-->

Kronik Toggle

Korupsi Kantor Perpustakaan Bandung

Rabu, 23/05/2012 18:18 WIB
Kejari Usut Korupsi Kantor Perpustakaan Bandung Rp 3,9 M
Baban Gandapurnama – detikBandung
Share   Bandung – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung senilai Rp 3,9 Miliar. Penyidik Kejari mensinyalir terjadi penyimpangan saat kantor tersebut dibangun pada 2010.
Kasipidsus Kejari Bandung Rinaldi Umar mengatakan kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung berlokasi di Jalan Caringin selesai dibangun pada November 2010. “Pembangunan menggunakan mata anggaran 2010. Atau sumber dananya dari Pemkot Bandung. Nilai proyeknya Rp 3,9 miliar,” jelas Rinaldi didampingi Kasiintelejen Umaryadi di kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Rabu (23/5/2012).
Rinaldi lebih lanjut menjelaskan, proses penyidikan kasus tersebut masih berlangsung. Terungkapnya indikasi penyimpangan pembangunan kantor tersebut berawal dari informasi masyarakat pada 2011 lalu.
“Kemudian tim internal Kejari Bandung menyelidiki, memproses, dan saat ini masuk tahap penyidikan,” ungkapnya.
Disinggung soal modus korupsi kasus ini, ia menyatakan secara garis besar terjadi dugaan penyimpangan dilakukan pihak kontraktor dan pengelola kantor. “Ada item-item yang tidak dilaksanakan dalam pekerjaan di kantor tersebut. Antara lain soal pemasangan kaca, dan tidak dibuatnya taman,” ucap Rinaldi.
(bbn/ern)
http://bandung.detik.com/read/2012/05/23/181812/1923118/486/kejari-usut-korupsi-kantor-perpustakaan-bandung-rp-39-m

BANDUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung senilai Rp 3,9 Miliar. Penyidik Kejari mensinyalir terjadi penyimpangan saat kantor tersebut dibangun pada 2010.

Kasipidsus Kejari Bandung Rinaldi Umar mengatakan kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung berlokasi di Jalan Caringin selesai dibangun pada November 2010. “Pembangunan menggunakan mata anggaran 2010. Atau sumber dananya dari Pemkot Bandung. Nilai proyeknya Rp 3,9 miliar,” jelas Rinaldi didampingi Kasiintelejen Umaryadi di kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Rabu (23/5/2012).

Rinaldi lebih lanjut menjelaskan, proses penyidikan kasus tersebut masih berlangsung. Terungkapnya indikasi penyimpangan pembangunan kantor tersebut berawal dari informasi masyarakat pada 2011 lalu.

“Kemudian tim internal Kejari Bandung menyelidiki, memproses, dan saat ini masuk tahap penyidikan,” ungkapnya.

Disinggung soal modus korupsi kasus ini, ia menyatakan secara garis besar terjadi dugaan penyimpangan dilakukan pihak kontraktor dan pengelola kantor. “Ada item-item yang tidak dilaksanakan dalam pekerjaan di kantor tersebut. Antara lain soal pemasangan kaca, dan tidak dibuatnya taman,” ucap Rinaldi.

Sumber: bandung.detik.com, 23 Mei 2012, “Kejari Usut Korupsi Kantor Perpustakaan Bandung Rp 3,9 M”

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan