-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Buku Pertamaku – Yatie Zain | Jakarta

Yatie Zain, wiraswasta yang berkecimpung di dunia batu mulia saat ini adalah perempuan yang juga turut membantu menjalankan program Newseum Indonesia di Jakarta. Ibu yang juga desainer perhiasan ini menghabiskan hidupnya dengan berpindah-pindah. Lahir dan menghabiskan masa kecil di Sumbawa yang mengikuti orang tuanya yang berprofesi guru. Menghabiskan masa remaja di Mataram dan Jember, Yatie sempat menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Jember.

Meskipun tidak bekerja di dunia hukum, Yatie yang hijrah ke ibu kota juga aktif mengelola Newseum Indonesia dengan berbagai forum yang diselengarakan di Jakarta. Berikut adalah perbincangan singkat bersama Yatie Zain, berbagi tentang buku dan kegiatannya.
Booklovers, selamat mendengarkan.
1. #YatieZain, perempuan yang berkecimpung di dunia wirausaha dan bau mulia ini akan berbagi soal buku dan forum neosium Jakarta
2. Kecil di Sumbawa, besar di Mataram dan Jember, Yatie akhirnya menghabiskan waktu dewasa di Bandung dan Jakarta
3. Sejak kecil sudah senang membaca buku tentang tokoh-tokoh besar yang ada di dunia
4. Saat itulah Yatie merasa sangat tertarik membaca buku Bumi Manusia karanga Pramoedya Ananta Toer
5. Buku tentang tokoh-tokoh besar dunia yg Yatie baca saat kecil memberinya banyak inspirasi yg telah merubah pemikiran manusia
6. Sedang dalam Bumi Manusia dapat memperlihatkan sosok Nyai Ontosoroh yg berani dan pola piki lebih maju di jamannya
7. Yatie berpindah-pindah karena mengikuti orang tuanya yg seorang guru,saat dewasa akhirnya tidak pernah menggunakan ijazahnya
8. Kekecewaannya berkuliah di fakulas hukum membuat Yatie memutuskan untuk menjadi pengusaha di bidang busana dan batu mulia
9. Setelah membka usaha di Jember tidak berjalan lancar,Yatie hijrah ke Jakarta karena pikirnya lebih memadai di sana
10. Di Jakarta Yatie menekuni bidang batu mulia karena dasar pengetahuannya pada mutiara dan menjadi desainer perhiasan
11. Tapi dengan banyaknya perhiasan impor murah dari Thailand dan Cina, sementara konsumen tidak melihat mutu jadi kendala utk Yatie
12. Saat ini Yatie juga membantu program neosium dg adanya forum wiranegara,aksara budaya,forum inti,perubahan sosial dan lain-lain
13. Dalam forum wiranegara #YatieZain, mencoba mengingatkan tokoh pahlawan yg sudah terlupakan tentang jasa-jasanya
14. Berbeda dengan pemimpin hari ini yg tidak memikirkan kepentingan rakyat, pahlawan meninggalkan simbol-simbol kesatuan | #YatieZain
15. #YatieZain mencontohkan Bu Tien yg membiasakan menggukanan kata “kita/kami”,jadi tidak perlu sama untuk tetap bersatu
16. Forum Wiranegara memang tidak dihadiri banyak orang,tapi #YatieZain selalu berusaha mengundang semua pihak untuk berdoa bersama
17. #YatieZain berpikir dg mengikuti forum wiranegara dapat membantu diri sendiri utk refleksi dan menenangkan diri dg belajar masa lalu
18. Forum Aksara Budaya diadakan setiap Selasa, di minggu pertama bicara pencitraan tokoh,minggu ke 4 akan topik yg beda | #YatieZain
19. Dalam forum Aksara Budaya selain belajar dari panji,ada juga belajar mawas diri dan pertunjukan pembacaan teks | #YatieZain
20. Seperti dicontohkan #YatieZain pembacaan teks Centini yg sempat hilang dan disadur orang Perancis,atau teks pecenongan Betawi
21. Selain itu membicarkan juga berbagai kepercayaan yg ada di Indonesia,dan bicara jaringan kota pusaka dg belajar tiap kota | #YatieZain
22. Jaringan kota pusaka mencoba memelajari kelebihan kota di Indonesia berdasarkan SDM/SDA,dan diharap dapat menjadi nilai tambah | #YatieZain
23. Bagi #YatieZain,buku merupakan hal penting karena jadi sumber ilmu,jika semua orang membaca buku,ia pikir semua bisa menjadi bijak.

Demikian Program Buku Pertamaku bersama #YatieZain. Sampai jumpa dengan penutur berikutnya. Salam.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan