-->

Kronik Toggle

Mengungkap Misteri Tulisan Tertua di Dunia

LONDON – Para peneliti berusaha memecahkan tulisan tertua di dunia menggunakan teknologi baru dan crowdsourcing daring. Kini, mereka mengungkap telah hampir memecahkan misteri huruf-huruf kuno tersebut.

Tulisan itu disebut sebagai proto-Elamite dan memiliki akar di Iran pada masa 3.200 sampai 3.000 sebelum masehi. Sampai saat ini, tulisan berusia 5.000 tahun itu tidak dapat dipecahkan.

Kini, dengan menggunakan teknologi imaging yang dikembangkan University of Oxford dan Southampton di Inggris, para peneliti memperoleh bantuan besar untuk memecahkan tulisan tersebut.

Mereka menggunakan teknologi bernama Reflectance Transformation Imaging (RTI) yang tersusun dari sebuah dubah dengan 76 cahaya dan kamera yang diletakkan di atas kubah. Alat ini mampu memotret dokumen kuno dan menghasilkan gambar yang berkualitas sangat tinggi.

Artifak kuno tersebut diletakkan di tengah kubah lalu dipotret menggunakan 76 cahaya yang masing-masingnya berbeda. 76 gambar yang telah diperoleh akan digabungkan sehingga peneliti bisa menggerakkan cahaya di permukaan gambar digital serta memanfaatkan perbedaan antara cahaya dan bayangan untuk memperoleh detil.

“Kualitas gambar hasil potret sangat menakjubkan. Saya telah menghabiskan waktu 10 tahun untuk menerjemahkan sistem penulisan proto-Elamite, dengan teknologi baru ini, saya rasa kami siap untuk membuat terobosan baru,” ujar Jacob Dahl dari Oxford University Oriental Studies Faculty.

Jacob Dahl mencatat bahwa mencari perbedaan yang dapat dilihat mata telanjang mungkin justru malah menjadi hambatan dalam proses penerjemahan. Foto artifak tulisan kuno tersebut kini telah disebarkan secara daring atau kepada pulik umum.

*) KRJogja, 27 Oktober 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan