-->

Kronik Toggle

Dianggap Mesum, Buku Bacaan Siswa SD Ditarik

PURWOREJO – Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terus menarik buku bacaan dengan muatan pornografi dari 109 sekolah dasar. Buku bacaan ini merupakan buku referensi yang ada di perpustakaan masing-masing SD dan dibeli dengan dana alokasi khusus tahun 2010.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo Bambang Aryawan mengatakan, penarikan buku bacaan tersebut sudah dilakukan sejak Jumat (8/6). ”Karena belum terkumpul semua, kami pun belum mengetahui berapa jumlah keseluruhan buku dengan muatan pornografi yang beredar di 109 SD tersebut,” ujarnya, Sabtu (9/6).

Dari laporan yang telah diterima, jumlah buku yang diterima masing-masing sekolah bervariasi, ada yang menerima dua eksemplar dan ada yang menerima tujuh eksemplar.

Di Kabupaten Purworejo, ada empat judul buku yang ditarik, yaitu Ada Duka di Wibeng, Tidak Hilang Sebuah Nama, Tambela Seri I Kembalinya si Burung Camar, dan Tambelo Seri II Meniti Hari di Ottawa. Sebagian isi buku tersebut dinilai berisi kalimat-kalimat yang sepantasnya dibaca orang dewasa.

Bambang mengatakan, pihaknya akan menyimpan buku-buku tersebut sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Kepala Seksi Kurikulum dan Pengendali Mutu SD Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Magelang Widianantari mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat laporan adanya buku-buku bacaan dengan muatan pornografi di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Magelang.

Sumber: Kompas, 11 Juni 2012, “Bacaan Bermuatan Pornografi Ditarik”

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan