-->

Kronik Toggle

Anies Baswedan: "Skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai"

“Sibuk mengerjakan skripsi itu baik, tapi menyelesaikan skripsi itu jauh lebih baik. Dan akhirnya. skripsi yg baik adalah skripsi yg selesai.” – Anis Baswedan

Apakah makna skripsi bagi mahasiswa? Kalau itu Anda tanyakan kepada Anies Baswedan (@aniesbaswedan), maka ia akan menjawab: “Menulis skripsi adalah menaklukan diri sendiri. Cara mengerjakan skripsi adalah potret diri penulisnya saat senyatanya kerja mandiri.”

Dalam twit-nya pada 3 Maret 2012, Rektor Paramadina ini menulis, skripsi bukan sekadar soal riset. Skripsi adalah simulasi cara berkarya dan bekerja setelah lulus kuliah. Maka menunda-nunda pengerjaan skripsi adalah mengakumulasi rasa sesal yang pada akhirnya skripsi yang ditunda-tunda mesti harus diselesaikan.

Lebih lanjut Anies menulis, membaca referensi banyak-banyak buat skripsi itu baik, tapi menuliskan hasil bacaan itu jauh lebih baik. Makin lama jeda pengerjaan skripsi, makin sulit memulainya yang pada akhirnya makin lama selesainya.

Bagi Anis, skripsi yg membanggakan dan menenangkan seumur hidup penulisnya adalah skripsi dibuat dengan kejujuran ketika kabar plagiasi mencederai dunia akademis akhir-akhir ini. (GM/IBOEKOE)

Artikel ini tertutup untuk komentar.

Warung Arsip Perpustakaan

Tampilkan
Sembunyikan