-->

Kronik Toggle

Wali Murid Robohkan Gedung Perpustakaan SD

PAMEKASAN– Dinilai membayahakan keselamatan siswa,  sekitar 80 wali murid membongkar paksa bangunan gedung perpustakaan SDN Plakpak VI, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, hingga rata dengan tanah, Senin (30/7/2012).

Gedung perpustakaan yang baru satu bulan dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Pamekasan, dituding tidak memenuhi standar dan menyalahi bestek. Sebab kualitas bangunannya jelek, sehingga mengkhawatirkan.

Dalam pembongkaran gedung yang berlangsung selama 2 jam, sejumlah murid dan guru hanya menyaksikan dan membiarkan gedung yang sudah rampung sekitar 80 prosen dibongkar warga. Sementara Kepala SDN Plakpak VI, Ihwan Susanto, saat itu sedang penataran di Pamekasan.

Menurut beberapa wali murid, bahan yang digunakan pemborong untuk membangun gedung itu mengundang pertanyaan warga sekitar yang melihatnya. Sebab campurannya lebih banyak tanah, dibanding pasir dan semen.

Pembongkaran ini bukan dilakukan serta merta, melainkan lebih dulu dengan pengamatan selama satu bulan sejak bangunan itu digarap. Bahkan, ketika di antara wali murid menanyakan kepada tukang kenapa campuran semennya sedikit, tukangnya hanya diam tak berani komentar, karena sudah perintah dari pemborongnya.

Nursalam, salah satu anggota komite sekolah menambahkan, ia tidak mengerti berapa besaran anggaran yang dikucurkan untuk membangun gedung perpustakaan ini, karena pihak sekolah tidak koordinasi dengan komite sekolah.

Ihwan mengaku jika pembangunan gedung perpustakaan tidak melibatkan komite sekolah, karena dirinya tidak punya kewenangan dan tinggal menerima saja proyek dari Dinas Pendidikan (Diknas) Kab Pamekasan. Sedang CV yang membangun sudah ditunjuk Diknas.

*) Tribunnews, 31 Juli 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan