-->

23Tweets Toggle

#23TWEETS | kOMUNITAS: TBM JUASIKA & TBM EKSPRESI (Wiwik Dwi Retnowati) | SAMARINDA, KALTIM

Wiwik Dwi Retnowati pengelola dua TBM, TBM Juasika dan TBM Ekspresi. Dua TBM ini banyak memfasilitasi remaja di Kalimantan Timur dalam melakukan aktivitas kreatif. Misalnya pada majalah remaja Ekspresi. Remaja dibimbing untuk menulis dan mengurusi penerbitan majalah dar awal hingga pendistribusiannya. Majalah ini dikomersilkan tetapi akan kembali pada kreativitas remaja juga. Dari sanalah banyak program kreatif terus dilancarkan.
Selain itu, dua TBM ini juga terus berupaya memberikan kesadaran pada masyarakat tentang arti penting membaca. Maka lahirlah “Kapal Pintar” yang berkeliling setiap hari untuk memberikan suplay bacaan pada masyarakat. Nah, Booklovers, inilah hasil obrolan kami dengan pengelolanya, Wiwik Dwi Retnowati.

1 Wiwik Dwi Retnowati @Wiwi_Alya adalah pengelola #TBMJuasika, Samarinda, Kaltim. TBM ini merupakan wadah bagi remaja yang cinta buku di sana. Sejak 2005

2 Mulanya hanya berkumpul biasa. Melihat remaja yg suka baca tulis, @Wiwi_Alya berinisiatif mengumpulkan buku2 yang sudah dibaca. Terbentuklah #TBMJuasika

3 #TBMJuasika mampu manarik minat komunitas lainnya. TBM ini akhirnya menjadi ruang bagi berbagai komunitas. Masyarakat pun melihatnya secara positif @Wiwi_Alya

4 #TBMJuasika mengumpulkan buku dari beberapa perumahan. Beberapa rumah sudah ada yg punya perpus pribadi. Tapi mereka sangat antusias @Wiwi_Alya

5 Mereka jg punya LPKR (Lembaga Pengembangan Kreativitas Remaja). Disinilah lembaganya remaja kreatif Samarinda, Kaltim. Waktu muda harus digunakan sebaik2nya. @Wiwi_Alya

6 Meski remaja di Samarinda memberi respon cenderung negatif, tapi dg usaha yang kuat @Wiwi_Alya yakin dapat merubah mainset mereka. Apalagi didukung banyak pihak

7 @Wiwi_Alya jg menjalin hubungan dg sekolah2 & LSM2. Kalo di tempatmu ada perpus keliling mobil, di Samarinda ada “Kapal Pintar”. Berkeliling tiap hari.

8 Ada sekitaran 20an orang yg bergabung dg #TBMJuasika ini. Masih terlalu kecil untuk ukuran Samarinda yang luas. Tp semangat mereka sangat kuat. @Wiwi_Alya

9 Dg kegigihan itu, #TBMJuasika meraih juara I Festival TBM di Kemendikbud 2012, berdasarkan film produksi mereka berjudul #ParangMaya. Film ini sudah sampai Canada. @Wiwi_Alya

10 Film #ParangMaya diambil dari cerita rakyat Samarinda. Berkisah ttg cinta tak sampai, lalu menggunakan kekuatan mistik untuk menyatukan mereka. FIlm ini terwujud dengan dana yg minim @Wiwi_Alya

11 Kondisi masyarakat di Samarinda belum terbuka dengan kegiatan literasi #TBMJuasika. Dengan berbagai kegiatan positif, masyarakat pun menjadi percaya @Wiwi_Alya

12 Hingga kini, TBM di Kaltim sudah menjamur dengan berbagai kelebihan masing2. Semuanya saling melengkapi, saling jalin kerjasama. Seperti #TBMEkspresi @Wiwi_Alya

13 #TBMEkspresi juga mendirikan sebuah majalah remaja bernama Ekspresi. Mulanya buletin sekolah. Lalu menjadi majalah yg bisa dikomersilkan. @Wiwi_Alya

14 Di majalah Ekspresi ini, remaja dididik untuk disiplin dan berkarya. Riil, karya mereka akan dimuat majalah yg bisa dibeli di beberapa toko koran di Kaltim @Wiwi_Alya

15 Ekspresi merangkul remaja sebanyak2nya. Terkumpul ada 50 remaja yg mengurus majalah ini. Seluruhnya didedikasikan untuk remaja. @Wiwi_Alya

16 Pengalaman @Wiwi_Alya dg kegiatan literasi adalah kegiatan di Kapal Pintar dan Lumbung Buku dg konsep yg beda2. Ia berencana bikin Museum Kreatif

17 Museum Kreatif dirancang untuk mengembangkan kegiatan literasi agar tak berhenti begitu saja. TBM harus terus jaga kelestariannya. @Wiwi_Alya

18 Mulanya, @Wiwi_Alya juga berfikir negatif tentang TBM. Namun setelah kecemplung di dalamnya, ia merasa merasakan banyak manfaatnya

19 Dengan TBM, @Wiwi_Alya mencoba berjuang untuk Kaltim. Membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca. Semoga Sukses, kakak 🙂

20 @Wiwi_Alya mulanya tak suka baca. Namun ada seseorang yg mendorongnya untuk membaca. Sekali baca, ia ketahigan. Ia pun berbagi pengalaman membacanya dengan masyarakat

21 @Wiwi_Alya berharap pada seluruh penggerak literasi untuk tidak berhenti. Amal banyak, temen banyak. Masyarakat membutuhkan kita!

22 Jangan tergantung pada bantuan pemerintah. Kita bisa berbuat hal sederhana tp berguna bagi masyarakat meski tanpa bantuan pemerintah @Wiwi_Alya

23 Jika Booklovers tertarik dengan ke #TBMJuasika dan #TBMEkspresi, silakan berkunjung dan hubungan pengelolanya -> @Wiwi_Alya

Booklovers, demikianlah obrolan bersama @wiwik tentang kegiatan literasi di Kaltim. Saya, @irwanbajang melaporkan.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan