-->

Kronik Toggle

Buku "Alex: Sang Entrepreneurial Governor" diluncurkan

Jakarta  – Majalah Warta Ekonomi meluncurkan buku “Alex Noerdin: Sang Entrepreneurial Governor”, di Ruang Adhyana, Wisma Antara Jakarta, semalam.

Keterangan tertulis panitia penyelenggara di Jakarta, Kamis, menyebutkan, buku tersebut  berisikan mengenai sepak terjang Alex Noerdin sebagai Gubernur Sumatera Selatan, yang berani mengambil resiko dalam memajukan daerah yang dipimpinnya.

Hadir dalam acara acara itu antara lain pengamat politik LIPI  Ikrar Nusa Bakti, kemudian Teguh Kurniawan (dosen FISIP UI sekaligus kandidat Doktor bidang kajian pemerintahan daerah); dan pengamat politik Andrinof Chaniago. Mereka memberikan tanggapan dan masukan terhadap buku tersebut.

Selain itu, hadir juga pasangan Cagub-Cawagub DKI Alex hadir dan Nono Sampono, serta didampingi oleh istri Alex, Eliza Alex Noerdin, putranya Dodi Reza Alex yang adalah anggota DPR RI, serta menantunya Aidil Akbar.

Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Muhammad Ikhsan, dalam kata sambutannya mengatakan, dipilihnya sosok Alex Noerdin yang sepak terjangnya dituangkan dalam sebuah buku, disebabkan Alex dinilai sebagai seorang “Cracker“, seorang pemimpin yang berani mengambil terobosan dan mengambil resiko atas langkah-langkah yang dilakukannya.

“Alex Noerdin juga dinilai mempunyai kesuksesan besar saat terselenggaranya SEA Games 2011. Indonesia membutuhkan tipe pemimpin seperti Alex Noerdin,” katanya.

Dalam acara itu juga diisi dengan talkshow bedah buku, yang dikupas oleh Ikrar Nusa Bakti, Teguh Kurniawan, dan Andrinof Chaniago.

Peneliti LIPI Ikrar Nusa Bakti lebih banyak memberikan komentar berupa tantangan yang harus dihadapi Alex Noerdin seperti bagaimana Alex dapat meningkatkan elektabilitas dalam pemilukada DKI Jakarta, yang menurutnya tingkat keterpilihan Alex belum berada di posisi atas, bagaimana Alex dapat mengubah banjir di kanal timur nantinya dapat menjadi kawasan terbuka yang dapat dinikmati masyarakat, serta bagaimana peringatan HUT DKI tidak hanya dirayakan oleh orang betawi saja.

Sementara, dosen Fisip UI Teguh Kurniawan lebih menyoroti seperti apakah kualitas birokrasi dan produktivitas dapat lebih ditingkatkan, juga rekrutmen pegawai yang jarang dilakukan.

Lain hal dengan pengamat politik Andrinof Chaniago yang lebih memilih untuk tidak memberikan komentar ataupun penilaian yang berlebihan. Andrinof berpendapat pihaknya tidak akan memberikan label-label tertentu kepada mereka yang tengah bertarung dalam pemilukada DKI.

Menjawab tanggapan terkait buku Alex Noerdin: Sang Entrepreneurial Governor, Alex mengatakan dirinya telah melaksanakan program kerja nyata yang dapat meringankan beban rakyat, jauh sebelum dirinya terlibat dalam pemilukada DKI. Lebih lanjut Alex mengatakan pihaknya bersama Nono Sampono telah merancang sejumlah strategi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi Jakarta, yang nantinya akan diterapkan jika dirinya terpilih untuk memimpin DKI Jakarta.(*)

Editor: Ruslan Burhani

*)Antara, 28 Juni 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan