-->

Kronik Toggle

Tersangka Korupsi Alquran Muncul di Rumah Ketua Fraksi PG

JAKARTA – Tersangka dugaan suap pembahasan anggaran proyek Alquran, Zulkarnaen Djabar akhirnya mucul di kediaman koleganya Setya Novanto, di Jalan Wijaya 13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2012) malam. Sebelumnya, Zulkarnaen sulit ditemukan pascapenetapan dirinya menjadi tersangka kasus tersebut.

Dengan mengenakan kemeja batik dan celana bahan hitam, Zulkarnaen datang sendiri ke acara silaturahmi idul fitri yang diselenggaranan di rumah Setya yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) itu.

Saat ditemui wartawan, Zul demikian biasa disapa, menolak untuk diwawancarai. Bahkan sampai pulanggnya pun ia enggan ditemui wartawan.

Menurutnya ia datang hanya untuk bersilaturahmi. “Mau lebaran aja,” kata Zuk sembari melambaikan tangan menolak diwawancarai lebih.

Pada hari yang sama, Zulkarnaen Djabar, juga telah bersilaturahmi ke mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK). Selama 30 menit, ia berada di kediaman JK, untuk saling mengucap salam bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 2012.

Diketahui, Zul dan anaknya Dendy Prasetya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembahasan anggaran proyek pengadaan Al-Quran dan pengadaan proyek lab komputer Mts pada 29 Juli 2012 lalu.

Keduanya disangkakan dalam pasal penyuapan. Mereka berdua dijerat dengan pasal 12 huruf a atau b subsidair pasal 5 ayat 2, lebih subsidair pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Mereka diduga telah menerima suap mencapai sekitar Rp. 4 miliar dalam pembahasan anggaran proyek pengadaan Al Quran pada tahun 2011 senilai Rp 20 miliar. Sementara untuk pengadaan laboratorium komputer senilai Rp 31 miliar.

*)Tribunnews, 21 Agustus 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan