-->

Kronik Toggle

Tren Penjualan Buku Mengarah ke Buku Biografi

JAKARTA – Ada perubahan tren dalam jenis buku yang laris di masyarakat. Semula buku-buku yang laris adalah buku pengetahuan umum. Namun kini tren itu bergeser ke buku biografi atau profil seseorang.

Hal ini terlihat dari banyaknya buku biografi yang ditawarkan kepada penerbit dan respond pasar yang cukup baik di masyarakat.

Husni Syawie, Sekretaris Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), dalam diskusi Buku mengenai Jokowi, mengatakan, kalau Buku biografi mendominasi penjualan di indonesia. Bahkan, hampir separuh dari top ten penjualan buku dihuni oleh buku biografi.

“Kita mendapatkan data dari laporan top ten sale, ada enam buku tokoh biografi, diantaranya  Chairul Tanjung, Dahlan Ikhsan, Pak Harto, dan Jokowi. Trennya berubah jika dulu Biografi hanya tokoh yang kontroversial saja, sedangkan sekarang buku biografi semakin digemari pembaca,” katanya di Jakarta, (17/11/2012).

Ia mengatakan, masyarakat membutuhkan tokoh panutan ditengah kondisi sosial yang ada. Dan, buku biografi akan menjadi solusi bagi maraknya masyarakat.

Selain itu, tokoh yang di tulis juga menjadi faktor bagi ketertarikan pembeli membeli buku. Jika tidak menarik maka tidak akan dibeli masyarakat. “Misalkan Jokowi kenapa banyak dibuat karena tokohnya menarik bagi masyarakat dan mampu memberikan contoh bagi masyarakat, sehingga pasarnya ada,” jelasnya.

“Ujungnya adalah Seleksi alam dan buku yang bagus akan diserap lebih banyak di masyarakat dibandingkan yang tidak berkualitas,” tambahnya.(*)

*)Tribunnews, 17 November 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan