-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Angkringan Buku – Cinta Anak Karaeng | Bulukumba Sulawesi Selatan

Ahmad Sahide, pengarang novel Cinta Anak Karaeng, ditemani Eko Prasetyo membicarakan novel yang baru saja terbit tersebut. Ahmad Sahide yang lahir dari pedalaman Bulukumba Sulawesi Selatan coba angkat kehidupan di sekitarnya. Salah satu yang ia bidik adalah pertarungan kelas dalam kasta masyarakat. Karaeng sebagai pemilik kasta bangsawan akan menghadapi konflik jika anaknya jatuh cinta pada kasta di bawahnya. Selain tak memberi keuntungan, tentu saja menurunkan derajat bangsawannya.
Melalui novel Cinta Anak Karaeng, Ahmad Sahide memposisikan dirinya sebagai manusia terpelajar dalam memandang tradisinya sendiri. Dengan demikian, ia bisa sangat keras dalam melihat dan kritis.

1 #AhmadSahide Menulis novel Cinta Anak Karaeng #CAK, S1 lulus Hubungan Internasional UMY, S2 & S3 Kajian Timur Tengah. Aktif di Komunitas Belajar menulis

2 #EkoPrasetyo Alumnus Fak Hukum UII. Tinggal di #Jogja. Bersama #AhmdaShide mencari nafkah di Social Movement Institute

3 #CAK Karya #Sahide menganggap sisi budaya masyarakat #Bulukumba SulSel. Cinta beda kasta yang terlarang menjadi pintu masuknya.

4 Sebagai kelahiran #Bulukumba, #Sahide merasa jadi Duta Besar untuk ceritakan ttg Bulukumba kepada dunia melalui bukunya, #CAK

5 Dalam #CAK, tokoh utamanya mati. Lelaki yang terusir lari ke #Kendari, si perempuan bunuh diri minum racun. #SyuramSekali

6 Novel #CAK terinspirasi novel2 lama, karya HAMKA misalnya. Menurut #Sahide novel2 sekarang terlepas dari nilai2 budaya lokal

7 Karaeng itu bertingkat. Ada yang penguasa strukutural birokrasi sada jg yang tidak. Kesewenang2an merekalah yang dikritisi novel #CAK

8 Bagi #EkoPrasetyo, #Sahide membaca tradisi sbg terpelajar dg bentangan jarak. #CAK gambarkan pertarungan kelas sosial yang akut

9 Pertarungan kelas sosial ini tak hanya pertarungan ekonomi tapi juga romantika, budaya dll. #Sahide keras dalam hal ini

10 #CAK angkat kembali budaya patriarki dg sangat kritis. #Sahide memilih artikulasi yg tepat dg menuliskannya.

11 #Sahide melihat bahwa konflek kelas konflik yang imanen dalam sejarah pergaulan di Indonesia

12 Bagi #EkoPrasetyo kisah yang memenuhi ruang novel #CAK jadi hidup karena ada kontradiksi kelas sosial yang kental

13 Di #Bulukumba tradisi seperti ini belum diungkap. Bagaimana hubungan cinta kena hukum sosial? Bagaimana sistem politiknya?

14 Di #Bulukumba, karaeng (bangsawan) akan cari menantu anak karaeng untuk jaga kebangsawanan. Novel #CAK berharap, karaeng bisa pahami cinta

15 Banyak perempuan menderita di #Bulukumba. Menemukan cinta yang kesasar pada diri lelaki berkasta rendah. Ini harus disadarkan

16 Peristiwa yang sama dalam novel #CAK bisa dibaca dalam The God Of Small Thing (Arundhati Roy). Pertarungan kelas sosialnya mirip

17 Aalat produksi digunakan secara monopolis oleh pemilik modal untuk menampilkan imajinasi baru. Film Hero jadi laku keras #EkoPrasetyo

18 Kaum terpelajar dilatih jadi manusia ekonomi dengan program mahasiswa wirausaha. Ini merubah cita2 anak muda jadi kaya, tak kritis #EkoPrasetyo

19 Menjadi orang kaya itu bukan cita-cita. orang kaya itu musuhnya agama. Anak Muda jangan kaya, itu haknya orangtua. #EkoPrasetyo

20 Kompetesi dihalalkan. Segala lomba diselenggerakan, pemenang adl penguasa, lahirlah kasta baru. seperti UN. #EkoPraseto

21 Orang kaya dalam kebudayaan masa sangat dihormati bahkan disembah. Siapa punya ia punya beragam hak istimewa. Kayak budaya rimba #EkoPrasetyo

22 Diperparah oleh ajaran agama yang disimpangkan, semakin kamu kaya kamu bisa banyak beramal. Apakah beramal = uang? #EkoPrasetyo

23 Jika amal=uang, posisi Tuhan jadi sejajar. Bisa ditukarkan. Jangan termakan poster2 agama yang menganjurkan membuang uang anda

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan