-->

Peristiwa Toggle

Abjad Ryantori Bikin Bahasa Indonesia Mendunia?

JAKARTA — Bahasa Indonesia memang semakin diminati warga dunia. Hal ini membuat bahasa Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 besar bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.

Di Australia, misalnya, bahasa Indonesia merupakan bahasa paling populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah pada tingkat pendidikan dasar mengajarkan bahasa Indonesia, 187 di antaranya berada di Australia Barat. Biasanya Bahasa Indonesia merupakan bahasa wajib dipelajari di tingkat sekolah dasar.

Melihat fenomena ini, Penulis buku Delapan Rekor Dunia dari Indonesia, Ir. Ryantori memiliki keinginan membawa Bahasa Indonesia dikenal luas di seluruh dunia, setidaknya menjadi bahasa yang mudah dipahami bangsa lain.

“Melalui abjad Ryantori, harapannya dapat menghantarkan bahasa Indonesia menjadi bahasa dunia,” kata Ryantori dalam acara peluncuran buku Delapan Rekor Dunia dari Indonesia, belum lama ini di Jakarta.

Ryantori menjelaskan bahwa abjad yang disusunnya bertujuan untuk memudahkan seseorang memahami cara melafalkan Bahasa Indonesia secara cepat. “

Abjad Ryantori tidak mengubah arti dari tatanan bahasa Indonesia yang sudah dibakukan,” jelasnya. Menurut Ryantori, abjad ini merupakan abjad pertama di dunia yang sangat konsisten antara penulisan, pengejaan dan cara membacanya. Berbeda dengan Bahasa Inggris ‘one’ yang penulisan, pengejaan dan cara membacanya akan berbeda bunyinya sehingga menyulitkan untuk dipelajari.

“Abjad ini dapat dipelajari oleh turis asing hanya dalam waktu lima menit saja. Mereka tak akan langsung memahami arti Bahasa Indonesia, namun dengan abjad Ryantori ini mereka dapat melafalkan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar,” ungkapnya.

Sementara, Vice Director PT Katama Suryabumi Agus B Sutopo selaku perwakilan perusahaan pengembang inovasi, abjad Ryantori dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mengembangkan Bahasa Indonesia agar dikenal luas di dunia.

“Meskipun penulisan kata menggunakan abjad Ryantori akan menghasilkan singkatan-singkatan, namun hal tersebut tidak akan merusak tatanan baku bahasa Indonesia karena hanya bersifat membantu pelafalan bahasa Indonesia secara konsisten,” ungkapnya.

Sekadar informasi, dalam buku abjad Ryantori penulisan kata demi kata yang menggunakan abjad Ryantori dituliskan berupa singkatan-singkatan dengan menghilangkan beberapa huruf A dalam sebuah kata, dengan maksud memudahkan pelafalan Bahasa Indonesia.

Atas temuannya yang sudah dibukukan tersebut, Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan terhadap Ryantori. Demikian dikabarkan situs daring inilah.com, 9 Januari 2013.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan