-->

Kronik Toggle

1000 Buku untuk Anak Merapi

Harapan anak-anak Merapi Yogyakarta untuk memiliki perpustakaan akhirnya terwujud. Hal ini ditandai dengan adanya penyerahan bantuan buku bacaan dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) kepada Sekolah Pintar Merapi (SPM), Senin 16 Juli 2012. Penyerahan dilakukan langsung oleh Pimpinan STPN kepada Direktur Sekolah Pintar Merapi di lokasi SPM Jambu-Petung.

Acara penyerahan bantuan diawali dengan sambutan oleh Direktur Sekolah Pintar Merapi, Pidi Winata. Dalam sambutannya, pria yang akrab dipanggil Pidi ini menyampaikan kilas balik mengenai SPM yang didirikan oleh sekelompok mahasiswa saat Erupsi Merapi dua tahun lalu dan masih berjalan hingga saat ini. Pidi pun menjelaskan bahwa SPM sebagai sekolah kemanusiaan untuk korban erupsi merapi merasa tidak mungkin berjalan sendiri namun harus mendapat dukungan dari banyak pihak. Ia menambahkan, Relawan SPM saat ini sedang berupaya menguatkan gerakan dengan optimalisasi program pendampingaan anak melalui penambahan fasilitas di sentra-sentra belajar yang sudah dirintis sebelumnya, termasuk salah satunya adalah membuat perpustakaan layak baca.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan STPN, yang diwakili oleh A.H Farid. Dalam sambutannya, Farid menyampaikan bahwa jajaran pimpinan STPN memberikan apresiasi atas gerakan yang dibangun oleh relawan SPM yang tidak lain adalah sekumpulan mahasiswa. Farid juga menyampaikan permohonan maaf sebab program yg diusung STPN adalah gerakan 1000 buku untuk anak Merapi, namun hingga bantuan ini diserahkan yang terkumpul adalah sejumlah 750, belum genap 1000. Ia berharap, kerjasama masih terus bisa dilanjutkan di masa yang akan datang dan terus bisa saling bertukar informasi.

Acara ketiga, penyerahan buku secara simbolis yang diserahkan kepada direktur SPM sekaligus kepada perwakilan anak dari Dusun Petung dan Jambu Kelurahan Kepuharjo. Acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dengan Anak-anak Sekolah Pintar Merapi. Pada sesi ini tampak anak-anak dan relawan menyanyikan lagu ‘Aku Anak Merapi’, yang juga merupakan mars SPM, dengan semangat dan penuh keceriaan. Puncak acara pada agenda ini ditandai dengan sesi penutupan dan foto bersama di halaman Sekolah Pintar Merapi

*)www.sekolahpintarmerapi.org, 23 Juli 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan