-->

23Tweets Toggle

#23Tweets | Asian African Reading Club | Bandung

Asian African Reading Club (AARC) berdiri di Bandung, 15 Agustus 2009. Bertempat di Museum Konperensi Asia Afrika, Jl. Asia Afrika 65 Bandung. Sebuah komunitas yang hendak memaknai spirit Bandung dan nilai-nilai konperensi Asia Afrika 1955 untuk diaktualisasikan dalam konteks kekinian, termasuk mengkaji potensi sosial budaya bangsa-bangsa Asia Afrika.

Komunitas ini memiliki visi sebagai kelompok referensi bagi tumbuhkembangnya nilai-nilai Konperensi Asia Afrika. Adapun nilai termaksud, di antaranya adalah niat baik, kerjasama, kesetaraan, dan hidup berdampingan dengan damai (peaceful co-existence).

Aktivitas yang dilakukan meliputi AARC: Tadarusan Buku (Diskusi) dan Napak Tilas. Simak uraian Adew Habtsa @adewhabtsa dan Haris Abdullah @haris_almajnun dari @AAReadingClub1.
1 @AAReadingClub1 adalah komunitas baca di #Bandung yg ingin menangkap ilmu pengetahuan dgn budaya membaca

2 @AAReadingClub1 ini berdiri tgl 15 Agustus 2009 di Bandung yg hamper bertepatan dgn perayaan HUT Republik Indonesia.

3.Selain ingin menumbuhkan semagat mencari ilmu, @AAReadingClub1 juga ingin memaknai kembali peristiwa sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955

4.Ada 4 hal yg ingin digali oleh @AAReadingClub1 ini dari KAA,yaitu 1. Good will atau itikad baik, itikad dari para pemimpin Asia Afrika utk menyatukan Negara kulit berwarna inilah yg perlu kita maknai kmbali

5.2. Kesetaraan, tdak ada perbedaan antara yg kaya ato miskin, yang hitam ato putih, semua sama di depan hokum, apalagi di depan Tuhan

6.3. Peacetul co-existence ato hidup damai berdampingan, hidup damailah sama siapapun meskipun berbeda keyakinan atopun berbeda haluan hidup @AAReadingClub1

7 Yang terakhir adalah (4) kerjasama, hidup bergotongroyong. Itulah 4 pilar semangat @AAReadingClub1, sesuai prinsip KAA #Bandung

8.Pada awal pembentukannyathn 2009 , krn masih tergolong kaum minorotas maka @AAReadingClub1 sedkit sekali peminatnya.

9 Buku2 yg sudah dibaca adl: “The Bandung Connection” karya Roeslan Abdulgani, buku ini sudah dianggap buku wajib baca oleh pegiat @AAReadingClub1. Maka siapapun yg ingin msuk @AARC harus baca buku ini.

10.Buku selanjutnya adl buku yg ditulis oleh Bpk. Ali Sastroamidjojo mantan ketua konferensi Bandung yg membuat buku autobiografi tentang Konferensi Asia Afrika,

11 Ada juga buku karangan pegiat @AAReadingClub1 sendiri berjudul “Bandung Ibukota Asia Afrika”; bunga rampai yg bacanya sdh selesai

12 Dan buku yg sedang @AAReadingClub1 baca adalah “Dibawah Bendera Revolusi” karangan Presiden Sukarno yang sgt tebal dan terkenal itu.

13 “Tadarus Buku” istilah yg digunakan @AAReadingClub1 ketika ingin mengadakan pembacaan buku rutin di Jl Merdeka #Bandung

14 Selain tadarusan buku, kegiatan komunitas @AAReadingClub1 adalah “Napak Tilas”, yaitu susuri tempat2 yg terdapat dlm buku yg dibaca

15 Uniknya, agenda “Napak Tilas ” @AAReadingClub1 ini selalu banyak peminatnya, lain dengan “Tadarus Buku”

16 Selain itu, acara yg ada di @AAReadingClub1 adalah tuliskan kembali pesan2 dlm KAA, entah cerpen, puisi, karikatur, lagu, atau lukisan

17 Bagi @AAReadingClub1 jumlah personel bukan menjadi masalah, tapi kuatnya bagaimana motivasi untuk sama2 dalam belajar.

18 “Nikmatin aja” itu salah satu tips dari @AAReadingClub1 bagi booklovers yg sedang atau ikut dalam komunitas membaca agar “passion” dalam membaca tetap terjaga.

19 Utk dapat me-“nikmati aja” itu, mka booklovers belajar ikhlas & nikmati proses, karna membaca itu bagian dri proses | @AAReadingClub1

20 Tips kedua dari @AAReadingClub1 adalah sadari & mantapkan 7an, bahwa di setiap komunitas membaca pasti ada guna & manfaatnya

21 Bagi komunitas @AAReadingClub1 sangat menyadari bahwa tidak ada satu pun karya besar yang dihasilkan oleh seseorang yang “kosong” tanpa bahan bakar, dan bahan bakar itulah adalah membaca.

22 Kedepan @AAReadingClub1 lakukan napaktilas ke makam Bung Karno di “Bulan Bung Karno” & “Bulan Bung Hatta”. Juga menerbitkan buku & audiobook.

23 Nah, bagi booklovers, yg berminat segera saja kunjungi akun FB Asian Africa Reading Club atau akun twitter @AAReadingClub1

Demikian komunitas membaca Asian African Reading Club #Bandung. Terimakasih telah menyimak. Dukung komunitas literasi yg kreatif ini @AAReadingClub1

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan