-->

Kronik Toggle

Lumajang: Setiap Satker Harus Memiliki Perpustakaan

Untuk mendorong minat baca masyarakat, khususnya anak-anak, Pemkab Lumajang melalui Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lumajang intensif menggelar Bursa Buku Murah Tahun 2012. Pemeran ini digelar di Gedung dr Soedjono Jl. Alun-Alun Selatan Lumajang.

Dalam kegiatan ini, dirangkul puluhan penerbit untuk memamerkan koleksi bukunya yang didominasi buku anak, selain ada buku pengetahuan ilmiah, fiksi dan non fiksi.

Pameran buku ini sendiri, terlihat semarak dengan diselingi berbagai kegitan anak, berupa lomba menggambar, cerdas cermat anak dan juga kesenian yang melibatkan anak, remaja dan dewasa. Bahkan, kesenian tradisional Al Jiduri dan Hadrah juga ditampilkan.

Kustiati, Ssos Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM Lumajang mengungkapkan, jika Bursa Buku Murah ini merupakan upaya rutin yang digelar jajarannya untuk mendorong minat baca, terutama pada anak.

Dimana, dalam kegiatan ini dipamerkan buku-buku dengan harga terjangkau yang sangat variatif untuk berbagai kalangan, terutama anak. “Meski buku untuk anak mendapatkan porsi terbanyak, namun masih ada koleksi item buku lain, berupa ilmu pengetahuan, fiksi dan non fiksi yang juga dipamerkan dalam Bursa Buku Murah ini,” kata Kustiati,. Ssos.

Pejabat berjilbab ini juga menyatakan, Bursa Buku Murah Tahun 2012 yang merupakan agenda rutin tahunan ini, digelar dengan menggandeng puluhan penerbit yang langsung menyajikan koleksi buku terbitannya, sebanyak 18 ribu item dengan judul buku sebanyak 2 ribu lebih untuk dipamerkan di gedung dr Soedjono Jl. Alun-Alun Selatan Lumajang.

Sementara itu, DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang yang berkesempatan hadir membuka pameran buku ini mengungkapkan, jika Bursa Buku Murah ini patut diapresiasi karena bisa terjangkau masyarakat dan mendorong minat baca mereka.

Pentingnya membaca buku, lanjut mantan Kepala Badan Diklat Provinsi Jatim itu, menjadi penting dimana perpustakaan sebagai sarana paling murah meriah. Untuk itu, Bupati Menginstruksikan kepada Drs Abdul Fatah Ismail Sekda Lumajang, agar setiap Satuan Kerja (Satker), Kelurahan dan Desa untuk membuat perpustakaan.

“Karena, dengan perpustakaan itu maka staf akan terpacu belajar banyak dan meningkatkan kemampuannya untuk mendorong optimalisasi kinerja. Asalkan, jangan malas membaca karena akan sangat bermanfaat sesuai keseimbangan Iptek dan Imtak,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Masdar Bupati, informasi melalui buku tidak sulit untuk diperoleh dibandingkan pada masa mudanya. “Saya, saat muda berkeinginan membaca buku, meski mahal. Mumpung ini ada Bursa Buku Murah, ayo sama-sama meningkatkan keingintahuan kita untuk maju. Buku merupakan jendela dunia dan dnegan membaca buku, maka orang itu akan tahu kemampuan dirinya dan terpacu untuk sukses,” demikian pungkas DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang. (her/ipg)

*)Suarasurabaya.net, 11 Juli 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan