-->

Peristiwa Toggle

Penyair Sitok Srengenge Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

JAKARTA – Pelbagai situs daring edisi 29 November 2013 mengabarkan bahwa seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) berinisial RW (22) melaporkan penyair Sitok Srengenge ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dengan tuduhan telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan. RW melapor bersama kuasa hukum dan sejumlah kerabatnya. RW juga diantar sejumlah dosen Universitas Indonesia seperti Dr Saraswati dan Lili Tjahjandari.

“Pelapor sekaligus korban melaporkan Sitok Sunarto alias Sitok Srengenge ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya pada Jumat pukul 14.15 WIB,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Pol) Rikwanto. Dalam laporannya RW mengaku bertemu dengan Sitok pada acara Festival Kreatif di FIB UI. Saat itu korban menjadi panitia acara dan terlapor menjadi salah satu juri.

Pada Maret 2013, terlapor menghubungi RW untuk bertemu di Kompleks Salihara, Pejaten, Jakarta Selatan. Namun, terlapor meminta korban untuk datang ke rumah indekosnya terlebih dahulu. Setelah itu, terlapor memaksa pelapor masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu. Di dalam kamar, menurut pengakuan pelapor, terlapor meraba, mencium kemudian menyetubuhi pelapor yang mengakibatkan dia hamil tujuh bulan.

Rikwanto mengatakan setelah korban hamil, terlapor tidak mau bertanggung jawab. Saat ditemui, terlapor selalu membentak-bentak dan hanya berjanji akan bertanggung jawab.  Korban mengalami depresi.

Iwan Pangka, selaku kuasa hukum dari pelapor, mengatakan adalanya laporan ini diharapkan terlapor menjadi jera dan tidak mengulangi perbuatannya kepada pelapor maupun perempuan-perempuan lain. “Semoga tidak ada lagi pelecehan terhadap wanita,” kata Iwan. Menurut Iwan, pelecehan yang dia maksud bukan menjurus ke arah pelecehan seksual.

Jawaban Sitok Srengenge

Situs daring tempo.co edisi 30 November 2013 mengabarkan ihwal klarifikasi penyair Sitok Srengenge terkait tuduhan perlakuan tidak menyenangkan yang dilaporkan ke polisi. Menurut Sitok ia mengenal pelapor dan mengakui pernah berhubungan intim dengan RW atas dasar suka sama suka. Sitok juga tak berniat membiarkan, apalagi lari dari tanggung jawab.

Sitok mengatakan ia sudah menyatakan bersedia bertanggungjawab sejak diberitahu RW awal September lalu. Ia bahkan mengaku siap menemui orangtua RW. Pertanggungjawaban tersebut sudah Sitok sampaikan kepada pendamping RW, Saraswati Dewi, seorang pengajar di lingkungan kampus RW.

Demikian antaranews.com, metrotvnews.com, tempo.co, republika.co.id, merdeka.com, detik.com, okezone.com, dan kompas.com mengabarkan.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan