-->

Peristiwa Toggle

PaperTab, Si Tablet Setipis Kertas!

CAMBRIDGE — Lupakan saja tablet-tablet buatan Samsung ataupun Apple. Saat ini, sudah ada tablet bernama PaperTab yang tebalnya hanya setipis kertas. Seperti yang dilansir oleh Information Week (8/1), tablet ini memang ukurannya hanya setipis kertas. Meskipun begitu, PaperTab bisa digunakan layaknya sebuah tablet biasa.

PaperTab merupakan prakarsa dari kumpulan peneliti di Cambridge University, Inggris. Bekerja sama dengan Intel dan the Human Media Lab dari Queen’s University, Kanada, PapaerTab akhirnya berhasil dipamerkan pada gelaran CES 2013 kali ini. Dengan mengusung layar sebesar 10,7 inch, PaperTab dilengkapi dengan touchscreen interaktif.

Karena ukurannya yang setipis kertas, maka tablet ini sangat fleksibel untuk dibawa ke mana-mana. Pengguna pun juga bisa membengkokkan PaperTab layaknya sehelai kertas.

Yang unik dari tablet ini adalah kemampuan terintegrasinya dengan PaperTab lainnya. Misalnya, jika seorang pengguna ingin membuka email tanpa harus beralih dari inbox, maka tinggal sentuhkan saja PaperTab lain ke atas email tersebut. Secara otomatis email tersebut akan terbuka di PaperTab lain.

Sayangnya, PaperTab saat ini hanya mendukung warna hitam dan putih saja. Jadi, jika pengguna membuka sebuah foto, maka foto tersebut akan berubah warnanya menjadi hitam putih.

Selain itu, PaperTab ini dapat pula dijadikan seperti e-book, di mana para penggunanya akan merasa lebih mudah saat membaca artikel online, karena mereka hanya perlu menekuk layarnya untuk pindah ke halaman selanjutnya.

Roel Vertegaal, sang direktur Human Media Lab untuk Queen’s University menambahkan bahwa PaperTab ini juga sangat memudahkan orang-orang kantoran yang bekerja dengan dokumen-dokumen ganda.

Sebab tablet masa depan ini dapat berkirim dokumen ataupun foto hanya dengan 1 PaperTab menampilkan layar draft email, sedangkan PaperTab lainnya menampilkan dokumen atau foto yang akan dikirim, cukup dengan menyentuh layarnya saja, maka foto/dokumen tersebut dapat langsung masuk ke draft email tersebut.

Pihak Intel beranggapan bahwa 5 atau 10 tahun lagi, teknologi ini akan menggeser penggunaan tablet, layar komputer, laptop, Ultra-notebbok yang ada sekarang. Bahkan, dapat menggantikan posisi kertas di dunia ini. Dengan adanya PaperTab ini, orang-orang tidak perlu repot lagi membawa tumpukan kertas, atau menyimpannya di dalam lemari berkas khusus. Demikian dikabarkan situs daring  merdeka.com, 9 Januari 2013 dan indonesiatoday.com, 10 Januari 2013.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan