-->

Peristiwa Toggle

Ini Pengakuan Penulis Buku SD ‘Porno’ Anak Gembala

JAKARTA — Dedy Tri Riyadi, penulis cerpen “Anak Gembala dan Induk Serigala” mengaku karyanya dicatut dalam buku pelajaran sekolah dasar tanpa sepengetahuannya. “Cerpen itu harus dicabut dari situ,” kata Dedy sebagaimana diwartakan situs daring tempo.co 11 Juli 2013.

Dedy mengaku penerbit ataupun penulis buku pelajaran SD tersebut tidak menghubungi dirinya untuk meminta izin memuat karya cerpennya. Dedy juga mengaku tak mengenal para penulis buku SD tersebut.

Ia mengetahui cerpennya menjadi perbincangan ketika membaca linimasa di Twitter, beberapa hari lalu. Ramai kicauan mengenai buku SD yang mengandung muatan porno. Penasaran, Dedy membuka link di Twitter tersebut. Setelah membacanya, Dedy justru terkejut.

Saking terkejutnya bahkan ia memeriksa blog-nya untuk memastikan bahwa cerpennyalah yang dikutip buku SD tersebut. “Saya kaget ternyata cerpen saya yang diperbincangkan,” Dedy berujar.

Dedy menegaskan bahwa cerpen “Anak Gembala dan Induk Serigala” yang ia unggah di blog pribadinya itu bukanlah cerita pornografi. Tapi mengenai kisah seorang perempuan korban perkosaan, yang kemudian hamil dan berjuang menghidupi anaknya. Ia menolak juga disebut menggunakan kata-kata vulgar dan porno dalam cerpen tersebut. “Pemerkosaan dan pelacuran itu hal yang faktual terjadi,” ujarnya.

Hal yang menjadi masalah adalah cerpen tersebut dimuat dalam buku pelajaran SD. “Harusnya editor dan penyusun buku itu bisa melihat cerita ini tidak sesuai untuk anak kelas 6 SD,” kata Dedy.

Cerita “Anak Gembala dan Induk Serigala” dimuat di buku pendamping pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 6 SD/MI dengan judul “Aku Senang Bahasa Indonesia”. Buku pelajaran SD yang memuat karya Dedy tersebut beredar di Bogor.

Cerita yang seharusnya dikonsumsi dewasa itu tercantum dalam halaman 57-60. Buku yang diterbitkan CV Graphia Buana ini beredar sejak Maret 2013. Sejumlah orangtua murid melaporkan kasus ini ke Dinas Pendidikan Kota Bogor, pada Rabu 10 Juli 2013 kemarin.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan