-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | TBM Sehati – Mang Yayat | Kab Bandung

Booklovers, kali ini Program Komunitas mengangkat kisah TBM Sehati dari Kampung Pasirheuni, Kecamatan Cimaung, Bandung. Taman Bacaan Masyarakat ini didirikan Mang Yayat, seorang otodidak yang berkesadaran literasi. Mang Yayat hanya finish hingga kelas 5 SD untuk sekolah formal. Membangun sendiri ekonominya dengan berjualan tahu keliling, konveksi, dan mendirikan institusi persebaran buku di strata paling kecil dalam struktur masyarakat, yakni kampung. Ayo kita simak!
1 Mang Yayat berasal dari Kampung Pasirheuni, Kecamatan Cimaung, Bandung. Ia bekerja sebagai tukang tahu keliling. #TBMSehati

2 Mang Yayat tidak tamat sekolah. Ia bersekolah hingga kelas 5 SD. #TBMSehati

3 Hidup bersama ibunya, Mang Yayat dan ibunya berusaha mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. #TBMSehati

4 TBM terbentuk karena keterputusan dalam hal pendidikan yang dialami Mang Yayat. Ia membaca buku-buku karena tidak melanjutkan sekolah.

5 Buku pertama yang Mang Yayat beli adalah tentang seni rupa.

6 Sejak tahun 1997, ia sudah meminjam dan membagi buku-buku. Aktivitas ini berlangsung hingga 2002.

7 Tahun 2011, Mang Yayat bekerja di usaha konveksi. Satu kantong buku tetap ia bawa ke lokasi kerja untuk menambah keilmuannya.

8 Tahun 2012,  Mang Yayat beralih profesi menjadi pembuat dan penjual tahu. Ia mendirikan TBM keliling.

9 Mang Yayat berkeliling menggunakan motor sambil membawa 200-300 buku yang ditaruh di rak buatannya.

10 Ia berkeliling kampung pada pukul 11 hingga 1 siang atau masuk ke madrasah dari pkl 4 hingga 6 sore.

11 Dari berkeliling itu, Mang Yayat mengenal sosial dan kultur masyarakat. Berbagai pertanyaan dilontarkan terkait TBM.

12 Masyarakat yang bekerja sbg petani diberikan buku soal pertanian oleh Mang Yayat.

13 Khusus untuk ibu-ibu, Mang Yayat membuat pelatihan yang dapat mengangkat perekonomian mereka.

14 Untuk anak-anak, Mang Yayat membuat media yang memuat pesan bergambar. Mang Yayat fokus pada pengembangan diri anak.

15 Nilai-nilai dalam media itu diceritakan pada anak agar mereka teredukasi.

16 Mang Yayat juga membuat pelatihan pada anak-anak, misal soal reproduksi.

17 Respons warga cukup positif terhadap aktivitas #TBMSehati Mang Yayat yang hanya jebolan sekolah 5 SD itu.

18 Lewat usaha #TBMSehati Mang Yayat, masyarakat pun mulai mengetahui fungsi dari buku.

19 Buku-buku yang dibaca Mang Yayat mulanya adalah buku tentang seni rupa. Buku-buku tentang agama Islam pun disukai oleh Mang Yayat.

20 Tapi bagi Mang Yayat, buku apa saja ia baca sehingga tidak ada keterbatasan jenis tema buku.

21 Kesadaran akan keterbatasan pendidikan membuat Mang Yayat membaca buku apapun untuk menambah pengetahuan.

22 Buku adalah sebuah ladang pendidikan dunia dan akhirat.

23 Selain keluarga, buku adalah media pendidikan yang dapat bermanfaat bagi Mang Yayat

Booklovers, demikian Program Komunitas bersama Mang Yayat dari #TBMSehati Kampung Pasirheuni, Kecamatan Cimaung, Bandung. Semoga menginspirasi

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan