-->

Kronik Toggle

Wajah Direksi PNRI Dicorat Coret Demonstran

JAKARTA — Gambar wajah tiga Direksi Perum Percetakan Negara RI (PNRI), yang tertempel di kaca kantor PNRI itu dicoret-coret para demonstran, Kamis (17/6/2010). Tindakan itu dilakukan demonstrans yang adalah karyawan PNRI karena kecewa atas sikap direksi tersebut.

Ketiga gambar wajah tersebut adalah wajah Direktur Utama, Ismu Edy Wijaya, Direktur Keuangan, Dedi Supriadi, serta Direktur Produksi, Yuniarto. Massa menilai ketiga direksi itu mempunyai andil besar dalam menerapkan kebijakan-kebijakan yang cenderung merugikan karyawan.

“Itu wajah mereka yang dianggap penyebab merosotnya PNRI. Mereka yang harus bertanggung jawab terhadap persoalan di lingkup PNRI,” kata Mutia Sari, Wakil Ketua Serikat Karyawan.

.Menurutnya, saat ini di kantor hanya ada Ismu Edy Wijaya sementara Dedi dan Yuniarto, tidak ada. “Dua orang lainnya kabur entah kemana,” kata Mutia.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun perwakilan dari pihak perusahaan yang mau berkomentar terkait aksi karyawan hari ini. Mereka lebih memilih bungkam dan berdiam diri di dalam gedung.

Aksi mogok kerja dan unjuk rasa hari ini merupakan akumulasi dari kekecewaan karyawan PNRI terhadap kebijakan perusahaan. Karyawan menuntut adanya reformasi total dan menyeluruh yang dilakukan manajemen Perum PNRI.

Karyawan juga mendesak disahkannya Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang mereka ajukan. Selain itu, mereka juga mengkritisi kebijakan upah lembur yang jauh di bawah standar.

Serta indikasi adanya perekrutan karyawan baru yang kemudian langsung menduduki posisi penting di perusahaan, tanpa mempertimbangkan aspek jenjang karier karyawan yang lebih dulu berada di perusahaan.

*)Tribunnews, 17 Juni 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan