-->

Agenda & Donasi Toggle

04 Mei 2014 | Poetry Battle | Penyair & Deklamator Jogja | #BookLoversFest

10 Poetry Battle

Acara:
Poetry Battle
Hari/Tanggal:
Minggu, 04 Mei 2014
Pukul:
19.00 – 22.00 WIB
Tempat:
Bale Black Box, Pojok Barat Perpus ISI, Sewon Indah I, Kec Kasihan, Bantul, Yogyakarta

LIVE Streaming radiobuku.com

Poetry Battle di panggung #BookLoversFest ini menampilkan penyair dan deklamator Yogyakarta. Yang tampil sebagai penantang utama adalah:

  • Maharani Khan Jade
  • Samudera Kata 
  • Dinar Setiawan 
  • Lisa Febriyanti 
  • Dt. Jatmiko 
  • Nurul Anam 
  • Akid Aunulhaq 
  • Evi Idawati 
  • Rabu Pagisyahbana 
  • Syaifa Ibdillah 
  • Irwan Bajang 
  • Rozi Kembara 
  • Ridhafi 
  • Kedung Darma Romansa

 

Peta/Denah Bale Black Box:

Peta BookloversFestContact Person: Fairuzul Mumtaz (085868357537)

Linimasa Berlangsungnya Acara

Inilah rangkaian acara Poetry Battle yang dimulai pukul 19.47 dengan pembawa acara Eliza. Laporan ini disusun Dyah Kurniasih:

1. Penyair pembuka pada acara ini adalah Evi Idawati, yang membacakan puisi berjudul “Mengingatmu” kemudian atas tuntutan penonton dilanjutkan dengan “Engkau, Kematian Puisi dan Dada ysng Dipenuhi Air Mata”

2. Evi Idawati yang sejak pagi sibuk menghadiri acara di tempat lain mengaku malam ini sebenarnya sudah lelah, namun demi Radio Buku dan Book Lovers Festival dia bersedia membacakan 2 puisinya.

3. Penyair kedua yang tampil adalah Maharani Khan Jade yang membacakan puisi berjudul “Perempuan-perempuan Batik Imogiri”

4. Penyair ketiga adalah Rabu Pagisyahbana yang memulai penampilannya dengan membacakan puisi berjudul “Rumah Bagi Capung Merah”. Puisi ini sebenarnya merupakan puisi yang belum diedit dan belum diberi judul. Judul “Rumah Bagi Capung Merah”adalah judul yang diberikan persis sebelum puisi ini dibacakan

5. Puisi selanjutnya dari Rabu Pagisyahbana adalah puisi dengan judul “Musim Ketiga”

6. Penampilan berikutnya adalah pembacaan puisi dari penyair Akid Aunulhaq dengan puisi-puisi cinta yaitu “Bertemu Mawar”, “Laut dan Seorang Perempuan”,  serta “Manuscript Kesunyian”.

7. Penyair selanjutnya adalah Dinar Setiawan yang membacakan puisi karya Ajip Rosidi dengan judul “Memandang Kehidupan” serta puisi karya Widji Thukul dengan judul “Riwayat”

8. Penyair terakhir yang tampil adalah Dt. Jatmiko dengan puisi berjudul “Amuk Bambang Ekalaya” dan juga “Sajak Bagi Nelayan Tua”

9. Karena penyair-penyair lain yang djadwalkan mengisi acara tidak datang, maka acara kemudian dilanjutkan dengan poetry battle antara pengunjung yang hadir. Pengunjung yang maju dalam poetry battle mendapat 2 buah buku dari radio buku

10. Ada 19 pengunjung yang ikut maju dan memeriahkan poetry battle, ada yang membacakan puisi buatannya sendiri, ada pula yang membaca puisi karangan orang lain.

11. Acara berakhir pada pukul 21.45 ketika semua buku yang disediakan untuk acara poetry battle sudah habis dibagikan.

Selamat malam

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan