-->

Kronik Toggle

Pembakaran Dua Buku di Aksi #IndonesiaTanpaJIL

JAKARTA–Muslimdaily.net mengabarkan bahwa Jumat siang 9 Maret 2012, gerakan “Indonesia Tanpa JIL” unjuk gigi. Ribuan manusia tumpah di Bundaran HI—meski beberapa wartawan media mainstream menyebut “ratusan orang.” Malah beberapa di antaranya hanya fokus memberitakan kemacetan yang menjadi akibat aksi tersebut, tanpa mengulas apa substansi acaranya.

Meski awalnya sempat diguyur hujan lebat, aksi damai tersebut tetap berjalan semarak. Ribuan massa yang didominasi seragam putih tetap bergeming mendengarkan berbagai orasi sambil membawa aneka poster. Tak hanya menyoal JIL, namun banyak poster menolak kenaikan BBM, menuntut pembubaran Ahmadiyah, bahkan wacana revolusi menurunkan SBY-Boediono.

Tak hanya itu, upacara pembakaran buku juga dilangsungkan. Dalam akun Twitter @MuslimDaily tertulis: “di Aksi Damai #IndonesiaTanpaJIL saat ini sedang dilakukan pembakaran buku-buku liberal”.

2012 03 10_Buku_FPI Bakar Buku JIL

Di situs salingsilang.com, terdapat keterangan bahwa buku yang dibakar adalah:  Lubang Hitam Agama Lubang Hitam Agama : Mengkritik Fundamentalisme Agama, Menggugat Islam Tunggal karya Sumanto Al Qurtuby (RumahKata, 2005, 259 hlm)  dan Fiqih Lintas Agama karya Nurcholish Madjid (Yayasan Wakaf Paramadina, 2004, 273 hlm).

Selain akun Twitter @MuslimDaily, situs arrahmah.com juga memberitakan aksi pembakaran buku itu. Tulis arrahmah.com: “Teriakan muncul dari mulut panglima: Gayang Liberal, bunuh liberal, bunuh si ulil dan si Guntur sang dedengkot liberal. Setelah beliau selesai memberikan orasi ,maka teriakan muncul dari pembawa acara agar buku-buku liberal seperti: Lubang Hitam Agama dan Buku Fiqih Lintas Agama dibakar. Serta merta petugas tampil ke depan membawa buku dan bensin, dan dibakarlah dua buku liberal tersebut diatas  didepan panggung orasi.” (GM/IBOEKOE)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan