-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Buku Pertamaku – M Mukhtasar | Yogyakarta

M Mukhtasar, memilih jalur dosen sebagai upaya mengabdikan dirinya kepada sesama. Dengan menjadi dosen, jalan untuk berbagi lebih terbuka lebar dan tak tergantikan dengan profesi lainnya. Ia kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Filsafat UGM. Nah, bagaimana pandangannya terhadap filsafat dan buku apa saja yang mempengaruhinya?

1 Manusia memulai hidupnya dengan potensinya, yaitu rasa ingin tahu. Potensi otentik ini membedakan dengan makhluk lainnya #Mukhtasar

2 Potensi otentik ingin tahu ini disebut juga kemapuan menalar, terhadap fakta-fakta yg hadir di sekitarnya #Mukhtasar

3 Ini harus disadari manusia sebagai upaya untuk memfungsikan rasionalitas. Semua ilmu ada dalam rangka untuk itu #Mukhtasar

4 #Mukhtasar menyukai filsafat sejak kecil. Jika ditanya kenapa memilih filsafat, ia tak tahu. Cinta begitu saja

5 Waktu kecil #Mukhtasar bertanya tentang keadilan. Jawabannya beragam. Keadilan adl memenuhi keinginan sesuai kadarnya (hak)

6 Hak diberikan sesuai dengan kedudukan masing2. Tidak bisa disamakan. Begitu pula kewajibannya. #Mukhtasar

7 Jawaban atas pengetahuan itu filosofis. Perkembangan filsafat diawali dengan pertanyaan “apa?”. Beda dg ilmu lain #Mukhtasar

8 Setelah memilih ilmu yang didalami, manusia harus berani mempertanggungjawabkan. Melalui media apa ia akan berbuat #Mukhtasar

9 #Mukhtasar memilih sebagai dosen bidang filsafat. Ternyata ada yang lebih mulia, yaitu mengabdikan diri pada sesama

10 Kenapa berbagi? Dg berbagi segalanya menjadi tidak asing. Semuanya jadi serba tahu. Berbagi filsafat melalui pendidikan #Mukhtasar

11 Kebanyakan filsuf berbagi kepada sesama melalui pendidikan, pengajaran. #Mukhtasar

12 Filsafat hadir agar manusia tidak disorientasi pada kehidupannya. Agar lebih dekat dengan kebenaran hakiki #Mukhtasar

13 Dengan filsafat agama, kita bisa mendekati kebenaran mutlak. Perbedaan akan bisa dikelola dengan baik #Mukhtasar

14 Dalam filsafat ada 2 pendekatan; Ketokohan & Tematik. Meniru tokoh ato mencari jawab sendiri #Mukhtasar

15 #Mukhtasar jatuh cinta pada Ibnu Rusyd, the great interpretator karya2 Aristoteles. Juga Asghar Ali

16 Karya yang mempengaruhi #Mukhtasar adalah Teologi Pembebasan Asghar Ali. Untuk membumikan ajaran agama

17 Ajaran agama tidak hanya doktrin, tapi juga cermin. Ia merupakan ilmu agama. Harus ada tranformasi pada kehidupan #Mukhtasar

18 Teologi pembebasan memberikan kerangka praktis operasional bagaimana mencerdaskan masyarakat #Mukhtasar

19 Sekomprehensif apa pun jawaban filsafat, pertanyaan tak akan berhenti. Hakikat kebenaran mutlak tak dicapai filsafat, tp mendekati #Mukhtasar

20 Filsafat itu bukan hayalan. Itu dunia lain. Sementara filsafat jelas dan tegas. Tindakan kemanusiaan paling otentik #Mukhtasar

21 Setelah Teologi Pembebasan, #Mukhtasar mempelajari Fenomenologi. Titik temu antara teoritis dan praktis

22 Buku yang mempengaruhi #Mukhtasar adalah Teologi Of Liberation in Islam (Asghar Ali). Teologi islam itu sudah liberatif

23 Selanjutnya, karya2 Maurice Merleau-Ponty, Structure of Behavior. Kajian Fenomenologi #Mukhtasar

Demikian Program Buku Pertamaku bersama M Mukhtasar Dekan Fakultas Filsafat UGM. Saya, Fairuzul Mumtaz, @fairuzulmumtaz, melaporkan. Sampai jumpa!

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan