-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Buku Pertamaku – Wipti Eta | Yogyakarta

Wipti Eta adalah dara asli Yogyakarta dan saat wawancara berlangsung sedang menyelesaikan studi di jurusan ilmu komunikasi UGM. Yuk, lebih dekat dengan Wipti di Program Buku Pertamaku.

1. @wiptieta, mahasiswi pengangguran dengan segudang aktivitas, part-timer peracik kopi sekaligus anak band.

2. Bagi @wiptieta, buku adalah pegangan sekaligus penguat apa saja yang kita omongkan.

3. Komik menjadi buku paling pertama dilahap setelah @wiptieta kecil pandai membaca.

4. Ada banyak pesan yang bisa diambil dari komik, tidak hanya untuk anak-anak, tapi juga usia dewasa.@wiptieta

5. Fumental Alchemist jadi komik paling berkesan, bercerita tentang manusia yang ingin berkuasa melebihi Tuhan, dengan bahasa gaul dan kocak.

6. Buku paling berkesan selanjutnya adalah novel Mahabarata, yang membuat @wiptieta berfantasi ria.

7. Mahabarata menjadi bukti bahwa novel bangsa Timur bisa membuat fantasi sebaik novel-novel bangsa Barat. @wiptieta

8. Selanjutnya, ada karya-karya Nawa El Sadawi. Bagi @wiptieta sangat berkesan karna’ latar ceritanya sama dengan kehidupan pribadi

9. Karya-karya Nawa El Sadawi banyak bercerita tentang perempuan di Timur Tengah yang mengalami diskriminasi. @wiptieta

10. Berikutnya ada Lord of The Rings, tapi jalan ceritanya tidak mudah dipahami @wiptieta jadi tidak habis dibaca karena terlalu banyak istilah.

11. Tapi @wiptieta¬† tetap mengapresiasi sang novelis karna’ berhasil membuat fantasi yang sangat detail dan menarik tentang mitologi bangsa Pagan.

12. Buku terakhir yang paling berkesan bagi @wiptieta berjudul Matikan TV-mu! yang tidak sengaja dibeli saat pameran buku.

13. Covernya unik, pinky, padahal judulnya cukup provokatif, diambil dari tugas akhir penulisnya. @wiptieta

14. Matikan TV-mu! menjadi pegangan @wiptieta agar tidak sepenuhnya percaya dengan informasi dari media pertelevisian akhir-akhir ini.

15. Sebetulnya @wiptieta paling gandrung dengan komik sampai rela menghabiskan uang saku demi komik!

16. Sempat diancam komik-komiknya akan dibakar oleh ortu, akhirnya berhasil meyakinkan komik tidak akan berpengaruh pada studinya. @wiptieta

17. Bahkan komik bisa jadi media belajar alternatif bagi anak-anak karena lebih bisa ditangkap dengan adanya gambar. @wiptieta

18. Tentang bacaan yang membahas perempuan, menurut @wiptieta, efeknya secara tidak langsung disampaikan oleh pembaca kepada masyarakat luas.

19. Maka, novel juga mampu menjadi salah satu media dalam menyuarakan soal perempuan dan masalahnya. @wiptieta

20. Bicara soal fantasi, kehebatan fantasi buku belum bisa ditandingi oleh film, semenarik apapun filmnya. @wiptieta

21. @wiptieta juga menyarankan agar penulisan dunia fantasi baiknya disesuaikan dengan kultur bangsa yang jadi latar ceritanya.

22. Kesan Wipti tentang radio buku : “Radio buku bisa membantu saya memvisualisasikan buku-buku”

23. Itulah @wiptieta  dan buku-bukunya. Terima kasih booklovers yang sudah menyimak.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan