-->

Kronik Toggle

Omzet toko buku meningkat selama Ramadan

Palembang – Omzet toko buku di Palembang meningkat hingga 30 persen dalam sepekan terakhir seiring dengan keinginan masyarakat memperdalam ilmu keislaman selama bulan Ramadan.

“Sebagian warga mengurangi aktivitas kerja selama Ramadan sehingga memiliki banyak waktu senggang. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan untuk membaca buku Islami,” kata Rohim, pemilik Toko Buku Arif, Minggu.

Ia menambahkan kondisi toko pun terlihat ramai dibandingkan sebelumnya sehingga mampu menjual buku 20–25 buah per hari.

“Biasanya sekitar 15 buku saja tapi kini bisa 25 buah, malahan saat dua hari awal Ramadan mencapai 35 buku,” ujarnya.

Situasi pada toko itu dapat terpantau pada lorong yang memajang buku islami yang terlihat riuh.

“Keramaian akan terasa justru menjelang sore hari. Biasanya yang datang adalah warga yang pulang kerja atau mahasiswa dari kampusnya,” ujarnya.

Kondisi ramai juga terlihat di salah satu toko buku pada mal ternama kota itu.

Sejumlah pengunjung terlihat berdiri di sekitar buku Islami yang dipajang.

Riri, pramuniaga toko itu mengatakan buku yang paling laku akan dipajang untuk menarik minat pembeli.

“Saat ini suasananya bulan Ramadan jadi buku Islam yang dipajang, seperti karangan sejumlah ulama ternama,” ujarnya.

Pengunjung akan meningkat pada hari Sabtu dan Minggu atau saat libur.

“Kami memperbolehkan pengunjung membaca buku meski tidak berniat membeli. Malahan ada yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menunggu waktu berbuka,” katanya. (ANT-039/Z003)

*)ANtara, 29 Juli 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan