-->

Kronik Toggle

Kabar Resensi Pekan Pertama April 2012

Berikut ini adalah KABAR BUKU Edisi Khusus RESENSI yang disiarkan RADIO BUKU bekerjasama dengan portal berita www.indonesiabuku.com. Kabar sepekan resensi buku di sejumlah media massa cetak di Indonesia. Kabar ini disusun Aya Hidayah dan dibacakan Ratih Fernandez

A Literary Mirror: Balinese Reflections on Modernity and Identity in the Twentieth Century

Karya I Nyoman Darma Putra

Resensi ditulis Thomas M Hunter

Dimuat KOMPAS, 1 April 2012

Buku karya I Nyoman Darma Putra ini memperkenalkan kepada kita betapa subur dan semaraknya kehidupan sastra Indonesia di Bali sejak zaman kolonial. Menguak sejarah perkembangan sastra secara detail sejak tahun 1920-an sampai 2000 dan menganalisis tema-tema dominan yang muncul-berulang dalam cerpen, puisi, drama, dan novel karya-karya penulis Bali. Buku yang merupakan pemyempurnaan dari disertasi ini adalah karya pertama yang menulis secara meyakinkan kehadiran dan perkembangan sastra Indonesia di Bali secara menyeluruh.

Sejarah Rempah, dari Erotisme Sampai Imperialisme

Karya Jack Turner

Resensi ditulis Riky Ferdianto

Dimuat KORAN TEMPO, 1 April 2012

Lewat buku ini, Turner berhasil mengangkat rentetan kesalahpahaman ihwal rempah pada masa lalu dan menceritakan kembali berbagai pernik perburuan rempah secara mendetail.  Turner seolah menegaskan anggapan bahwa rempah-rempah memberi pengaruh terhadap tokoh-tokoh penting dunia, dari Firaun Ramses, Yesus, Ibnu Sina, Marco Polo, Colombus, Hingga Vasco da Gama. Rempah tidak hanya menjajikan ekstase dalam sajian kuliner, tapi juga sisi erotika , manusia dan khasiatnya mengobati sejumlah penyakit.

Minamoto no Yoritomo

Karya Eiji Yoshikawa

Resensi  Fitri Zulfa

Dimuat JAWA POS, 1 April 2012

Sejarah memang ibarat puing-puing bangunan yang sudah usang. Tetapi, puing-puing itu dapat dijadikan sebagai data (bahan literer) untuk dikisahkan lagi menjadi sebuah cerita yang lantas bisa dijadikan pelajaran untuk generasi dimasa mendatang. Salah satu kisah dalam kepingan sejarah yang bisa dijadikan sebagai pelajaran itu adalah novel Minamoto no Yorimoto. Sebab, novel berlatar sejarah yang ditulis Eiji Yoshikawa (pengarang kenamaan Jepang) itu tidak lain mengisahkan kehidupan samurai pada abad ke-12 ketika Jepang masih diliputi sangketa perang saudara, perseteruan antarklan, bahkan hingga intrik perebutan kekuasaan yang dilakukan dengan bengis dn biadab.

Dari Relasi Upeti ke Mitra Strategis; 2.000 Tahun Perjalanan Hubungan Tiongkok-Indonesia

Karya Prof Liang Liji

Resensi ditulis Munawir Aziz

Dimuat JAWA POS, 1 April 2012

Catatan sejarah lintas dinasti di Tiongkok menjelaskan bahwa persinggungan kebudayaan antara Tiongkok dan Nusantara telah berlangsung selama 2.000 tahun lamanya, yakni sejak zaman Dinasti Han Timur (25-220). Prof Liang Liji membahas relasi tersebut dengan melakukan analisis secara mendalam. Yakni dengan membongkar beberapa kitab sejarah sejumlah kerajaan dalam narasi antardinasti di Tiongkok. Catatan hubungan antara Dinasti Tiongkok dan kerajaan Nusantara memberi dampak positif bagi relasi antara pemerintahan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Indonesia. Prof Liang menyatakan, pada abad ke-20, hubungan RRT dan Indonesia dapat dibagi menjadi tiga tahap. Pertama, periode 1950-1965. Tahap kedua, periode 1965-1988. Tahap ketiga, fase pasca-Orde Baru.

Gilad Atzmon, Catatan Kritikal tentang Pelestiina dan Masa Depan Zionisme

Karya Ahmad Syafii Maarif

Resensi ditulis Benni Setiawan

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 1 April 2012

Perang saudara Israel-Palestina hingga kini belum menemui titik temu Israel tetap bersikukuh bahwa Palestina merupakan ‘tanah yang dijanjikan’ Tuhan. Maka dengan sekuat tenaga Israel akan tetap menduduki Palestina. Sebaliknya Bangsa Palestina menganggap bahwa yang mereka diami selama beberapa generasi adalah haknya. Buku ini menyuguhkan salah satu tokoh yang kritis dan menyuarakan hal tersebut. Ia adalah Gilad Atzmon lahir di Tel Aviv pada 9 Juni 1963 di lingkungan keluarga Zionis yang agak sekuler. Bagi Gilad Zionisme yang rasis tidak mungkin menjadi  bagian dari kemanusiaan, dan sangat mengancam perdamaian dunia. Gilad hanyalah satu dari banyak keturunan Yahudi yang makin sadar bahwa eksistensi dan perilaku rezim Israel di tanah Palestina melanggar semua hukum moral, kemanusiaan, internasional dan bahkan hukum agama mereka.

Jejaring Radikalisme Islam di Indonesia

Karya Bilver signh | Abdul Munir Mulkhan

Resensi ditulis Abdullah Hanif

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 1 April 2012

Rentetan aksi teror di tanah air sejak tahun 2000-an hingga kini masih menghantui kita. Islam acapkali tertuduh saat teror terjadi. Islam menjadi agama yang diberi stigma global sebagai pelaku teror. Padahal pada hakikatnya Islam adalah agama yang sangat menghargai keberagaman. Radikalisme diartikan sebagai paham atau aliran yang menghendaki perubahaan atau pembaharuan sosial politik secara drastis, bahkan seringkali dilakukan dengan cara anarkhis. Bilver Signh dan Munir Mulkhan, menawarkan solusi gerakan radikalisme melalui pendekatan kebudayaan.

Kisah Walikota yang Inspiratif; Jokowi, dari Jualan Kursi hingga Dua Kali Mendapatkan Kursi

Karya Zenuddin HM

Resensi ditulis M Syaiful Amri

Dimuat KEDAULATAN RAKYAT, 1 April 2012

Joko widodo atau Jokowi, adalah potert pemimpin sejati. Di balik kesederhanaan hidup, ia tak henti-hentinya memberikan terobosan spektakuler bagi kepentingan rakyat, itulah yang akan dilakukan. Baginya apalah arti pemimpin jika tak mampu memenuhi kebutuhan rakyat. Buku ini merupakan rekam jejak kepemimpinan Jokowi. Kisah-kisah inspiratif dalam estafet kepemimpinan dua periode benar-benar menggambarkan bukti bahwa pemimpin seperti Jokowi inilah yang patut ditiru pemimpin yang lain.

Anak Sejuta Bintang

Karya Akmal Nasery Basral

Resensi ditulis Irwan Kelana

Dimuat REPUBLIKA, 1 April 2012

Buku anak Sejuta Bintang ini menggambarkan kehidupan masa kecil salah seorang tokoh nasional. Dialah Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical. Seorang konglomert nasional, pemilik Group Bakrie, dan juga seorang politikus yang kini memimpin Partai Golkar. Mengambil setting Jakarta tahun 1951-1958, buku biografi yang dikemas dalam bentuk novel ini seperti memutarkan kembali romansa kehidupan masa TK dan sekolah rakyat (kini SD) Ical bersama ayahanda tercinta, Achmad Bakrie, dan ibunda tercinta Roosniyah, serta adik-adik, saudara-saudara, dan teman-temannya di Sekolah Yayasan Perwari. Seperti ditegaskan penulis pada awal buku ini, nama-nama tokoh, tanggal dan tempat kejadian, lokasi serta dialog yang terjadi dalam Anak Sejuta Bintang mengacu pada peristiwa yang pernah terjadi, baik dialami langsung maupun tidak langsung  oleh Aburizal Bakri, sepanjang kurun waktu 1951-1958.

Gayatri Rajapatni : Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit

Karya Earl Drake

Resensi ditulis Ing

Dimuat TRIBUN JOGJA, 1 April 2012

Earl Drake mantan duta besar Kanada untuk Indonesia (1982-1983), menulis buku bergenre roman sejarah tentang keberadaan sosok di balik kebesaran Kerajaan Majapahit. Earl Drake dalam karyanya ini, Gayatri Rajapatni : Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit, mengungkap sosok lain yang tak kalah besar dan patut direnungkan posisinya dalam kajian sejarah umum kerajaan tersebut. Uniknya tokoh besar  Majapahit ini ialah perempuan yang namanya hampir tenggelam di antara para pelaku sejarah laki-laki pada zamannya.

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan