-->

Kronik Toggle

Orang Inggris Lebih Menyukai ebook Dibanding Buku Biasa

Senin, 6 Agustus 2012 20:56:00
Amazon: Orang Inggris lebih menyukai ebook dibanding buku biasa
Kindle. ©2012 Merdeka.com
Kategori
Teknologi
It
0
Reporter: Ikhwan Arief Prihastian
Berdasarkan laporan Amazon, orang Inggris lebih menyukai membeli ebook dibandingkan buku biasa. Data penjualan Amazon yang dirilis dari Telegraph.co.uk (05/08) menunjukkan bahwa untuk setiap 114 ebook yang terjual hanya berhasil terjual 100 buku biasa.
Tren buku digital lebih laris dari pada buku biasa sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu di Amerika Serikat. Namun di Inggris hal ini baru pertama kali terjadi.
Amazon meluncurkan tablet ebook reader Kindle di Inggris pada 2010. Sejak tahun itu pula Kindle menjadi barang yang disukai oleh semua rentang usia. Bahkan Kindle menjadi barang yang paling banyak dijadikan hadiah Natal.
Bagi pembaca, menggunakan Kindle jauh lebih praktis. Dengan membawa satu alat seberat 500 gram mereka dapat membawa ratusan judul buku. Kepraktisan dan kemudahan menjadi faktor utama bagi mereka.
Bagi penulis, platform Kindle sangat menarik. Sebabnya adalah penulis yang belum menandatangani kontrak dengan penerbit dapat menerbitkan bukunya sendiri sebagai ebook. Dengan begitu keuntungan yang didapat akan lebih besar dibandingkan mencetak buku biasa melalui penerbit.
Fifty Shade of Grey karya EL James menjadi karya paling laris di Amazon. EL James sendiri menjual lebih banyak karyanya melalui ebook dibandingkan buku biasa.
Dengan berbagai kelebihannya tersebut tampaknya ebook akan semakin menjadi pilihan warga Inggris dibandingkan buku biasa.
[ikh]
http://www.merdeka.com/teknologi/amazon-orang-inggris-lebih-menyukai-ebook-dibanding-buku-biasa.html

Berdasarkan laporan Amazon, orang Inggris lebih menyukai membeli ebook dibandingkan buku biasa. Data penjualan Amazon yang dirilis dari Telegraph.co.uk (05/08) menunjukkan bahwa untuk setiap 114 ebook yang terjual hanya berhasil terjual 100 buku biasa.

Tren buku digital lebih laris dari pada buku biasa sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu di Amerika Serikat. Namun di Inggris hal ini baru pertama kali terjadi.

Amazon meluncurkan tablet ebook reader Kindle di Inggris pada 2010. Sejak tahun itu pula Kindle menjadi barang yang disukai oleh semua rentang usia. Bahkan Kindle menjadi barang yang paling banyak dijadikan hadiah Natal.

Bagi pembaca, menggunakan Kindle jauh lebih praktis. Dengan membawa satu alat seberat 500 gram mereka dapat membawa ratusan judul buku. Kepraktisan dan kemudahan menjadi faktor utama bagi mereka.

Bagi penulis, platform Kindle sangat menarik. Sebabnya adalah penulis yang belum menandatangani kontrak dengan penerbit dapat menerbitkan bukunya sendiri sebagai ebook. Dengan begitu keuntungan yang didapat akan lebih besar dibandingkan mencetak buku biasa melalui penerbit.

Fifty Shade of Grey karya EL James menjadi karya paling laris di Amazon. EL James sendiri menjual lebih banyak karyanya melalui ebook dibandingkan buku biasa.

Dengan berbagai kelebihannya tersebut tampaknya ebook akan semakin menjadi pilihan warga Inggris dibandingkan buku biasa.

Kliping: merdeka.com, 6 Agustus 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan