-->

Kronik Toggle

Keuntungan Jadi Blogger Mode, Baju Gratis Hingga Nonton Fashion Show

Jakarta – Menjadi blogger fashion yang sudah dikenal banyak orang, tenyata memberikan keuntungan tersendiri. Selain menjadi ‘panutan mode’, tak jarang para blogger itu mendapatkan produk fashion secara cuma-cuma dan juga tempat duduk front row dalam sebuah peragaan busana.

Hal tersebut diungkapkan oleh Evita Nuh, pemilik blog jellyjellybeans.blogspot.com. Menurut Evita yang memutuskan untuk menjadi blogger pada usia 9 tahun itu, dirinya seringkali mendapatkan produk fashion. Bahkan dalam satu minggu, ia bisa mendapat tiga sampai empat barang. Tak terkadang, lebih dari itu.

Yup, banyak sekali, I can’t thank’s enough. Setiap minggu mungkin ada sekitar 3-4 barang kadang lebih, tapi kalau sudah menumpuk terpaksa aku tolak karena aku pusing ketika barang menumpuk dan belum aku foto. Aku sering merasa tidak enak, karena aku tahu mereka berharap barangnya aku pakai, sedangkan kadang-kadang aku lama sekali tidak posting blog,” tulis Evita saat diwawancara Wolipop melalui email pada Rabu (1/8/2012).

Selain produk lokal, ada pula beberapa brand dan desainer asal Itali dan Prancis yang mengirimkan karyanya kepada Evita. Bahkan ada desainer Jepang yang mengambil Evita sebagain inspirasi ketika sedang merancangnya.

“Ada beberapa barang yang aku dapat dari Italy dan france yang tidak dijual disini, atau aku pernah dikirimi baju–baju dari Jepang dan pengirimnya cuma minta aku pakai, no link or anything dia cuma mau lihat aku pakai rancangan dia. It’s so cool karena dia bilang ketika dia rancang baju itu, he imagine me wearing it,” jelas perempuan yang berusia 13 tahun itu.

Selain menerima baju dan fashion item lainnya, blog milik Evita seringkali menjadi tempat beriklan para brand ternama. Salah satu yang terbaru adalah, brand elektronik Toshiba. Brand tersebut menghubungi Evita melalui email, dan memintanya untuk mempromosikan salah satu produk terbarunya. Tentu saja, hal ini memberikan keuntungan secara finansial bagi Evita.

I get the product and fee (I more think it as a bonus, soalnya I do it for fun). Kalau aku nggak suka produk brandnya aku tolak, jadi aku cuma mau pakai yang aku suka, so it feels like bonus, dapat barang yang aku suka dan dibayar untuk pakai, hehehe,” tulisnya.

Dengan adanya keuntungan secara materi, tak sedikit blogger mode yang menjadikan ‘kegiatan ngeblognya itu sebagai profesi. Namun tidak bagi perempuan yang punya hobu baca buku, menggambar dan foto itu.

Is it makes money? Well yes, tapi kalau profesi it means I have to be professional right? I mean harus ada disiplin waktu dan tanggung jawab, which is I don’t have, like I said I do it purely for fun. I will not make blogger as work,” ungkap Evita lagi.

Bagi para pecinta fashion, ajakan untuk menghadiri peragaan busana adalah pengalaman yang paling menyenangkan. Apalagi mendapat kesempatan duduk di baris pertama atau front row. Evita yang merupakan penggemar karya Karl Lagerfeld, Alexander McQueen dan Biyan itu, seringkali mendapat undangan peragaan busana baik dari dalam maupun luar negeri.

“Aku selalu dapat banyak undangan. Aku cuma datang ke fashion show yang aku benar-benar tertarik saja, well so far I always in front row. Kalau fashion week luar aku suka dapat undangannya from some brand, tapi itu selalu (bertepatan dengan) school day. Jadi aku tidak mungkin pergi. Kadang-kadang (merasa) sayang, karena terkadang aku dapat undangan private show dan ingin sekali datang, but school always comes first,” tulis Evita.

(eya/eya

*)Detik, 10 Agustus 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan