-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Katalog Seni – Dollanan #2 (Cahyo Basuki – Ugo Untoro – Alie Gopal – Bambang Toko – Ali Umar – Titus Baru) | Yogyakarta

Dollanan #2 adalah pameran seni rupa yang digelar Museum dan Tanah Liat di Jogja National Museum (JNM) pada 28 September – 4 Oktober 2013. Dollanan (bs. jawa, dolan=anak) yang kemudian menjadi tema pameran — bahkan pameran serial yang kedua — awalnya adalah permainan yang bermetamorfosis menjadi hasrat berkreasi sebagaimana hasrat yang tertanam dalam diri anak-anak.

Karena itu, Dollanan, barangkali bukan pameran mainan anak-anak, tapi semangat kreatif tanpa batas yang dipunyai anak-anaklah yang melatari proses berkarya ke-68 seniman yang ikut dalam pameran yang dikuratori Bambang “Toko” Witjaksono ini.

Demikianlah enam mantan anak, Cahyo Basuki “Yopi”, Ugo Untoro, Alie Gopal, Bambang Toko, Ali Umar, Titus Baru, membincangkan Dollanan dengan bebas sebebas mereka sebagai (mantan) anak-anak dalam berkarya.

Disiarkan secara Streaming di tujuh saluran digital: https://radiobuku.com/cara-mendengarkan/

1. #UgoUntoro | Pameran Dollanan #1 dilaksanakan pada 2003 dan sepuluh tahun kemudian, 2013 terselenggara lagi di @JNM_Jogja

2. #UgoUntoro | Bermula dari frase Doll=boneka, kemudian diplesetkan menjadi dollanan karena menyisir semangat abadi kapan pun hasrat kita bermain. Tapi jangan dikira prosesnya juga main-main dlm #Dollanan. Yg ditampilkan juga seni lukis, patung, grafis

3. @bambangtoko | Tafsir seniman macam-macam soal boneka (yg bukan pabrikan). Dari pematung yg bikin gramafon hingga eksplorasi benda-benda kesukaan di rumah, seperti bungkusan rokok. Main-main dalam tafsir atas benda-benda mainan yang menjadi jiwa #Dollanan. Gak ada pretensi membuat karya utk pameran di galeri. Prosesnya yang penting!

4. @bambangtoko | Pameran diikuti oleh seniman pelbagai kota seperti Cilacap, Bandung, Surabaya, Jepang, Swiss. Tapi kebanyakan dari Jogja

5. #AliUmar | Dollanan ditafsir sebagai mainan sehari-hari. Sebagai perokok, ya mainannnya bungkus rokok yang dibuang sayang. Ditumpuk saja hingga seribuan lebih. Hingga pameran #Dollanan ada, seribuan tumpukan bungkus rokok itu dikreasi menjadi karya baru

6. #AliUmar adalah pematung kayu. Dan patung kayunya semua-muanya adalah dolanan. Dari kayu hingga ke bungkus rokok, gak ingin menyampaikan apa-apa. Bungkusan rokok itu kesenangan

7. #AlieGopal | Kreativitas di #Dollanan itu bermula dari sifat bermain. Jika kamu diam, melipat-lipat kertas. Itu mula-mula tak disengaja dan tak terencana

8. #AlieGopal | Setiap orang punya bonekanya sendiri2 yg jauh dari imej pabrikan seperti sayangnya pada bantal dan guling. Sesuatu adalah boneka jika kamu gelisah jika berpisah jauh dari “mainan” itu. AlieGopal membuat dawai yg bisa didengarkan sendiri dengan media kayu, benang, dan paku. Tak ada nada yang keluar. Telinga harus didekatkan dan dipetik sendiri. Beda dgn pemakai mp3 via earphone yang melulu untuk didengarkan

9. #Yopi | Konsep berkaryanya senang-senang di #Dollanan. Modal bikin dolanan itu having fun, semuanya senang karena itu ibadah

10. #Yopi mengecat mobil2an hotwheel koleksinya dengan cat putih. Keluarga albino. Pesan yg disampaikan satu: bersenang2 itu ibadah

11. #Yopi mengecat putih macam2 model hotwheel itu menjadikannya semuanya warna dasar ambulans. Ingat sakit, ingat ambulans

12. #TitusBaru | Karya tak lolos seleksi. Tapi dia kebagian mendesain katalog #Dollanan2 dengan prinsip deadline tepat waktu

13. @bambangtoko | Pembukaan #Dollanan2 28 Sept 2013 dibuka perform dalang wayang suket Ki Slamet Gundono “Karno Geguru”. Gundono adalah seniman yg tak lazim dan bereksplorasi dengan media penciptaan seni

14. @bambangtoko | Hari kedua 29 Sept 2013 #Dollanan2 adalah workshop boneka untuk anak-anak SD oleh ThedeoMIXBLOOD. Duet seniman yg mengolah bahan bekas menjadi barang mainan

15. @bambangtoko | Banyak karya di #Dollanan2 yang ditampilkan dengan tujuan interaktif. Bisa dipegang, dicoba-mainkan, bahkan ada yang boleh dibawa pulang

16. @bambangtoko | Ada juga seniman yang memaknai dolanan sebagai eksperimen dalam berkarya keseharian yang kerap gagal

17. @bambangtoko | Di pameran seni rupa #Dollanan2, gagal berkarya tak masalah! Semangat utamanya memang mencoba-coba

18. #Yopi bilang buku stensilan Annie Arrow yang betul-betul mempengaruhi dirinya luar dalam | #Dollanan2

19. #UgoUntoro bilang buku komik HC Andersen yang mempengaruhi hidup dan karya-karya seninya. Komik itu berkisah tentang kemiskinan dan petualangan #Dollanan2

20. @bambangtoko | Menyerahkan sepenuhnya imaji masa kecilnya pada dunia komik, terutama 70-an. Bahkan sempat bikin perpus komik! #Dollanan2

21. @bambangtoko | Grand Design karya Stephen Hawking justru membikin “seniman komik” ini selalu bertanya-tanya dan tak puas! Bertapalah dia! #Dollanan2

22. #AliUmar | Buku yang selesai dia baca adalah Perjanjian Manusia dan Jin. Lupa nama pengarangnya. Ada yg tahu? #Dollanan2

23. #AlieGopal | Lebih suka menonton buku. Menatap gambar-gambar di dalamnya #Dollanan2

Demikian Program Katalog Seni bersama perupa-perupa yang terlibat dalam Pemeran Seni Rupa #Dollanan2 yang diselenggarakan Museum dan Tanah Liat di Jogja National Museum (JNM) pada 28 September – 4 Oktober 2013. Sampai jumpa di program selanjutnya.

CATATAN: Katalog Seni Pemeran Seni Rupa #Dollanan2 ini ditayangkan “Post-Factum”, kala acara sudah selesai. Ini adalah arsip!

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan