-->

Kronik Toggle

Tiga Tahun Bui untuk Koruptor Dana Pengadaan Buku

Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menganjar tiga tahun penjara untuk Togar Sitompul, Kepala Subdirektorat Jenderal Pendidikan Formal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasional. Majelis hakim menyatakan Togar Sitompul telah melakukan korupsi dana pengadaan buku paket senilai Rp 2,99 miliar.

“Terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sesuai Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” kata Ketua Majelis Hakim Sudjatmiko, Rabu, 18 April 2012.

Selain hukum bui, Togar juga dikenai denda Rp 100 juta subsider dua bulan serta dimintai uang pengganti Rp 744 juta. “Bila tak mampu melunasi uang pengganti hartanya disita atau menjalani hukuman satu tahun,” kata Sudjatmiko.

Mendengar putusan tersebut, Togar hanya menunduk. Pria berkumis lebat ini kemudian menghapus air matanya dengan telapak tangan. “Saya pikir-pikir Yang Mulia,” kata dia saat diminta menanggapi putusannya. Sambil tersedu-sedu, Togar berpelukan dengan sejumlah kerabatnya seusai sidang.

Adapun Lisbeth H, jaksa penuntut, menyatakan banding dengan putusan hakim. Sebab ia menganggap putusan tersebut lebih rendah daripada tuntutan jaksa. “Tuntutan kami enam tahun, tapi putusan hanya separuhnya,” ucap dia.

Kasus korupsi itu terjadi saat Togar menjadi pemimpin tim pelelangan pengadaan Buku Keterampilan Fungsional dan Kepribadian Profesional paket B pada 2007. Diduga tak melakukan proses lelang, Togar langsung memperkenalkan dua perusahaan yang kemudian memenangkan tender proyek, yakni PT Cita Cakra Aksara (CCA) dan PT Tirta Buana Sakti (TBS).

Togar juga diduga menerima duit Rp 900 juta sebagai upahnya menunjuk perusahaan tersebut. Belakangan, perusahaan yang dipimpin Ulitihar Manurung itu diduga berstatus pinjaman. Bahkan, perusahaan tersebut tidak berpengalaman dalam tender pengadaan buku.

TRI SUHARMAN

*) Tempo.co , 18 April 2012

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan