-->

Kronik Toggle

Inilah Buku-Buku yang Bikin Kamu Keren dan Gak Mati Gaya

Buku dalam bentuk fisik memang hanya berupa tumpukan kertas, beberapa botol tinta, dan beberapa kaleng lem. Tidak lebih dari itu. Tapi makna sebuah buku bukan hanya fisik. Yang paling penting dari sebuah buku adalah isinya. Tulisannya. Sebuah dunia baru ditawarkan oleh penulis dalam bentuk kata-kata dan ide. Pun tidak jarang ia melawan tiran dunia.

Buku-buku luar biasa itu bisa hadir di deretan lemari perpustakaan, tumpukan toko buku bekas, atau bahkan di salah satu pojok ruang duduk di rumah. Kadang kita tidak menyadari betapa luar biasanya buku itu karena belum pernah membacanya. Atau tahu tapi tidak membacanya dengan berbagai alasan. Atau tahu dan membaca, namun masih belum memahami isinya.

Buku-buku luar biasa memiliki kekuatannya karena ia dibaca dan dipahami dalam kepala. Ketika menjadi hanya sekedar buku karena tidak dibaca, ia kehilangan keluarbiasaanya, dan selamanya hanya sebatas benda yang dibanggakan manusia. Seperti rumah real estate, mobil impor, atau benda pendukung pola hidup konsumtif lainnya.

Berikut buku-buku luar biasa yang belum selesai dibaca dan dipahami pemiliknya. Mereka menunggu untuk hidup lagi menjadi luar biasa. Di Hari Buku Internasional, 23 April, booklovers di Twitland membagi buku-buku luar biasa itu. Daftar ini disusun Nadia Aghnia (@nadanakaneh)

_ _ _

@alvina13 “Dan Tuhan Tidak bermain Dadu” . Membahas Saintisme, Atheisme & Keberadaan Tuhan. Tapi bahasanya njelimet.

@Andhi22r The Cold Moon – Jeffery Deaver. Sinopsisnya bikin kecantol. Bagus banget ceritanya. Tapi ya itu, bahasanya berat, harus teliti, fontnya juga kecil-kecil.

@awankington buku kamasutra. bukan ga ngerti sih ngebacanya tapi kapok aja, abis baca jadi berdebar :p yaudah dipajang aja.

@awan__hitam buku ‘Filsafat Nietzsche’, diterjemahkan oleh Basuki Heri W, keren banget, tapi bikin pusing.

@bambycahyadi Buku agama, biar keliatan relijus ๐Ÿ™‚

@Doe_Viant Buku Nikah, biar dikira sudah baligh dan gaul sama temen-temen. *eh*

@dudinov buku-buku tebal Yasraf Amir tentang hasrat, realitas, dan lain-lain padahal gak ngerti walau berulang-ulang dibaca.

@dudinov Islam, Doktrin dan Peradaban – Cak Nur, merasa pling fasih jadi juru tafsir Cak Nur, yang penting gaya ๐Ÿ™‚

@dudinov kalo bawa kamus Oxford setebal bantal, serasa paling nginggris.

@dudinov buku Pemikiran Marx & Dalam Bayangan Lenin – Franz Magniz, sok paling “kiri” dan gagah kalo diliatin orang-orang.

@FauziahAdinda Buku Dunia Sophie-nya Jostein Gaarder, buku filsafat.

@galihpurnomo Kalau aku, ย La Chute โ€“ Albert Camus, mayan susyah tapi ra nggo keren-kerenan ๐Ÿ˜€

@heyhega “Simulacra & Simulation”-Jean Baudrillard! Hahaha, sumpah pengen ngerti, tapi belum ngerti-ngerti juga. Yaudin, bawa aja dulu!

@htanzil Origin of Species by Charles Darwin, bukunya tebel, keren, intelek, tapi begitu dibaca gak ngerti ๐Ÿ™‚

@husaensadam oh iya Order of Things – Focault, bawa itu ke kampus kayak yang ngerti banget sama Focault, pdahal baca ndak tamat.

@husaensadam nah kalo yang ini bikin saya kelihatan keren, bukunya Nietzsche yang judulnya Sabda Zaratustra.

@husaensadam Davinci Code โ€“ Dan Brown, kelihatan sangar banget pas baca tapi pas udah selesai ndak faham apa isinya.

@katamaca Buku Starting Over – Tony Parsons. Berasa jago bahasa inggris, padahal nol besar ๐Ÿ˜€

@kedaibukukita Keraton dan Kompeni. Penerbitnya Bentang. Bukunya tebal banget, tiap baca selembar bawaannya ngantuk.

@mapoenk Falsafatuna – Muh Baqr Al Shadr, manusia makhluk bertanya, bertanya itu mencari jawaban, manusia pencari jawaban.

@miss_almayra In the Name of the Rose โ€“ Umberto Eco, keliatan keren, mikir, sok filsafat, bab 1 mumet. lempar keย @palsayfara.

@kholidraf Membuka Pintu Langit –ย @gusmusgusmu. Judul keren, dulu sama temen dikira gue melajarin ilmu gaib.

@okeyzz “Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” keren, hardcover merah menyala, tebelnya halaman bikin males.

@OMGLeeta buku 20 Thousand Leagues Under The Sea – Jules Verne. Banyak banget istilah biologi yang saya ga ngerti, Tapi sebagai vernian ga afdol kalo ga punya

@pandasurya The Unbearable Lightness of Being – Milan Kundera. Judul keren, pengarang terkenal, tapi bacanya ga mudeng.

@pepohonan “1001 books you must read before you die” tebel, cuma liatin gambarnya, kalo bawa itu berasa maniak buku bangetย .

@peri_hutan buku-buku resep masakan, padahal bisanya cuma jadi tukang icip-icip, kerennya banyak banget buku resep yang diskon, dan pasti dikira pinter masak, calon istri teladan, dan titisannya Pak Bondan (?).

@pratitakusuma Bukunya Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia.

@rinatrilestari Di Bawah Bendera Revolusi. โ€“ Ir. Soekarno. Selain pake ejaan lama yang bikin bibir ikut monyong juga banyak pake Bahasa Belanda.

@subektri Imagined Communities – Ben Anderson. Pasti keren bawanya. Harus baca berkali-kali biar mudeng.

@veroroo93 The Host – Stephenie Mayer, sok dibawa ke sekolah biar bikin iri temen padahal baca aja masih di halaman itu2 aja.

@wah_am Catatan Pinggir – Goenawan Mohamad, biar terlihat seperti filosof dan cendikiawan. Cuma baca kata pengantar doang. Isinya berat dan ga ngerti.

Kuis #KadoBuku merupakan bagian dari acara perhelatan Ulang Tahun Indonesia Buku (IBOEKOE) ke-6 (2006-2012) yang jatuh pada 21,22,23 April 2012. Momen puncak acara ini adalah peluncuran situs baru yang menaungi dunia kearsipan alternatif: warungarsip.com

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan