-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Angkringan Buku – Burung-Burung di Tiang Duka (Puisi Aly D Musyrifa) | Yogyakarta

Aly D Musyrifa adalah alumnus IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Karya-karyanya banyak dipublikasikan di harian Kedaulatan Rakyat, Minggu Pagi, Wawasan, Pikiran Rakyat, Suara Pembaruan, Jawa Pos, dan lain-lain. Mantan ketua Teater Eska ini pernah selama enam tahun tinggal di Montreal, Quebec, Kanada. Di Program Angkringan Buku kali ini, Aly D Musyrifa berkisah buku puisi terbarunya “Burung-Burung di Tiang Duka”.

1 @AlyDMusy peminat sastra. Menulis puisi sejak remaja dan mengumpulkannya jadi Burung-burung di Tiang Duka #BTD. Ia jg seniman batik
2 Kecintaan @AlyDMusy pada puisi makin dlm saat kuliah IAIN Kalijaga. Gabung dg Teater ESKA. Ia masuk dalam kelompok #SAS, Studi Apresiasi Sastra
3 Dari #SAS lahir penyair seperti Emha Ainun Nadjib,  Subanudin Alwi,  Hamdi Salad,  dll. Dan kini ada @AlyDMusy. Mereka bicarakan sastra tiap hari
4 @AlyDMusy pertama kali kirim ke media massa tahun 1987, di Kedaulatan Rakyat, lalu Bernas, Jogja Pos, Rindang, Hai, Nona, Pelita, dll
5 Bagi @AlyDMusy, puisi itu melekat pada dirinya. Puisi adalah hal yang tak bisa dimiliki atau dibuat orang lain. Jadi harus kamu miliki sendiri
6 @AlyDMusy berkali2 ganti profesi, tp puisi selalu membuntutinya. Di sela2 rutinitasnya, ia tuliskan puisi2 yg datang itu.
7 Puisi @AlyDMusy cenderung lirik. Mengenai tema ada 3; eksistensi diri, agama dan sosial. Ia jg menggali cerita rakyat dan dunia “tangan”
8 Dalam puisi @AlyDMusy, terdapat aspek2 visual. Aspek itu kemudian digali lagi jd bentuk karya berbeda dlm bentuk batik.
9 Ada hal2 yg tak ditulis oleh @AlyDMusy di puisi tp muncul di batik, begitu pula sebaliknya. Ketika 1 media tak nampung ide, pake media lain
10 @AlyDMusy banyak didorong orang unt terbitkan karyanya. Belakangan, saat ia dan Hamdy Salad bikin #MMPI Mari Membaca Puisi Indonesia
11 Mulanya buku #BTD kry @AlyDMusy ini akan diterbitkan dlm dwibahasa, Indonesia-Inggris. Tapi Inggris blm rampung. Jd 1 versi dulu
12 Judul Burung2 di Tiang Duka #BTD adl salah satu puisi dalam buku itu. Seluruhnya 85 puisi dengan 4 tema (Bab) ditulis dr th 1991-2013
13 Bab 1, puisi berkisah ttg diri penyair. Bab 2, puisi relasi sosial dan agama. Bab 3 Legenda, puisi terinspirasi dr carita rakyat
14 Bab 4, ada 20 puisi yg berkisah ttg tangan. Dg pembagian Bab, @AlyDMusy berharap, pembaca lbh mudah menemukan kecenderungannya
15 Bagi @AlyDMusy, menulis puisi tak mudah. Kadang cepet, kadang berbulan2 dan mengalami berbagai revisi. Bukan hal tabu, penyair revisi puisi
16 Puisi bukan benda mati. Ia hidup. Jika ia datang, tulislah. Jika tak tuntas, kemudian hari akan kelihatan. Itulah saatnya revisi puisi
17 Puisi semau2nya datang, semau2nya juga ingin ditulis. Selain puisi @AlyDMusy, jg nulis cerpen dan esai sastra
18 Ketimbang nulis yg lain, puisi memiliki durasi kenikmatan yang lbh lama. Krn betul2 hasil paduan rasa dan pikiran
19 Tips menulis puisi @AlyDMusy, jgn cuma nulis puisi saat sedih, putus cinta, tersakiti dll. Tapi endapkan dulu hingga amsuk lapis terdalam
20 Dg terbiatnya #BTD, @AlyDMusy berharap mendapatkan respon dari kalangan sastrawan. Buku ini bisa didapat di @jualanbukusastra, Rp 30.000
21 Buku Burung2 di Tiang Duka karya @AlyDMusy dilaunching tanggal 14 Januari 2014 di Taman Budaya Yogyakarta
22 Acara bedah Buku Burung2 di Tiang Duka karya @AlyDMusy secara maraton di UIN SUKA, Pekalongan, dan kota2 lain. Pantau terus akun @AlyDMusy
23 Buku2 yang pengaruhi @AlyDMusy sangat banyak. Untuk buku sastra ada karya2 Kahlil Gibran, Milan Kundera dan Muhammad Iqbal

Demikian Program Angkringan Buku bersama @AlyDMusy. Sampai jumpa di program selanjutnya dengan buku dan penulis yang berbeda. Salam

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan