-->

Arsip Literasi dari Sewon Toggle

Koleksi Salman Rushdie

Bagi kita yang beragama baik-baik dan pemeluk sebuntal iman yang kukuh, mungkin orang Anglo-India ini bukan tipikal sastrawan yang patut ditiru. Tak juga saya, walau akhirnya terpesona dengannya. Di buku Satanic Verses itu ia seenaknya membabat dan menabrak pakem apa pun dalam agama: sejarah kenabian, pelintiran nama-nama suci, memfanakan eksistensi malaikat dan Tuhan, dan seterusnya.
Bukankah mestinya sastrawan dengan nafiri dan gendang kesusastraannya terus mendendangkan dan menabuhkan ruh-ruh agama agar spiritualitas pembaca bisa terpapah menuju Tuhan. Tampaknya Rushdie memang bukanlah tipikal “sastrawan lurus”, “sastrawan islami”, “sastrawan sufi” atau apa pun sebutan keren untuk sastrawan berkarya dengan napas demikian. Rushdie justru berada pada titik yang sebaliknya. Mempertanyakan semua yang lurus, mempermainkan semua yang dianggap benar, atau bahkan merubuhkannya kalau perlu jika “kebenaran” dan semua yang “lurus” itu dirasa malah membekukan imajinasi.
Bacalah, The Satanic Verses (1988), dan kalian akan menyaksikan sirkuit kenakalan yang luar biasa dahsyatnya. Sebuah novel yang membuat hidupnya berenang dalam paranoida yang genting dan terjerat dalam insomnia tanpa jeda.
The Satanic Verses http://katalog.indonesiabuku.com/index.php?p=show_detail&id=373
Midnight’s Children http://katalog.indonesiabuku.com/index.php?p=show_detail&id=372
Rambut Sang Nabi http://katalog.indonesiabuku.com/index.php?p=show_detail&id=350
East West http://katalog.indonesiabuku.com/index.php?p=show_detail&id=1433
Menulis Itu Indah: Pengalaman Para Penulis Dunia (Kumpulan Esai Pesohor, Termasuk Kisah Salman Rushdie) http://katalog.indonesiabuku.com/index.php?p=show_detail&id=1594
Kunjungi Perpustakaan Indonesia Buku, Jl Patehan Wetan No 3, Alun-Alun Selatan, Kraton Yogyakarta. Buka dari Jam 10.00 Pagi sampai dengan 10.00 malam.

SalmanBagi kita yang beragama baik-baik dan pemeluk sebuntal iman yang kukuh, mungkin Salman Rushdie, pengarang  Anglo-India ini bukan tipikal sastrawan yang patut ditiru. Di buku Satanic Verses itu, misalnya, ia seenaknya membabat dan menabrak pakem apa pun dalam agama: sejarah kenabian, pelintiran nama-nama suci, memfanakan eksistensi malaikat dan Tuhan, dan seterusnya.

Bukankah mestinya sastrawan dengan nafiri dan gendang kesusastraannya terus mendendangkan dan menabuhkan ruh-ruh agama agar spiritualitas pembaca bisa terpapah menuju Tuhan. Tampaknya Rushdie memang bukanlah tipikal “sastrawan lurus”, “sastrawan islami”, “sastrawan sufi” atau apa pun sebutan keren untuk sastrawan berkarya dengan napas demikian. Rushdie justru berada pada titik yang sebaliknya. Mempertanyakan semua yang lurus, mempermainkan semua yang dianggap benar, atau bahkan merubuhkannya kalau perlu jika “kebenaran” dan semua yang “lurus” itu dirasa malah membekukan imajinasi.

Bacalah, The Satanic Verses (1988), dan kalian akan menyaksikan sirkuit kenakalan yang luar biasa dahsyatnya. Sebuah novel yang membuat hidupnya berenang dalam paranoida yang genting dan terjerat dalam insomnia tanpa jeda.

Tapi Rushdie bukan hanya The Satanic Verses, tapi juga beberapa karyanya, baik novel, cerpen, maupun esei. Beberapa di antaranya ada dalam koleksi Perpustakaan Indonesia Buku.

  1. The Satanic Verses
  2. Midnight’s Children (Original maupun Terjemahan Serambi)
  3. Rambut Sang Nabi
  4. East West
  5. Menulis Itu Indah: Pengalaman Para Penulis Dunia (Kumpulan Esai Ihwal Pesohor, Termasuk Kisah Salman Rushdie)

Kunjungi Perpustakaan Indonesia Buku, Jl Patehan Wetan No 3, Alun-Alun Selatan, Kraton Yogyakarta. Buka dari Senin-Sabtu, pukul 10.00 pagi sampai dengan 10.00 malam. Dan setiap Sabtu Malam Pukul 08.00 (Bakda Isya) ada pemutaran film buku oleh Cine Book Club (Dapatkan door prize, berupa tiket masuk bioskop).

Koleksi Ki Ageng Suryomentaram

Ki agengPostingan ini ada karena Anton Dwisunu Hanung Nugrahanto mengunggah catatan tentang Ki Ageng Suryomentaram. Beberapa kutipan catatan Anton itu:

… Pada suatu ketika Pangeran Suryomentaram merasa menemukan jawaban bahwa yang menyebabkan ia tidak pernah bertemu orang, adalah karena hidupnya terkurung di lingkungan kraton. Hal itulah yang menyebabkan ia merasa tidak betah lagi tinggal dalam lingkungan kraton. Penderitaannya semakin mendalam dengan kejadian-kejadian sedih yang terjadi secara berturutan yaitu: * Patih Danurejo VI, kakek yang memanjakannya, diberhentikan dari jabatan patih dan tidak lama kemudian meninggal dunia. * Ibunya dicerai oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VII dan dikeluarkan dari kraton, kemudian diserahkan kepada dirinya. * Istri yang dicintainya meninggal dunia dan meninggalkan putra yang baru berusia 40 hari.

… Pada tahun 1921 ketika Pangeran Suryomentaram berusia 29 tahun, Sri Sultan Hamengku Buwono VII mangkat. Dia ikut mengantarkan jenazah ayahandanya ke makam Imogiri dengan mengenakan pakaian yang lain daripada yang lain. Para Pangeran mengenakan pakaian kebesaran kepangeranan, para abdi dalem mengenakan pakaian kebesarannya sesuai dengan pangkatnya, Pangeran Suryomentaram memikul jenazah sampai ke makam Imogiri sambil mengenakan pakaian kebesarannya sendiri yaitu ikat kepala corak Begelen, kain juga corak Begelen, jas tutup berwarna putih yang punggungnya ditambal dengan kain bekas berwarna biru sambil mengempit payung Cina.

Dalam perjalanan pulang ia berhenti di Pos Barongan membeli nasi pecel yang dipincuk dengan daun pisang, dimakannya sambil duduk di lantai disertai minum segelas cao. Para pangeran, pembesar, maupun abdi dalem yang lewat tidak berani mendekat karena takut atau malu, mereka mengira Pangeran Suryomentaram telah menderita sakit jiwa. Namun ada pula yang menganggapnya seorang wali.

… Kurang lebih 40 tahun Ki Ageng menyelidiki alam kejiwaan dengan menggunakan dirinya sebagai kelinci percobaan.

Pada suatu hari ketika sedang mengadakan ceramah di desa Sajen, di daerah Salatiga, Ki Ageng jatuh sakit dan dibawa pulang ke Yogya, dirawat di rumah sakit. Sewaktu di rumah sakit itu, Ki Ageng masih sempat menemukan kawruh yaitu bahwa “puncak belajar kawruh jiwa ialah mengetahui gagasannya sendiri”.

Rasa tidak puas dan tidak betah makin menjadi-jadi sampai pada puncaknya, ia mengajukan permohonan pada ayahanda, Sri Sultan Hamengku Buwono VII, untuk berhenti sebagai pangeran, tetapi permohonan tersebut tidak dikabulkan.

Pada kesempatan lain ia juga mengajukan permohonan untuk naik haji ke Mekah, namun ini pun tidak dikabulkan. Karena sudah tidak tahan lagi, diam-diam ia meninggalkan kraton dan pergi ke Cilacap menjadi pedagang kain batik dan setagen (ikat pinggang). Di sana ia mengganti namanya menjadi Notodongso….

Berikut ini koleksi buku Ki Ageng dan atau tentang sosoknya di Perpustakaan Indonesia Buku:

1951 Jiwa Persatuan dan Jiwa Buruh

1974 Ukuran Keempat

1974 Filsafat Rasa Hidup

1975 Wejangan Pokok Ilmu Bahagia

1976 Rasa Bebas

1985 Ajaran-Ajaran Ki Ageng Suryomentaram

Kunjungi selalu perpustakaan kami di Jalan Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Kec Kraton, Yogyakarta. Mulai tanggal 30 Oktober buka dari jam 10.00-24.00. (Muhidin M Dahlan)

Koleksi Buku (tentang) Tan Malaka

TanKarya Harry Poeze yang judulnya berarti Dihujat dan Dilupakan: Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia 1945-1949 (terbitan Indonesia berjudul: Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia) sungguh luar biasa dari segi kuantitas dan kualitas. Terdiri atas tiga jilid setebal 2.194 halaman, buku ini bukan saja menggunakan dokumen Indonesia dan Belanda, tetapi juga arsip Rusia. Ini merupakan biografi terbesar dalam sejarah modern Indonesia.

Poeze, bukan hanya penulis an sich, tapi dengan ketekunannya selama 30 tahun menjelajahi data tentang Tan, pada akhirnya diberkahi petunjuk menemukan kuburan Tan di Kediri. Tepatnya di Dusun Tunggul, Desa Selopanggung, di kaki Gunung Wilis.

Berikut koleksi buku tentang Tan Malaka di perpustakaan Indonesia Buku (yang sudah terkatalog):

1940 Sang Gerilja dan Gerpolek (Gerilja Politik Ekonomi) karya Tan Malaka

1999 Tan Malaka karya Rudolf Mrazek

1999 Madilog: Materialisme Dialektika Historis karya Tan Malaka

2000 Tan Malaka Dari Penjara Ke Penjara (Bagian Satu) karya Tan Malaka

2000 Tan Malaka Dari Penjara ke Penjara (Bagian Dua) karya Tan Malaka

2000 Tan Malaka dari Penjara ke Penjara (Bagian Tiga) karya Tan Malaka

2000 Aksi Massa karya Tan Malaka

2002 Perspektif Marxisme: Tan Malaka Teori dan Praxis Menuju Republik karya Hary Prabowo

2007 Tan Malaka dan Gerakan Kiri Minangkabau karya Zulhasril Nasir

2009 Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia (Jilid 1: Agustus 1945-Maret 1946) karya Harry A Poeze

2009 Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia (Jilid 2: Maret 1946-Maret 1947) karya Harry A Poeze

2010 Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia (Jilid 3: Maret 1947-Agustus 1948) karya Harry A Poeze

2010 Pacar Merah Indonesia: Petualangan Tan Malaka Menjadi Buron Polisi Rahasia Kolonial (Buku 1) karya Matu Mona

2010 Pacar Merah Indonesia: Peranan Tan Malaka dalam Berbagai Konflik Dunia (Buku 2) karya Matu Mona

Kunjungi selalu perpustakaan kami di Jalan Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Kec Kraton, Yogyakarta. Mulai tanggal 30 Oktober buka dari jam 10.00-24.00. (Muhidin M Dahlan)

Lomba Cipta Cerpen FSS 2010

Panitia Festival Seni Surabaya 2010 mengadakan Lomba Cipta Cerpen.

Tema: Imajinasi Tentang Kota

10 Cerpen terbaik akan dibukukan dan mendapat hadiah @Rp. 1 juta.

Syarat:

Peserta WNI

Maksimal 3 naskah/ peserta

Asli, belum pernah dipublikasikan

Menggunakan Bahasa Indonesia

Menyertakan biodata dan fotokopi identitas diri

Dikirimkan dalam bentuk print out 4 eksemplar

Diketik spasi 1,5 funt Times New Roman 12t.

Maksimal 10 halaman quarto.

Naskah diterima maksimal 20 Oktober 2010

Dikirm ke :

Sekretariat FSS

Kompleks Balai Pemuda

Jl Gubernur Suryo 15 Surabaya

atau email ke

festivalsenisurabaya_2010@yahoo.com

ribut_wijoto@yahoo.com

PENGUMUMAN : 9 November 2010

www.festivalsenisurabaya.com

Info: ribut_wijoto@yahoo.com

Lomba Penulisan Paper Ilmiah UI Untuk Bangsa

Tak pelak lagi, globalisasi adalah sebuah fenomena yang tak dapat kita hindari. Proses transparansi dunia ini telah menyentuh hampir seluruh sisi kehidupan manusia. Segala dinding pembatas yang selama ini membatasi terjalinnya interaksi nampak memudar dan kian menipis. Hal tersebut menyebabkan persaingan individu dalam segala bidang menjadi kian kompetitif. Kita, sebagai salah satu yang terkena dampaknya, pun kemudian memerlukan persiapan yang matang untuk

Untuk kamu yang merasa tertantang menjawab permasalahan global secara solutif, mari tuangkan gagasan dan semangatmu dalam jurnal ilmiah mahasiswa bertajuk “UI Untuk Bangsa Volume 1″. Sebuah wadah bagi karya mahasiswa Universitas Indonesia yang akan disebarkan secara gratis di 52 perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia dan lembaga-lembaga kemahasiswaan internal Universitas Indonesia.

Tunjukkan bahwa kamu dapat memberikan kontribusi dan menjadi penggerak peradaban bangsa dari kompetensi ilmu yang kamu miliki, dan jadilah bagian dari 12 penulis terbaik di kedua serinya, Sosial Humaniora serta Kesehatan, Sains, dan Teknologi.

Raih hadiah-hadiah menarik sebagai berikut di setiap serinya;

Terbaik satu @ Rp 2.000.000,00
Terbaik dua  @ Rp 1.500.000,00
Terbaik tiga @ Rp 1.000.000,00
Piagam penghargaan dari redaksi untuk 12 paper terpilih.

Syarat dan ketentuan:

Peserta

1. Individu atau kelompok dengan jumlah anggota 2-3 orang.
2. Mahasiswa Universitas Indonesia program S1 dan vokasi.
3. Masih berstatus sebagai mahasiswa aktif pada semester gasal tahun ajaran 2010-2011.

Kualifikasi

1. Tema: “Pemberdayaan Kompetensi Intelektual Muda untuk Menghadapi Tantangan Global”.
2. Paper belum pernah dipublikasikan sebelumnya oleh institusi tertentu.
3. Tulisan berupa hasil penelitian lapangan, laboratorium, atau kepustakaan.
4. Panjang tulisan antara 8-12 halaman kertas A4, spasi 1.5, jenis huruf Times New Roman ukuran font 12 point. Tuliskan abstrak dan kata kunci pada awal makalah.
5. Paper dikirim dalam bentuk softcopy berformat Microsoft Word (.doc atau .rtf) ke alamat e-mail redaksi@uiuntukbangsa.org sebelum tanggal 25 September 2010 pukul 21:00 WIB.

Sertakan pula curriculum vitae penulis yang minimal berisi:

Nama lengkap
Tempat tanggal lahir
Alamat rumah
Nomor pokok mahasiswa (NPM)
Nomor telepon/handphone
Jurusan dan asal fakultas
Riwayat pendidikan

CV dan paper ilmiah dibuat dalam dua file berbeda yang disertakan sebagai attachment e-mail.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik situs resmi redaksi di http://www.uiuntukbangsa.org, atau hubungi contact person di bawah ini:

Dimas 081519950517 atau 021 23745370
Mega 085655859604.
Sulfi 08568103049.

Ikuti pula update terbaru dari redaksi dengan add account facebook dan twitter kami di alamat akses sebagai berikut:

Facebook di http://www.facebook.com/uiuntukbangsa
Twitter follow @uiuntukbangsa

Sumber: http://www.uiuntukbangsa.org

“Karena kita adalah sebuah lokomotif penggerak bagi masa depan bangsa”

Pesan Lebaran Pilihan I:BOEKOE(2010)

Ada kalanya diupayakan. Ada kalanya dipertahankan. Ada kalanya dipendam. Kala semua itu tak sanggup lagi, ada kalanya pula harus ditumpahkan…Agar segera pecah dan terurai serta berharap kelak menjadi serpihan-serpihan kristal emas bukan kerikil-kerikil tajam. Amieen. Terimakasih/Maaf atas ketidakberdayaan . (Eko Rinda P, Surabaya)

Nagam 3 R 1 Syawal: Jika Rumi bertuah agama dan kredonya adalah cinta, maka Rendra berujar bahwa esok dan lusa adalah hari ini & kelaparan adalah burung gagak, hingga Rama menurunkan kata bahwa agama tanpa cinta melahirkan kelaparan hari ini, sempurnakan ibadah kita dengan saling berbagi pada sesama, cinta akan menunjukan jalannya! Selamat Merayakan Idul Fitri 1431 H, ciptakan damai di bumi (Rama Prabu, Bandung)

Wahai ananda kekasih ibu

Mengaku salah janganlah malu

Memaafkan orang janganlah menunggu

Hati pemurah menjauh seteru (Mures Subiyantoro, Magetan)

Hari ini tlah datang ke rumahku 8 sahabat terbaikku: iman, sehat,mulia, bahagia, sabar, rizky,kasih dan sayang. Mereka juga sangat ingin mengenal serta tinggal bersama orang-orang terdekatku maka aku tunjukkan alamat tempat tinggalmu, semoga saat ini mereka sudah tiba disana bersamamu (Zaenuri, Surabaya)

Saya hanyalah pinsil lemah untuk bisa mengikuti guratan tangan Tuhan. Saya sudah teledor, khilaf, alpa. Kita bersyukur dia menyediakan karet penghapus di ujung lainnya dan di hari fitri ini saya minta anda untuk menggunakannya. Semoga saya bisa menulis lebih baik lagi, nanti. Untuk anda. Untuk sesama (Bambang Haryanto, Wonogiri)

Setahun perbedaan menumpuk, banyak kesalahan, tapi terbakar habis dalam satu percikan maaf, betapa dahsyat lebaran. maaf lahir batin (Putu Wijaya, Jakarta)

Hanja satoe kata:lebaran! maaf lahir batin (Rahman Sabur, Bandung)

Malam lebaran: Bulan di atas kuburan (Sitor Situmorang) Selamat Idul fitri. Mohon maaf untuk semua kesalahan (Eri Irawan, Bojonegoro)

Mumpung durung ditumpakno kreto jowo sing rodane rupo menungsa, yen nyemplung neraka jo lali hp digowo supoyo iso smsan karo konco2, bener to? mergo kuwi aku njaluk ngapuro, ben ra sido dijak mlebu neroko/Sebelum dinaikkan kereta jawa yang rodanya manusia, kalau masuk neraka jangan lupa hp dibawa agar bisa smsan dengan teman-teman, benar kan? Karena itu saya minta maaf, agar tak jadi masuk neraka/ (S Teddy D, Jogja)

Jika berlembar daun kering dihalaman rumah kita adalah kerak kerak dosa dari tumpukan lalai salah, mohon maaf lahir dan batin, semoga kembalilah kita pada kesucian hati (Gita Pratama,Surabaya)

Koleksi Presiden SBY

Koleksi Presiden SBY
Sudah ratusan judul buku ditulis tentang Presiden RI ke-9: Susilo Bambang Yudhoyono. Barangkali hanya akan disaingi oleh Presiden Pertama RI: Sukarno.
Selain itu, tentu saja Presiden SBY adalah pencinta buku. Di perpustakaan Indonesia Buku banyak data tentang kegemaran dan kegairahan ini presiden ini. Walau diikuti juga anomali: pembakaran dan pelarangan buku justru paling intensif dan sistematis justru saat SBY menjadi presiden di era reformasi ini.
Di perpustakaan Indonesia Buku (gelaranibuku) kami mengoleksi beberapa saja. Tapi ke depan akan selalu ditambahkan koleksinya. Yang masih kami cari tentu saja buku kompilasi puisi dan kaset serta cd lagu SBY. Yang lain akan mengalir saja.
Buku-buku tentang SBY ini, dilihat dari tahun penerbitannya, kebanyakan terbit pada saat kampanye pemilihan presiden berlangsung dan/atau setahun setelah terpilih, yakni 2004 dan 2009. Kita dengan mudah menduga motif kemunculan buku ini.
Berikut ini koleksi-koleksi tentang SBY:
SBY Sang Demokrat karya Usamah Hisyam (2004)
Membangun Indonesia yang Aman, Adil, dan Sejahtera: Buku Saku Visi Misi dan Program pasangan SBY dan JK (2004)
Janji-Janji dan Komitmen SBY-JK: Menabur Kata, Menanti Bukti karya Rudy S. Pontoh (2004)
Menuju Perubahan Menegakkan Civil Society karya Susilo Bambang Yudhoyono (2004)
Opera Sabun SBY: televisi & Komunikasi Politik karya Garin Nugroho (2004)
SBY & Islam karya Munawar Fuad Noeh (2004)
SBY & Resolusi Konflik: Langkah-Langkah Penyelesaian Konflik di Aceh, Atambua, Maluku, Papua, Poso, dan Sampit karya A Yani Wahid dan A Bakir Hasan (2004)
Ziarah Nurani SBY karya Munawar Fuad Noeh (2005)
Majalah MO (Men’s Obsession) Edisi Khusus 2005
Harus Bisa! Seni Memimpin ala SBY karya Dino Patti Djalal (2008)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (1: Jalan Panjang Menuju Istana | Bahrudin Supardi)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (2: Menata Kembali Kehidupan Bangsa | Hikmat Kusumaningrat)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (3: Indahnya Negeri tanpa Kekerasan | Hasan Syukur)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (4: Adil Tanpa Pandang Bulu | Arif Supriyono)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (5: Peduli Kemiskinan | Anang Solihin Wardan)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (6: Memberdayakan Kehidupan Rakyat Kecil | Hikmat Kusumaningrat)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (7: Diplomasi Damai | Mohammad Shoelhi)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (8: Berbakti untuk Bumi | Bahrudin Supardi)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (9: Jendela Hati | Sari Pusparini Soleh)
Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (10: Merangkai Kata Meguntai Nada | Bahrudin Supardi)
Energi Positif: Opini 100 Tokoh mengenai Indonesia di Era SBY karya Dino Patti Djalal (ed) (2009)
Rapor Biru Presiden SBY karya Hatta Rajasa (2009)
Gurita Cikeas karya George Aditjondro (2010) – e-book
Ratusan cuplikan berita tentang Presiden SBY: politik, ekonomi, sosial, juga isu perbukuan.
Buku-buku di atas beberapa disumbang Diana AV Sasa, kebanyakan Taufik Rahzen, dan sisanya dikumpulkan sendiri pustakawan gelaranibuku. Kunjungi selalu perpustakaan kami di Jalan Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Kec Kraton, Yogyakarta. Mulai tanggal 30 September bukan dari jam 09.00-24.00. (Muhidin M Dahlan)

2010 09 09_Buku SBY2Sudah ratusan judul buku ditulis tentang Presiden RI ke-9: Susilo Bambang Yudhoyono. Barangkali hanya akan disaingi oleh Presiden Pertama RI: Sukarno.

Selain itu, tentu saja Presiden SBY adalah pencinta buku. Di perpustakaan Indonesia Buku banyak data tentang kegemaran dan kegairahan ini presiden ini. Walau diikuti juga anomali: pembakaran dan pelarangan buku justru paling intensif dan sistematis justru saat SBY menjadi presiden di era reformasi ini.

Di perpustakaan Indonesia Buku (gelaranibuku) kami mengoleksi beberapa saja. Tapi ke depan akan selalu ditambahkan koleksinya. Yang masih kami cari tentu saja buku kompilasi puisi dan kaset serta cd lagu SBY. Yang lain akan mengalir saja.

Buku-buku tentang SBY ini, dilihat dari tahun penerbitannya, kebanyakan terbit pada saat kampanye pemilihan presiden berlangsung dan/atau setahun setelah terpilih, yakni 2004 dan 2009. Kita dengan mudah menduga motif kemunculan buku ini.

Berikut ini koleksi-koleksi tentang SBY:

  1. 2010 09 09_Buku SBY1SBY Sang Demokrat karya Usamah Hisyam (2004)
  2. Membangun Indonesia yang Aman, Adil, dan Sejahtera: Buku Saku Visi Misi dan Program pasangan SBY dan JK (2004)
  3. Janji-Janji dan Komitmen SBY-JK: Menabur Kata, Menanti Bukti karya Rudy S. Pontoh (2004)
  4. Menuju Perubahan Menegakkan Civil Society karya Susilo Bambang Yudhoyono (2004)
  5. Opera Sabun SBY: televisi & Komunikasi Politik karya Garin Nugroho (2004)
  6. SBY & Islam karya Munawar Fuad Noeh (2004)
  7. SBY & Resolusi Konflik: Langkah-Langkah Penyelesaian Konflik di Aceh, Atambua, Maluku, Papua, Poso, dan Sampit karya A Yani Wahid dan A Bakir Hasan (2004)
  8. Ziarah Nurani SBY karya Munawar Fuad Noeh (2005)
  9. Majalah MO (Men’s Obsession) Edisi Khusus 2005
  10. Harus Bisa! Seni Memimpin ala SBY karya Dino Patti Djalal (2008)
  11. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (1: Jalan Panjang Menuju Istana | Bahrudin Supardi)
  12. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (2: Menata Kembali Kehidupan Bangsa | Hikmat Kusumaningrat)
  13. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (3: Indahnya Negeri tanpa Kekerasan | Hasan Syukur)
  14. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (4: Adil Tanpa Pandang Bulu | Arif Supriyono)
  15. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (5: Peduli Kemiskinan | Anang Solihin Wardan)
  16. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (6: Memberdayakan Kehidupan Rakyat Kecil | Hikmat Kusumaningrat)
  17. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (7: Diplomasi Damai | Mohammad Shoelhi)
  18. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (8: Berbakti untuk Bumi | Bahrudin Supardi)
  19. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (9: Jendela Hati | Sari Pusparini Soleh)
  20. Buku Seri Lebih Dekat dengan SBY, 2009 (10: Merangkai Kata Meguntai Nada | Bahrudin Supardi)
  21. Energi Positif: Opini 100 Tokoh mengenai Indonesia di Era SBY karya Dino Patti Djalal (ed) (2009)
  22. Rapor Biru Presiden SBY karya Hatta Rajasa (2009)
  23. Gurita Cikeas karya George Aditjondro (2010) – e-book
  24. Ratusan cuplikan berita tentang Presiden SBY: politik, ekonomi, sosial, juga isu perbukuan.

Buku-buku di atas beberapa disumbang Diana AV Sasa, kebanyakan Taufik Rahzen, dan sisanya dikumpulkan sendiri pustakawan gelaranibuku. Kunjungi selalu perpustakaan kami di Jalan Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Kec Kraton, Yogyakarta. Mulai tanggal 30 September bukan dari jam 09.00-24.00. (Muhidin M Dahlan)

Buku dan Pengunjung Terakhir

Buku Terakhir
Ramadhan berakhir. Dan inilah buku yang terakhir masuk ke ruang sepi perpustakaan Indonesia Buku yang dijaga setengah kantuk lantaran ditinggalkan para pekerjanya dan kota berbenah dan berganti dengan manusia-manusia baru yang datang dari empat usus jalan besar: utara, selatan, barat, timur, tenggara.
Buku itu berjudul Firebelly karya J.C. Michaels. Serambi yang menerbitkannya. Dan sekaligus menjadi surat ucapan selamat berlebaran.
Buku ini, seperti dalam ringkasannya, berkisah tentang seekor katak kecil cacat yang kedua kakinya buntung. Sang katak pada sebuah penjelajahan (pengalaman) hidupnya sampai pada persimpangan-persimpangan hidup yang mengharuskan ia memilih dengan tendensi-tendensinya.
Cerita fabel berbasis psikologi kehidupan yang menggugah ini menjadi buku penutup yang datang mengisi rak buku Indonesia Buku. Disertai dengan sebarisan kalimat penutup dari Editor-in-Chief Serambi cum penerjemah sastra terkemuka yang karyanya pernah diterbitkan Indonesia Buku (Sastra Dunia), Anton Kurnia:
“Dengan tulus, berikut ini kami kirimkan sebuah buku untuk Anda baca dan maknai di hari yang penuh berkah ini. Semoga kita termasuk orang-orang yang menang.”
Terimakasih kepada pemberi buku terakhir ini. Salam dari salah satu rak buku perpustakaan kami: Sastra. (Muhidin M Dahlan | 2010 09 07)

firebellyRamadhan berakhir. Dan inilah buku yang terakhir masuk ke ruang sepi perpustakaan Indonesia Buku yang dijaga setengah kantuk lantaran ditinggalkan para pekerjanya dan kota berbenah dan berganti dengan manusia-manusia baru yang datang dari empat usus jalan besar: utara, selatan, barat, timur, tenggara.

Buku itu berjudul Firebelly karya J.C. Michaels. Serambi yang menerbitkannya. Dan sekaligus menjadi surat ucapan selamat berlebaran.

Buku ini, seperti dalam ringkasannya, berkisah tentang seekor katak kecil cacat yang kedua kakinya buntung. Sang katak pada sebuah penjelajahan (pengalaman) hidupnya sampai pada persimpangan-persimpangan hidup yang mengharuskan ia memilih dengan tendensi-tendensinya.

Cerita fabel berbasis psikologi kehidupan yang menggugah ini menjadi buku penutup yang datang mengisi rak buku Indonesia Buku. Disertai dengan sebarisan kalimat penutup dari Editor-in-Chief Serambi cum penerjemah sastra terkemuka yang karyanya pernah diterbitkan Indonesia Buku (Sastra Dunia), Anton Kurnia:

“Dengan tulus, berikut ini kami kirimkan sebuah buku untuk Anda baca dan maknai di hari yang penuh berkah ini. Semoga kita termasuk orang-orang yang menang.”

Terimakasih kepada pemberi buku terakhir ini. Salam dari salah satu rak buku perpustakaan kami: Sastra.

Dan setelah buku terakhir ini datang dengan tergesa-gesa, tamu agung dari Bumi Pajajaran datang. Rama Prabu namanya. Penyair facebook yang paling keranjingan. Bahkan, bisa dipesan puisinya, jika ada pacar yang ingin berulang tahun, dan memberikan kado kata-kata yang agak istimewa. Note-nya sudah nyaris sama dengan kios kelontong puisi. Ada banyak sekali puisi-puisi di sana. Bekas atau masih baru. Dan yang belum ada bisa dipesan. Raja Penyair Facebook inilah yang menjadi tamu terakhir di perpustakaan kami.

Salam selalu kepada para pencinta buku sekalian. (Muhidin M Dahlan | 2010 09 07)

Kunjungi selalu perpustakaan kami di Jalan Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Kec Kraton, Yogyakarta. Mulai tanggal 30 September bukan dari jam 09.00-24.00.

SAYEMBARA CIPTA PUISI REMAJA

2010-08-24_Buku_Image Indonesia Buku-IBOEKOE1PUSAT BAHASA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

1. Latar Belakang

Naskah cipta puisi merupakan karya sastra padat, terpusat, dengan acuan sedikit bicara banyak makna. Cabang seni sastra ini bagi kebanyakan orang agak rumit dan sulit. Bahasa puisi berbeda dengan bahasa prosa yang memiliki satu arti sesuai dengan yang tersurat. Untuk membaca karya puisi, diperlukan sikap terbuka yang kreatif. Orang tidak dapat serta-merta menangkap makna puisi seperti halnya orang membaca karya prosa. Barangkali, orang bisa langsung menangkap apa yang diceritakan dalam puisi. Namun, untuk memahami isi ceritanya, masih diperlukan renungan dan pembacaan kembali yang lebih cermat. Puisi tidak hanya mempersoalkan arti atau makna, tetapi juga bagaimana arti atau makna itu disampaikan oleh penyairnya. Soal penyampaian ini menyangkut bentuk ungkapan puisi.

Sebagai suatu bentuk ungkapan sastra, puisi memiliki beberapa unsur di dalamnya. Unsur-unsur itu, antara lain imaji, tema, metafora, simbol, dan irama. Seperti halnya, jenis karyakarya sastra atau seni yang lain, puisi merupakan ungkapan rasa dan pikir seorang penyair dengan cara atau metode memberikan imaji yang terpadu utuh dalam satu kesatuan maksud. Maksud atau tujuan puisi dapat berupa: menceritakan sesuatu, melukiskan sebuah karakter manusia, impresi atau kesan dan tanggapan terhadap sesuatu, ungkapan atau ekspresi rasa dan pikir, dan ungkapan ide atau sikap seseorang.

Remaja mengenal puisi lewat bangku sekolah atau pembacaan puisi yang tersebar di panggung kesenian setempat. Patut disayangkan

bahwa pada saat ini kreativitas remaja dalam bersastra, khususnya cipta puisi jarang dilakukan. Kelompok remaja sekarang lebih cenderung

menggemari bentuk-bentuk kreativitas yang kurang mengandung nilai pendidikan. Potensi bakat dan minat remaja terhadap puisi tentu akan berkembang dengan baik apabila didukung dengan pelatihan dan kesempatan berkreasi. Salah satu upaya untuk dapat menarik

minat remaja dalam cipta karya sastra, khususnya cipta puisi. Pusat Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka Bulan Bahasa

dan Sastra 2010, dengan tema “Pembentukan Karakter Bangsa melalui Peningkatan Kualitas Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah”

menyelenggarakan Sayembara Cipta Puisi Remaja.

2. Tujuan

Sayembara cipta puisi remaja ini bertujuan untuk

a. meningkatkan minat remaja terhadap sastra, khususnya puisi;

b. meningkatkan daya cipta dan kreativitas remaja terhadap puisi;

c. menumbuhkan sikap positif dan cinta sastra bagi remaja.

3. Peserta

Peserta sayembara ini adalah masyarakat umum (bukan warga dan keluarga Pusat Bahasa, atau Balai/Kantor Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional) kelompok remaja berusia 13—20 tahun di seluruh Indonesia. Usia dibuktikan melalui kartu tanda penduduk, dan surat keterangan yang sah.

4. Persyaratan

a. Tema Sayembara Cipta Puisi ini disesuaikan dengan tema Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2010, tidak mengandung pornografi, dan tidak berpotensi menimbulkan konflik yang berkaitan dengan SARA.

b. Naskah puisi ini harus asli (bukan saduran, terjemahan, jiplakan), belum pernah dipublikasikan atau diterbitkan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam sayembara sejenis.

c. Naskah puisi disertai dengan surat pernyataan bahwa puisi tersebut adalah karya sendiri.

d. Naskah puisi ditulis dalam bahasa Indonesia, diketik rapi dengan jarak 1,5 spasi, dan dicetak di kertas HVS kuarto.

e. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu puisi (rangkap tiga), dengan dilapirkan biodata, alamat lengkap, dan fotokopi identitas diri.

f. Naskah puisi dikirim ke Pusat Bahasa, paling lambat 9 Oktober 2010 (stempel pos).

g. Naskah puisi yang telah masuk menjadi milik Pusat Bahasa.

h. Naskah puisi yang dinilai layak akan terbit dalam buku antologi puisi diterbitkan oleh Pusat Bahasa.

5. Penilaian

a Penilaian naskah dan penentuan pemenang akan dilakukan oleh tim juri yang terdiri atas pakar puisi.

b Penilaian mencakup aspek isi, daya puitik, penyajian, dan bahasa Indonesia.

c Putusan tim juri tidak dapat diganggu gugat.

d Hasil penilaian diumumkan pada tanggal 22 Oktober 2010.

6. Hadiah

Pemenang akan mendapatkan piagam, terbitan

Pusat Bahasa yang relevan, dan uang tunai

(dipotong PPh sebesar 20%).

Pemenang I : Rp5.000.000,00

Pemenang II : Rp4.000.000,00

Pemenang III : Rp3.000.000,00

Pemenang Harapn I : Rp2.500.000,00

Pemenang Harapan II : Rp2.000.000,00

Pemenang Harapan III: Rp1.500.000,00

7. Alamat Panitia

Pusat Bahasa

Panitia Sayembara Cipta Puisi Remaja

Kementerian Pendidikan Nasional

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun

Jakarta 13220

Telepon (021) 4706287, 4706288 Pesawat 127

HP: 08121368882

Sumber: http://jaringanpenulisindonesia.blogspot.com/

Koleksi Juli Agustus 2010

Koleksi Juli Agustus 2010
2008 04 The Naked Traveler: Catatan Seorang Backpaker Wanita Indonesia Keliling Dunia (Buku I) | Trinity (C Publishing/Cet III)
2008 11 The Ghost Writer: Sang Penulis Bayangan | Robert Harris (Gramedia)
2008 Dua Abad Penguasaan Tanah: Pola Penguasaan Tanah Pertanian di Jawa dari Masa ke Masa (Buku Obor/Edisi Revisi)
2009 07 Quantum Writer: Menulis dengan Mudah, Fun, dan Hasil Memuaskan | Bobbi DePorter (Kaifa/Cet II)
2009 Cinta Pertama | Ivan Turgenev (Pustaka Jaya/Cet IV)
2010 01 Soe Hok Gie: Sekali Lagi | Rudy Badil, Luki Sutrisno Bekti, Nessy Luntungan (Ed) (KPG/Cet II)
2010 02 Pacar Merah Indonesia: Petualangan Tan Malaka menjadi Buron Polisi Rahasia Kolonial (Jilid 1) | Matu Mona (Beranda/Cet II)
2010 02 Sheila: Luka Hati Seorang Gadis Kecil | Torey Hayden (Qanita/Cet III)
2010 03 The Naked Traveler(Buku 2) | Trinity (C Publishing/Cet IV)
2010 04 Libri di Luca | Mikkel Birkegaard (Serambi/Cet III)
2010 04 Penghancuran Gerakan Perempuan: Politik Seksual di Indonesia Pascakejatuhan PKI | Saskia E. Wieringa (Galangpress)
2010 04 Quantum Reader: Membaca Lebih Efektif, Lebih Bermakna, dan Lebih Cerdas | Bobbi DePorter (Kaifa/Cet II)
2010 04 The Lost Syambel | Dan Bloon (B-First)
2010 05 Adat dalam Politik Indonesia | Jamie S Davidson, David Henley, Sandra Moniaga [peny] (Buku Obor, KITLV Jakarta)
2010 05 Gilalova: Segila-gilanya Cinta | Ahmad Wayang dkk (Gong Publishing)
2010 05 Saya dan Mas Harto: Memoar Romantika Probosutedjo | Alberthiene Endah (Gramedia)
2010 05 The Einstein Girl: Di Balik Kisah Cinta Sang Ilmuwan | Philip Sington (Gramedia)
2010 06 Ashadi Siregar: Penjaga Akal Sehat dari Kampus Biru | Candra Gautama, Nanang Djunaedi, Muhammad Taufiqqurohman, Ana Nadhya Abrar (KPG)
2010 06 Jurnalisme Investigasi | Dandhy Dwi Laksono (Kaifa)
2010 06 Menjadi Tjamboek Berdoeri: Memoar Kwee Thiam Tjing | Arief W Djati dan Ben Anderson (Ed) (Komunitas Bambu)
2010 06 Pacar Merah Indonesia: Peranan Tan Malaka dalam berbagai Konflik Dunia (Jilid 2) | Matu Mona (Beranda)
2010 07 Kembar Keempat | Sekar Ayu Asmara (Gramedia/Cet II)
2010 07 The Swan | Dewi Ria Utari (Gramedia)
2010 Keep Your Hand Moving: Panduan menulis, Mengedit, dan Memolesnya | Anwar Holid (Gramedia)

Pada bulan Juli-Agustus, perpustakaan Indonesia Buku (gelaranibuku) menambah lagi koleksinya. Berikut ini daftarnya:

  1. 2010 08 31_Buku_Koleksi Gelaranibuku Juli-Agustus2008 04 The Naked Traveler: Catatan Seorang Backpaker Wanita Indonesia Keliling Dunia (Buku I) | Trinity (C Publishing/Cet III)
  2. 2008 11 The Ghost Writer: Sang Penulis Bayangan | Robert Harris (Gramedia)
  3. 2008 Dua Abad Penguasaan Tanah: Pola Penguasaan Tanah Pertanian di Jawa dari Masa ke Masa (Buku Obor/Edisi Revisi)
  4. 2009 07 Quantum Writer: Menulis dengan Mudah, Fun, dan Hasil Memuaskan | Bobbi DePorter (Kaifa/Cet II)
  5. 2009 Cinta Pertama | Ivan Turgenev (Pustaka Jaya/Cet IV)
  6. 2010 01 Soe Hok Gie: Sekali Lagi | Rudy Badil, Luki Sutrisno Bekti, Nessy Luntungan (Ed) (KPG/Cet II)
  7. 2010 02 Pacar Merah Indonesia: Petualangan Tan Malaka menjadi Buron Polisi Rahasia Kolonial (Jilid 1) | Matu Mona (Beranda/Cet II)
  8. 2010 02 Sheila: Luka Hati Seorang Gadis Kecil | Torey Hayden (Qanita/Cet III)
  9. 2010 03 The Naked Traveler(Buku 2) | Trinity (C Publishing/Cet IV)
  10. 2010 04 Libri di Luca | Mikkel Birkegaard (Serambi/Cet III)
  11. 2010 04 Penghancuran Gerakan Perempuan: Politik Seksual di Indonesia Pascakejatuhan PKI | Saskia E. Wieringa (Galangpress)
  12. 2010 04 Quantum Reader: Membaca Lebih Efektif, Lebih Bermakna, dan Lebih Cerdas | Bobbi DePorter (Kaifa/Cet II)
  13. 2010 04 The Lost Syambel | Dan Bloon (B-First)
  14. 2010 05 Adat dalam Politik Indonesia | Jamie S Davidson, David Henley, Sandra Moniaga [peny] (Buku Obor, KITLV Jakarta)
  15. 2010 05 Gilalova: Segila-gilanya Cinta | Ahmad Wayang dkk (Gong Publishing)
  16. 2010 05 Saya dan Mas Harto: Memoar Romantika Probosutedjo | Alberthiene Endah (Gramedia)
  17. 2010 05 The Einstein Girl: Di Balik Kisah Cinta Sang Ilmuwan | Philip Sington (Gramedia)
  18. 2010 06 Ashadi Siregar: Penjaga Akal Sehat dari Kampus Biru | Candra Gautama, Nanang Djunaedi, Muhammad Taufiqqurohman, Ana Nadhya Abrar (KPG)
  19. 2010 06 Jurnalisme Investigasi | Dandhy Dwi Laksono (Kaifa)
  20. 2010 06 Menjadi Tjamboek Berdoeri: Memoar Kwee Thiam Tjing | Arief W Djati dan Ben Anderson (Ed) (Komunitas Bambu)
  21. 2010 06 Pacar Merah Indonesia: Peranan Tan Malaka dalam berbagai Konflik Dunia (Jilid 2) | Matu Mona (Beranda)
  22. 2010 07 Kembar Keempat | Sekar Ayu Asmara (Gramedia/Cet II)
  23. 2010 07 The Swan | Dewi Ria Utari (Gramedia)
  24. 2010 Keep Your Hand Moving: Panduan menulis, Mengedit, dan Memolesnya | Anwar Holid (Gramedia)

Kunjungi selalu perpustakaan kami di Jalan Patehan Wetan No. 3, Alun-Alun Kidul, Kec Kraton, Yogyakarta. Mulai tanggal 30 September bukan dari jam 09.00-24.00. (Muhidin M Dahlan)

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan