-->

Peristiwa Toggle

Di London, Buku Kisah Selingkuh Guru-Murid Dicekal

LONDON — Buku karya Alissa Nutting dicekal di toko buku Australia. Karya berjudul Tampa itu berisi kisah perselingkuhan antara seorang guru wanita dan murid yang baru berusia 14 tahun. Para pengkritik buku itu menganggap Tampa mengambil ide cerita yang sangat menarik. Namun penggambaran Alissa dianggap menjijikan, dan memuakkan. Demikian diwartakan The Guardian dan dilansir ulang situs daring tempo.co 6 Agustus 2013.

Tampa, yang merupakan karya pertama Alissa, tercatat sebagai buku paling kontroversial. Alissa mengaku, Tampa terinspirasi dari kasus Debra Lafave, seorang guru Florida. Lafave dihukum karena berhubungan seks dengan muridnya pada tahun 2005. “Ada aturan untuk seksualitas dan juga ada cara yang diperbolehkan ekstrim dalam tulisan,” kata Alissa.

Alissa mengaku dia pernah satu sekolah dengan Lafave. Alissa tahu betul dengan kasus yang menimpa temannya itu. Buku tersebut bukanlah menonjolkan sisi kejahatan, melainkan cara mengambil pelajaran dari kasus Lafave. “Kasus ini bukan sebuah predator, namun ada sekelompok orang yang tidak mampu menerimanya dengan logika,” kata Alissa.

Alissa menuliskan kehidupan nyata dalam sebuah karya dengan mengaburkan sifat serius dari peristiwa dalam kasus tersebut. “Alih-alih berbicara tentang apa yang dilakukan tokoh, saya hanya berbicara tentang teori mengapa mereka melakukannya,”jelas Alissa.

Menanggapi pencekalan karyanya, Alissa tidak pernah menyesal. “Saya tahu betul tulisan saya, saya juga sudah memikirkan akibat dari tulisan tersebut, saya tidak mungkin bersembunyi di balik tulisan,” kata Alissa.

Tampa merupakan buku 272 halaman yang dipublikasikan pada 2 Juli 2013 oleh Ecco. Buku ini menceritakan hubungan cinta antara Celeste Price dan Jack Patrick dengan latar belakang Kota Florida.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan