-->

Resensi Toggle

Kabar Resensi Pekan Keempat Juli 2012

Berikut ini adalah KABAR BUKU Edisi Khusus RESENSI yang disiarkan RADIO BUKU bekerjasama dengan portal berita www.indonesiabuku.com. Kabar sepekan resensi buku di sejumlah media massa cetak di Indonesia. Kabar ini disusun Aya Hidayah dan dibacakan Ratih Fernandez

Dollhouse

Karya Kardashian

Resensi ditulis Larasati S Bunga

Dimuat MEDIA INDONESIA, 22 Juli 2012

Siapa yang tak kenal the Kardishian. Para penyandang nama itu kerap menjadi buah bibir dan bahan gosip terhangat di Amerika. Pembicaraan seputar Kardashian di dominasi kakak beradik Kardashian, Kourtney, Kim, dan Khloe. Cerita keseharian dan keluarga mereka saat terpuruk sampai kembali meraih kesuksesan dan kekayaan dituliskan gadis-gadis Kardashian dalam buku berjudul DollhouseI ini. Tak ada yang begitu spesial dari ketiganya. Kakak beradik Kardashian berprofesi sebagai model, wanita karier yang gemar berbisins, dan sosialita papan atas hollywood tentunya. Yang membuat ketiganya begitu disorot media yaitu gaya hidup mereka yang kontroversial dan melangkahi tabu.

Agama, Seksualitas, Kebudayaan; Esai Kuliah, dan Wawancara Terpilih Foucault

Penyunting  Jeremy R Carette

Resensi ditulis Fit  Yanuar

Dimuat KOMPAS, 22 Juli 2012

Di tangan tokoh-tokoh post -strukturalisme, makna-makna pun berguguran. Manusia dibuat tidak memercayai apa pun lagi. Semua realitas menjadi semu. Agama, moralitas-moralitas yang tersedia dalam masyarakat, mereka hancurkan. Dunia akademik abad  ke-19 sampai ke-20, khususnya ilmu-ilmu sosial, sangatlah kaya dengan berbagai pemikiran khasana pengetahuan. Berbagai cara pandang dan pemikiran muncul. Ada post-positivisme, femenologi, hermeneutika, strukturalisme, juga paradigma teori kritis. Belakangan, menghadanglah post-strukturalisme yang dilanjutkan post-modernisme. Salah satu tokohnya adalah Michel Foucault (1926-1984). Buku ini salah satu kompilasi berbagai tulisan, wawancara, dan materi perkuliahan yang pernah diberikan sepanjang hidup Foucault. Foucault berpendapat bahwa tak ada satu pun universalisme dalam filsafat, pun dalam dalam teori dan metodologi. Karena itu filsafat, dan teori hanya berlaku sangat efektif pada kelompok tertentu dan waktu tertentu.

The Mystery of Historical Jesus: Sang Mesias Menurut Al-Qur’an, Alkitab, dan Sumber-sumber Sejarah

Karya Louay Fatoohi

Resensi ditulis Riky Ferdianto

Dimuat KORAN TEMPO, 22 Juli 2012

Sang Mesias, Isa Almasih bagi umat Islam dan Yesus Kristus bagi umat Kristiani, tak pernah habis dibicarakan dan diperdebatkan. Kelahirannya, kehidupannya, kenabiannya, hingga kematian dan kebangkitannya terekam sebagai peristiwa luar biasa dalam berbagai manuskrip dan kitab suci. Sejumlah buku dan artikel sedianya telah banyak menguji kesejarahan Yesus menurut Injil. Semua itu bersumber pada teks-teks kanonik (teks-teks yang diakui gereja), naskah-naskah Yahudi, atau sumber-sumber historis lainnya. Namun tak banyak yang memotret dari pendekatan Al-Qur’an. Louay Fatoohi, dosen universitas Durham, Inggris, menulis buku yang meneliti jati diri Sang Maises. Louay berusaha mengisi kekosongan literatur tentang Yesus historis melalui perspektif  Al-Qur’an, sudut pandang yang kerap diabaikan para penulis di dunia Barat. Dari anunsiasi (pewartaan malaikat) akan kehamilan Maria Sang Perawan, kontroversi sosok suami bernama Yusuf, serta saudara lelaki dan perempuan Yesus yang tidak disebutkan di dalam Al-Qur’an, hingga insiden penyaliban yang berujung pada perdebatan pentuhanan Yesus. Semua itu ia paparkan secara berimbang dengan mempertimbangkan perspektif Islam dan Kristen.

3600 Hari Mewujudkan Mimpi

Karya Fuad Ariyanto dan Juwita Hayyuning Prastiwi

Resensi ditulis Reza Akbar Felayati

Dimuat Jawa Pos, 22 Juli 2012

Hasan Aminuddin yang kiprahnya dituangkan dalam buku ini oleh Fuad Ariyanto dan Juwita Hayyuning termaksud pemimpin yang bertipikal unik selama dua periode di kursi bupati Probolinggo. menurut Fuad yang juga mantan Jawa Pos itu, keunikan Hasan terletak pada gaya kepemimpinannya yang pluralis dan egaliter dengan basis nilai-nilai santri khas tapal kuda yang kuat.

Ibuk

Karya Iwan Setyawan

Resensi ditulis Miftakhul F.S

Dimuat JAWA POS, 22 Juli 2012

Begitu mulianya kedudukan seorang bunda, Tuhan melukisnya dalam al-Quran bahwa surga berada di bawah telapak kakinya. Demi si buah hati, seorang ibu rela melakukan segala hal. Sering tanpa mengindahkan diri sendiri. Seperti itu pula Ngatinah. Perempuan di kaki Gunung Penderman yang dituturkan Iwan Setyawan dalam bukunya, Ibuk-pelafalan ibu oleh orang Jawa. Perempuan pemilik hati selembut embun yang menyegarkan. Perempuan pemilik tekad sekukuh Gunung Panderman.

Bunga Rampai Cerpen (Nyanyian kesetiaan)

Karya Miftah Fadhli, dkk

Resensi dirulis Sam Edy Yuswanto

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 22 Juli 2012

Buku ini berisi 34 cerita pendek pemenang Lomba Cerpen Nasional Tingkat Mahasiswa Se-Indonesia Tahun 2012 yang diadakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Obsesi STAIN Purwekerto. Cerita-cerita dalam buku ini berkisah tentang cerita berlatar budaya (adat) yang tersebar, di pelosok negeri ini. Sebut saja cerpen yang berjudul ‘Nyanyian Kesetiaan’ karya Miftah Fadhli yang menjadi juara pertama, berkisah tentang tradisi yang berlaku di Adonara Timur. Di sana pria wajib menyerahkan sejumlah belis (gading gajah) pada wanita yang ingin dinikahinya. Lazimnya, anak perempuan pertama dihargai 10 batang gading gajah mencapai 10 juta rupiah.

Cinta Membaca

Karya Puput Happy, dkk

Resensi ditulis Armawati

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 22 Juli 2012

Membaca adalah cara yang paling elegan mendapatkan untuk ilmu. Dengan membaca, kita akan menjadi kaya dengan wawasan pengetahuan. Kita dapat memetik pengalaman dan kisah-kisah manusia hebat dari membaca. Banyak inspirasi dan motivasi diperoleh dari membaca. Buku ini semacam kontribusi untuk menumbuhkan budaya membaca. Cerita yang tersaji dalam buku ini menyuguhkan bahwa mereka yang membaca mampu menjadi sosok yang berbeda.

Handbook Teori Sosial

Karya George Ritzer

Resensi ditulis Abdullah Hanif

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 22 Juli 2012

Sebuah diskursus menarik kembali diangkat dalam buku berjudul Handbook Teori Sosial. Sebagaimana judulnya, buku ini mengupas tentang teori-teori sosial. Mulai dari teori sosial klasik hingga teori-teori sosial modern. Disadari atau tidak, teori-teori sosial telah lahir dan tumbuh di masyarakat sekitar kita. Teori ini lahir dari diskursif ilmu sosial. Yaitu sebuah cabang keilmuan yang menjadikan masyarakat sebagai objek penelitiannya. Sehingga pakar politik tidak jarang mengagungkan posisi masyarakat.

Cara Mudah Belajar Filsafat (Islam & Barat)

Karya Fuiad Farid Ismaiil dan Abdul Hamid Mutawalli

Resensi ditulis Abdullah Hanif

Dimuat SUARA MERDEKA, 22 Juli 2012

Bagi sebagian orang, filsafat dan agama adalah dua hal yang saling berkonfrontasi. Opini ini berangkat dari asumsi bahwa filsafat mengedepankan sisi rasional-empirik dalam setiap kajiannya, sedang agama bersifat metafisistransendental. Filsafat ini dinilai sebagai faktor yang paling krusial merusak keimana seseorang. Oleh karenanya, tidak sedikit pihak yang mengharamkan bersinggungan dengan dunia filsafat. Tentu stigma ini menohok bidang kajian filsafat. Publik lupa bahwa tidak sedikit filsuf yang semakin kokoh keyakinan beragamanya. Fu’ad Farid Ismaiil dan Abdul Hamid Mutawalli merespons opini publik tersebut  melalui buku ini.

Real Masjid 2

Karya @Tronitrax, dkk

Resensi ditulis Sigit Widya

Dimuat TRIBUN JOGJA, 22 Juli 2012

Kata konsisten tampaknya kayak disematkan kepada Tony Hernanto atau @tonytrax. Sudah kali kedua ini ia memilih momen Ramadhan untuk menerbitkan buku. Sama dengan tahun lalu, pada awal Ramadhan ini ia menelurkan sekuel Real Masjid, komik strip religi dan pekerti. Real Masjid tetaplah Real Masjid, yang muncul karena ketimbangannya antara memilih melanjutkan menonton pertandingan Real Madrid atau pergi salat subuh ke masjid. Ya kira-kira seperti itulah keadaan komik sekuel ini. @tonytrax selalu rela bergadang demi menyaksikan pertandingan kesayangannya, Real Madrid, namun kemudian harus dihadapkan kepada kewajibannya yang lain, yakni menjalankan salat subuh. Menganggap keduanya penting, ia berpikir untuk menuliskan kisah tersebut lewat Real Majid, gabungan dari Real (Madrid) dan (Pergi ke) masjid.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan