-->

Resensi Toggle

Kabar Resensi Pekan Kedua Juli 2012

Berikut ini adalah KABAR BUKU Edisi Khusus RESENSI yang disiarkan RADIO BUKU bekerjasama dengan portal berita www.indonesiabuku.com. Kabar sepekan resensi buku di sejumlah media massa cetak di Indonesia. Kabar ini disusun Aya Hidayah dan dibacakan Ratih Fernandez

Ibuk

Karya Iwan Setyawan

Resensi ditulis  Akhmad Sekhu

Dimuat KORAN TEMPO, 8 Juli 2012

Novel ini menceritakan kilas balik kehidupan keluarga Iwan, penulis novel ini. Kisahnya tentang ibuk, sang ibu, yang mempunyai nama asli Ngatinah, yang tak sempat menyelesaikan sekolah dasar, membantu Mbok Pah, neneknya, berjualan baju bekas dipasar. Ditempat orang jual beli ini pun ia bertemu dengan dan jatuh cinta kepada Abdul Hasyim, sang Playboy pasar yang juga kernet angkot dan akrab dipanggil Sim. Singkat cerita Tinah dan Sim pun menikah. Mereka pun menikah. Mereka pun menjadi ibuk dan bapak dengan dikaruniai lima anak. Hidup yang semakin meriah juga penuh perjuangan. Angkot yang sering rusak, rumah mungil yang bocor, biaya pendidikan anak-anak yang besar, dan pernak-pernik permasalahan yang dihadapi ibuk dengan tabah. Air matanya membuat garis-garis hidup semakin indah. Banyak pesan yang disampaikan dalam novel ini. Meski hidup penuh keterbatasan, ibuk tetap bersemangat untuk terus menyekolahkan anak-anaknya.

Quo Vadis: Liberalisme Islam Indonesia

Karya Halid Alkaf

Resensi ditulis Wildani Hefni

Dimuat KOMPAS, 8 Juli 2012

Munculnya pelbagai wacana dan isu dalam perkembangan global menjadi titik mulai bagi pembaharu Islam Indonesia, khususnya dalam konteks pemikiran keagamaan. Mereka muncul dengan tekad menyesuaikan Islam dan arus globalisasi. Kehadiran globalisasi tidak boleh menggerus dan melenyapkan nila-nilai keagamaan dalam komunitas masyarakat. Namun,  kehadiran mereka sering dicerca dan ditampik, terutama berkenaan dengan aspek metodologi. Kaum pengkritik biasanya  mengatakan bahwa gerakan kaum progresif –liberal tidak memiliki metodelogi yang utuh dan kokoh. Dengan kata lain, gerakan ini miskin kajian fiqih. Buku dari hasil penelitian disertasi ini hadir dengan posisi obyektif dalam mengurai  dinamaika pemikiran Islam liberal Indonesia dari berbagai  prospektif, mulai dari sejarah, tipologi, metodo logi, analisis isu sampai agenda aksi. Halil Alkaf membuka imbas positif  pemikiran-pemikiran liberal, utamanya yang berkaitan dengan realitas masyarakat pluralistik. Salah satunya kemampuan  mengakomodasi pluralitas agama dan budaya, yang pada akhirnya mebangun hubugan yang sinergis antara agama dan pluralitas di masyarakat Indonesia.

I Love Monday: Mengubah Paradigma dalam Bekerja dan Bisnis

Karya Arvan Pradiansyah

Resensi ditulis J. Sumardianta

Dimuat JAWA POS, 8 Juli 2012

Mr. Lim, Pria Sepuh, bekerja sebagai tukang periksa engsel pintu hotel bintang lima di Singapura. Tugas utama Mr. Lim bukan sekedar mengurusi pintu. Dia menjaga dan memastikan keselamatan tamu hotel. Keselamatan tamu hotel manajer senior dan top manajemen. Mr Lim berusaha mengantisipasi kemungkinan paling buruk guna menghindarkan tamu dari bahaya. Jika terjadi kebakaran, ada engsel pintu macet, nyawa orang paling penting dipertaruhkan. Perusahaan bisa kehilangan decision market. Keluarga juga nestapa ditinggalkan orang yang dicintai. Mr Lim menjalani pekerjaan yang sepintas nyaris tanpa keistimewaan apa-apa itu dengan sungguh-sungguh, tekun, dan setia sepanjang hidupnya. Dia memiliki spirit nurturing love kelemahlembutan cintayang merawat pekerjaan. Kisah Mr Lim karyawan dengan hasrat kuat melayani itu, inspirasi konkret spirit I Love Monday. Buku terbaru Arvan Pradiyansyah ini menawarkan paradigma dan keyakinan baru dalam bekerja dan bisnis. Buku yang disusun berdasarkan pengalaman penulisnya menjadi konsultan dipelbagai perusahaan nasional maupun multinasional ini hendak mengubah paradigma pekerjaan: dari beban menjadi sumber kebahagiaan.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan