Antara Kronik dan Podcast Aku dan Buku Pertamaku

29 September 2022

Kamis

Minggu ini aku masih mencari data perihal teknologi dan media informasi di majalah yang sudah aku scan sebelumnya, majalah Tempo. Hari ini sudah empat majalah yang rampung aku pindahkan ke bentuk foto. Hanya saja tidak seperti asumsiku sebelumnya, dengan jumlah 550an halaman majalah ternyata masih sulit untuk mengkronik. Entah itu terjadi karena aku hanya memindahkan majalah Tempo (tidak scan majalah lain seperti High End, Suluk, dan lainnya)  atau memang topik yang aku pilih saja sulit dicari. Untuk pekan ini sepertinya aku akan telat mengumpulkan tugas kronik peristiwa. Hadehhh.

30 September 2022

Jumat

“Aku akan rekaman lagi, sangat senang menyambut jumat ini”, pikirku sebelum mendapati banyaknya kawan volunteer secara tiba-tiba merubah jadwal kegiatan podcast mereka di hari yang sama. “perasaan kemarin mereka tidak memilih hari jumat saat pemilihan jadwal, sialan”, ucapku menutup hari. 

01 Oktober 2022

Sabtu 1

Hari ini aku benar-benar berada di studio rekaman. Meski tidak sesuai rencana awal, tapi podcast bertajuk Aku dan Buku Pertamaku akhirnya bisa selesai, tepat 5 menit sebelum kelas workshop arsip oleh Safar Nurhan dimulai.  

Ada kebingungan yang pekat ketika aku harus memilih buku yang akan diceritakan pada rekaman kali ini. Selain karena aku tidak ingat buku pertama apa yang aku baca, ada berbagai judul buku pula yang sangat aku suka. Memilih satu di antara semua judul itu ternyata sulit. Mereka semua sangat berkesan. 

Tapi nampaknya tekanan membawa jawaban, akhirnya aku harus memilih satu. Karya Rolf Dobelli berjudul The Art of The Good Life : Filosofi Hidup Klasik untuk Abad ke-21 yang aku pilih. Karena seperti yang telah aku ceritakan pada pekan perkenalan, penulis ini seolah bisa melipat dunia, khususnya dunia yang aku gelisahkan. Aku bercerita panjang mengenai buku ini, seperti peristiwa unik ketika akan membacanya pertama kali, sedikit isi bukunya, serta alasan utama mengapa buku tersebut ku pilih. Semoga saja rekaman itu bisa diupload di Spotify seperti rekamanku sebelumnya. 

Sabtu 2

Seperti yang aku ceritakan di atas kalimat ini, hari sabtu adalah waktunya workshop arsip. Dari Safar Nurhan yang menjadi pembicara aku belajar bahwa orang-orang dalam Warung Arsip (departemen lain Indonesia Buku) pada akhirnya mengarsipkan sesuatu yang mereka gelisahkan. Berjalan bertahun-tahun pada pengarsipan tema-tema yang dipilih. Sampai akhirnya memiliki refrensi, pengetahuan, dan pemahaman seputar topik tersebut. Bahkan mereka bisa setingkat atau melibihi para pakar, seperti Muhidin M. Dahlan yang dapat aku sebut pakarnya Pram.

Pada kesempatan ini aku juga menyadari bahwa mengarsipkan majalah, seperti yang aku dan teman-teman volunteer lakukan beberapa minggu ke belakang adalah upaya untuk menghidupkan kembali penulisan catatan kaki bersumber dari majalah, yang sudah aku jarang dan susah sekali temukan. 

02 Oktober 2022

MingguMengikuti kelas Materi Pencarian, Pengolahan, dan Analisis Data bersama Rendra Agusta, Riset Aksi Partisipatoris bersama Faiz Ahsoul, dan evalusi kegiatan bersama semua anggota Radiobuku yang hadir membuat aku menjadi lebih yakin bahwa tema teknologi dan media informasi yang aku pilih sebagai tugas esai di akhir kegiatan volunteer batch 8 sudah tepat. Semoga bisa selesai.


Posted

in

by