-->

Kronik Toggle

Sekarang Internet Kalahkan Pamor Ensiklopedia

Jakarta – Wakil Ketua Ikatan Penerbit Indonesia DKI Jakarta Hikmat Kurnia menilai, animo masyarakat untuk membeli buku saat ini jauh menurun. Menurut Hikmat, penurunan minat tersebut karena besarnya pengaruh internet terhadap generasi muda saat ini. “Jadi generasi muda saat ini lebih suka mencari mencari informasi di internet ketimbang buku,” kata Hikmat saat ditemui di pameran buku Jakarta Book Fair, Senayan, Jakarta, Sabtu, 23 Juni 2012.

Hikmat menyatakan, keberadaan internet membuat buku menjadi pilihan kedua untuk mencari informasi. Sehingga pamor ensiklopedia sebagai sumber informasi jadi kalah. “Karena sekarang di internet ada wikipedia, jadi ensiklopedia yang dicari hanya yang ensiklopedia khusus saja,” kata dia.

Meski begitu, Hikmat mengakui jika animo masyarakat dalam membaca mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Penyebabnya karena munculnya kesadaran masyarakat soal keberadaan buku. “Masyarakat makin sadar kalau mereka perlu bacaan yang baik untuk dirinya,” kata Hikmat.

Jumlah peredaran buku di Indonesia disebut Hikmat juga cukup tinggi per tahunnya. Berdasarkan catatan IKAPI, setidaknya sekitar 18 ribu judul buku yang terbit setiap tahunnya. “Itu cuma buku-buku yang dijual dijual di toko buku, kalau dari toko online bisa lebih banyak,” kata Hikmat.

Tingginya minat baca tersebut membuat Hikmat tetap yakin jika para penerbit buku tidak akan
mengalami kerugian. “Karena informasi di internet tidak selengkap buku,” ujar Hikmat. Kelengkapan informasi buku dikatakan Hikmat membuat buku masih tetap akan dicari masyarakat.

*)Tempo.co, 23 Juni 2012

1 Comment

satria - 14. Agu, 2012 -

internet memang sudah seperti mesin penjawab pertanyaan,..sumber segala informasi. Mungkin saja suatu hari internet akan menggantikan fungsi buku.
by: ensiklopedia

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan