-->

Peristiwa Toggle

Kebanjiran, KPK Titipkan Dokumen ke Arsip Nasional

JAKARTA – Sejumlah dokumen milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dititipkan di Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia pascabanjir yang menimpa Gedung KPK beberapa waktu lalu. Ketua Arsip Nasional, M Asichin, mengatakan dokumen yang dititipkan ini bersifat tertutup. Dia sendiri mengaku tidak tahu ada berapa dokumen dan dokumen apa saja yang dititipkan KPK itu.

“Apa saja itu, berapa jumlahnya, tentu kita terikat kode etik. Dokumen KPK yang disini ada, kami enggak tahu detail, tapi kalau disampaikan disini kan tentunya itu di luar kewenangan saya,” kata Asichin usai mendampingi Ketua MPR Taufik Kemas berkunjung ke Kantor Arsip Nasional, sebagaimana dikabarkan di situs daring krjogja.com, 28 Januari 2013.

Dia mengatakan, dokumen-dokumen yang dititipkan ke Arsip Nasional cukup banyak. Katanya, ada yang boleh diperbolehkan untuk umum namun ada juga yang harus dirahasiakan sesuai dengan Pasal 17 UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) UU 14/2008.

“Untuk dokumen KPK ini by condition, artinya tidak bisa dibuka, tertutup, berdasarkan perjanjian tertentu,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, dokumen yang dititipkan ini masih belum diketahui batas waktu pengambilannya. “Sampai kapan enggak tahu, tergantung kepentingan dia, dua tahun, tiga tahun tergantung mereka. Kita hanya dititipkan sementara,” jelasnya.

Tidak hanya KPK saja yang menitipkan dokumennya di Arsip Nasional, dia menjelaskan, saat banjir kemarin, Balai Penelitian Perikanan dan Kelautan, Muara Karang, Jakarta, juga dititipkan di sini.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan