangkir Teh, Sono Farid Maulana
Sembahyang Rumputan, Ahmadun Yosi Herfanda
Sebelum Senja Selesai, Moh. Wan Anwar
Patiwangi, Oka Rusmini
Suatu Cerita dari Negeri Angin, Agus R. Sardjono

CERPEN:

Adam Ma’rifat, Danarto
Antara Wilis dan Gunung Kelud, Toha Mohtar
Bali, Putu Wijaya
Berhala, Danarto
Bibir dalam Pispot, Hamsad Rangkuti
Bidadari Meniti Pelangi, S. Prasetyo Utamo
Blok, Putu Wijaya
Bromocorah, Mochtar Lubis
Bunga Jepun, Putu Fajar Arcana
Godlob, Danarto
Hampir Sebuah Subversi, Kuntowijoyo
Hikayat Batu-Batu, Taufik Ikram Jamil
Hujan Menulis Ayam, Sutardji Chalzoum Bachri
Kali Mati, Joni Ariadinata
Kayu Naga, Korrie Layun Rampan
Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta, Gus tf Sakai
Kritikus Adinan, Budi Darma
Kuda Terbang Mario Pinto, Lina Christanty
Lebaran di Karet, Umar Kayam
Malaikat Tak Datang Malam Hari, Joni Ariadinata
Mandi Api, Gde Soethama
Membaca Hang Jebat, Tufik Ikram Jamil
Membunuh Orang Gila, Sapardi Djoko Damono
Menuju Kamar Durhaka, Utuy Tatang Sontani
Orang Sakit, Hudan Hidayat
Orang-orang Bloomington, Budi Darma
Parang Tak Berulu, Raudal Tanjung Banua
Rumah Kawin, Zen Hae
Saksi Mata, Seno Gumira Ajidarma
Sampah Bulan Desember, Hamsad Rangkuti
Sang Artis, Rosihan Anwar
Sebatang Ceri Di Halaman, Fakhrunnas MA. Jabbar
Senapan Cinta, Kurnia Effendi
Senyum Karyamin, Ahmad Tohari
Sepasang MAut, Wan Anwar
Si PAdang, Harris Effendi TAhar
Tegak Lurus dengan Langit, Iwan SImatupang

NOVEL:

Anak Semua Bangsa, Pramoedya Ananta Toer
Ayat-ayat Cinta, Habiburahman Al Syirazy
Bulan Susut, Ismet Fanany
Bulang Cahaya, Rida K. Liamsi
Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer
Burung-burung Manyar, YB Mangunwijaya
Ca-bau-kan, Remy Silado
Cantik Itu Luka, Eka Kurniawan
Di Batas Angin, Yanusa Nugroho
Gadis Tangsi, Suparto Brata
Geni Jora, Abidah El – Khailiegy
Gerhana, AA Navis
Harimau! Harimau!, Mochtar Lubis
Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa, YB Mangunwijaya
Jejak Langkah, Pramoedya Ananta Toer
Kalatidha, Seno Gumira Ajidarma
Ketika Lampu Berwarna Merah, Hamsad Rangkuti
Kitab Omong Kosong, Seno Gumira Ajidarma
Laskar Pelangi, Andrea Hirata
Maut dan Cinta, Mochtar Lubis
Manyora, Yanusa Nugroho
Naga Bumi, Seno Gumira Ajidarma
Namaku Tiweraut, Ari Sekarningsih
Olenka, Budi Darma
Orang-Orang Proyek, Ahmad Tohari
Pada Sebuah Kapal, Nh Dini
Pasar, Kuntowijoyo
Perang, Putu Wijaya
Perempuan Berkalung Sorban, Abidah El Khalieqy
Rumah Kaca, Pramoedya Ananta Toer
Sedimen Senja, SN RAtmana
Tabularasa, Ratih Kumala
Tamu, Wisran HAdi
TAngan-tangan Kehidupan, Titis Basino PI
Wasripin dan Satinah, Kuntowijoyo
Ziarah, Iwan Simatupang

DRAMA:

Aduh, Putu Wijaya
Alia Luka Serembi Mekah, Ratna Sarumpaet
Atas Nama Cinta, Agus R. Sarjono
Awal dan Mira, Utuy Tatang Santony
Dag Dig Dug, Putu Wijaya
Empat Sandiwara Orang Melayu, Wisran Hadi
Iblis, Mohammad Diponegoro
Kapai-Kapai, Arifin C. Noer
Ken Arok, Saini KM
Mahkamah, Asrul Sani
Malam Jahanam, Montinggo Busye
Opera Kecoa, Nano Riantiarno
Orkes Madun, Arifin C. Noer
Panembahan Reso, Rendra
Sekelumit Nyanyian Sunda, Nasjah Djamin
Serikat KAcamata Hitam, Saini KM
Suksesi, N Riantiarno
“5 Naskah Drama Pemenang Sayembara Dewan Kesenian Jakarta 2003”

Lomba Resensi Buku Sisi Gelap Pemilu 2009

Penerbit Rumah Demokrasi mengundang penulis untuk meresensi buku

Sisi Gelap Pemilu 2009, Potret Aksesori Demokrasi Indonesia’ karya Ramdansyah.
Tiga resensi terbaik akan mendapatkan reward total sebesar 1 juta rupiah dari penerbit Rumah Demokrasi.

Dewan juri dari tim Rumah Demokrasi.
buku bisa di dapat di toko buku se Indonesia,
Info lebih lanjut dan pemesanan buku melalui  SMS ke no 081578054879

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan