-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Komunitas – Salam Beta | Yogyakarta – Magelang – Boyolali

Salam Beta atau Sahabat Alam Belajar Kita ini adalah komunitas yang lahir karena erupsi Merapi. Brawal dari sebuah keinginan untuk mendistribusikan bantuan dan program trauma healing, mereka yang sekumpulan mahasiswa dan pecinta alam memutuskan untuk memberi kenang-kenangan berupa rumah baca. Akan tetapi melihat kondisi rumah baca yang tidak stabil dengan anak-anak dan pemuda yang perlu prhtian mereka memutuskan untuk mengelolanya bersama sekaligus memberi pendampingan dan pelatihan bagi warga sekitar tentang pentngnya membaca.

Perbincangan kali ini akan ditemani oleh Harum Munazaroh seorang mahasiswa FIB UGM, Anggara Lutfian Putra yang mahasiswa seni rupa universitas negeri yogyakarta, dan juga Ponco Kusumo Bawono seorang mahasiswa musik ISI. Nah Booklovers silahkan menikmati perbincangan singkatnya.

1. @salambeta , komunitas yang beranggotakan mahasiswa dan pecinta alam ini fokus pada pengelolaan rumah baca untuk masyarakat lereng Merapi.

2. Awal terbentuk @salambeta saat erupsi merapi tahun 2010 berawal dari distribusi bantuan untuk korban lantas berujung pada gagasan membangun rumah baca
3. Rumah baca @salambeta pertama bertempat di Boyolali dan yang ke dua di Muntilan, sedang menuju pembangunan rumah baca yang permanen
4. Menurut Mas Ponco ide nama @salambeta sendiri berawal dari pemikiran bahwa kita juga dapat belajar dari alam, bagaimana menyikapi bencana dengan arif.
5. awalnya dari mas Gunting saat program trauma healing dan setelah itu sekumpulan pemuda ini ingin memberi kenang-kenangan berupa rumah baca
6. karena tidak tega dengan rumah baca dan kondisi anak di lereng merapi tanpa pengelolaan,akhirnya diputuskan untuk membentuk @salambeta
7. selain fokus pada pengelolaan rumah baca, teman-teman @salambeta juga peduli pada kondisi pemuda dan anak-anak yang masih butuh bimbingan

8. seminggu sekali @salambeta terjun ke lapangan terutama di Boyolali untuk mendampingi anak-anak dan juga memberi pemahaman pada pengelolaan ke pemudanya
9. sayang sekali,pemuda di Boyolali terbentur kendala ekonomi &belum peka pada keadaan,akhirnya fokus @salambeta pemahaman dialihkan ke anak
10. selain program rutin seperti belajar dan menulis cerpen ada juga program kreatif @salambeta seperti menggambar,mewarnai,membuat prakarya
11. selain kegiatan pasti dari @salambeta ,tidak lupa juga donasi buku dan juga penerbitan buletin yang terbit dua kali dalam sebulan
12. konten buletin berkisar seputar kisah fabel, teka-teki silang, dan bacaan bagi anak-anak di dua posko @salambeta
13. donasi @salambeta dalam materi selalu ada dari rekan-rekan,meskipun nominalnya tidak pasti, sebagian didapat dari rekan yg sudah bekerja
14. desa sendiri sangat membantu @salambeta dg menyediakan tempat atau memberi donasi berupa batu&semen guna pembangunan rumah baca permanen
15. mengelola @salambeta juga pasti menemui tantangan seperti sulitnya mengumpulkan orang yang ingin ke lapangan &saat mengadapi situasi baru
16. Booklovers bisa menghubungi sekertariat di jl.semaki dengan kak Susi atau www.salambeta.wordpress.com untuk bergabung bersama @salambeta

17. @salambeta punya banyak buku dari buku pelajaran hingga bacaan, tapi koleksi buku akan segera diperbaharui dg lebih banyak buku bacaan
18. buku pelajaran akan diperbaharui, pertimbangannya buku bacaan lebih lebar sasarannya dan masa gunanya lebih panjang,agar tepat sasaran
19. Booklovers ada yang ingin mampir ke rumah baca @salambeta bisa langsung hubungi 081804060603 atas nama Awan atau ke facebook Salam Beta
20. ingin ikut program @salambeta ?jangan lupa konfirmasi dulu untuk berangkat bersama dari Jogja,dari pada jalan sendiri dan tersesat? 🙂
21. untuk donasi Booklovers bisa hubungi @salambeta dan alamat tadi dengan berbagai kebutuhan, bisa tenaga, buku, ataupun dana.
22. @salambeta juga memiliki satu projek baru untuk membantu SDN Sukorejo 1 Malang dalam donasi 999 buku
untuk perpus mereka yang kosong
23. Booklovers bisa mengikuti 999 Buku untuk SDN Sukorejo 1 Malang bersama @salambeta dg mendonasikan buku, paling lambat 9 november 2013

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan